31.4 C
Manado
Jumat, 1 Juli 2022

Gubernur OD Sambut Atlet Muaythai Sulut

MANADOPOST.ID – Usai melangsungkan pertandingan di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua, atlet-atlet Muaythai kembali ke daerah. Cabang olahraga (Cabor) Muaythai, berhasil menyumbangkan dua emas bagi Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Bahkan saat tiba di Sulut, para atlet Sulut tersebut disambut langsung Gubernur Olly Dondokambey (OD) di VVIP Bandara Sam Ratulangi Manado.

Gubernur OD terlihat gembira, karena dari Cabor ini Sulut berhasil membawa pulang dua medali emas, satu perak dan perunggu. Gubernur bahkan langsung mengalungkan bunga sebagai penghargaan kepada para atlet yang telah mengharumkan nama daerah.

“Mereka ini harus kita sambut secara meriah. Karena kenapa? Karena mereka membawa nama baik Sulut. Citra dan nama besar semua masyarakat Sulut, diharumkan para atlet-atlet ini. Jadi kita patut bersyukur,” ungkapnya.

Gubernur OD juga mengatakan bahwa, beberapa Cabor juga sampai saat ini masih fokus untuk melakukan pertandingan.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Jadi yang sudah selesai, langsung pulang ke daerah. Tetapi ada beberapa Cabor lagi yang masih melangsungkan pertandingan. Jadi mari kita semua suport para atlet-atlet ini. Kalau bonus, sama seperti yang saya sampaikan sebelumnya. Pemprov menyiapkan dananya. 200 juta bagi peraih medali emas. Tetapi mohon bersabar, Januari sudah akan terima. Sudah pasti itu, kita sudah plot dananya. Jadi tetap semangat bagi yang lain. Buktikan kalau kalian bisa meraih medali emas,” katanya.

Sekadar diketahui, medali emas dari Muaythai dipersembahkan oleh Angelina Runtukahu dan Prays Karundeng. Sementara Jhevan Tawalujan merebut perak di kelas 75 kg. Medali perunggu disumbangkan Minarti Palangda.

Kemudian, usai Cabor Muaythai yang berhasil membawa pulang medali, kini posisi raihan medali Sulut kembali meningkat. Dimana keberhasilan duet penembak Fransisca Siagian dan Gisella Lasut meraih medali perak, menambah koleksi kontingen Sulut menjadi total 6 medali di ajang PON ke XX di Papua 2021 hingga Selasa (5/10).

Dengan dulangan 2 emas, 2 perak dan 2 perunggu di PON Papua ini, maka telah melampaui target KONI Sulut yaitu lebih baik dari pada PON Jawa Barat (Jabar) tahun 2016 lalu yang hanya meraih 1 emas dan 9 perunggu.

Raihan ini terbilang baik mengingat kontingen Sulut yang berjumlah 129 atlet, 40 pelatih dan 42 ofisial ini hanya bermodalkan dana Rp13,5 miliar di PON Papua 2021 ini. Sedangkan di PON Jawa Barat tahun 2016 lalu tim Kawanua dengan anggaran Rp18 miliar. Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw yang juga sebagai Ketua Umum KONI Sulut optimis perolehan medali kontingen Sulut masih akan bertambah.

“Peluang ketambahan medali masih terbuka lebar sebab cabor-cabor andalan kita seperti tinju, silat, layar, terbang layang dan cabor lainnya sementara bahkan belum bertanding,” katanya.

Kandouw juga mengatakan bahwa pihaknya akan terus memotivasi atlet-atlet Sulut untuk dapat mengharumkan nama daerah di perhelatan PON Papua. “Pak gubernur dan saya, sangat berterima kasih atas upaya serta kerja keras para atlet dan tim di ajang PON ini. Begitu juga kami ucapkan terima kasih pada seluruh warga Sulut termasuk yang ada di Papua, yang terus berdoa, mendukung hingga mensupport perjuangan atlet-atlet Sulut di PON Papua,” tandasnya. (adv)

MANADOPOST.ID – Usai melangsungkan pertandingan di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua, atlet-atlet Muaythai kembali ke daerah. Cabang olahraga (Cabor) Muaythai, berhasil menyumbangkan dua emas bagi Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Bahkan saat tiba di Sulut, para atlet Sulut tersebut disambut langsung Gubernur Olly Dondokambey (OD) di VVIP Bandara Sam Ratulangi Manado.

Gubernur OD terlihat gembira, karena dari Cabor ini Sulut berhasil membawa pulang dua medali emas, satu perak dan perunggu. Gubernur bahkan langsung mengalungkan bunga sebagai penghargaan kepada para atlet yang telah mengharumkan nama daerah.

“Mereka ini harus kita sambut secara meriah. Karena kenapa? Karena mereka membawa nama baik Sulut. Citra dan nama besar semua masyarakat Sulut, diharumkan para atlet-atlet ini. Jadi kita patut bersyukur,” ungkapnya.

Gubernur OD juga mengatakan bahwa, beberapa Cabor juga sampai saat ini masih fokus untuk melakukan pertandingan.

“Jadi yang sudah selesai, langsung pulang ke daerah. Tetapi ada beberapa Cabor lagi yang masih melangsungkan pertandingan. Jadi mari kita semua suport para atlet-atlet ini. Kalau bonus, sama seperti yang saya sampaikan sebelumnya. Pemprov menyiapkan dananya. 200 juta bagi peraih medali emas. Tetapi mohon bersabar, Januari sudah akan terima. Sudah pasti itu, kita sudah plot dananya. Jadi tetap semangat bagi yang lain. Buktikan kalau kalian bisa meraih medali emas,” katanya.

Sekadar diketahui, medali emas dari Muaythai dipersembahkan oleh Angelina Runtukahu dan Prays Karundeng. Sementara Jhevan Tawalujan merebut perak di kelas 75 kg. Medali perunggu disumbangkan Minarti Palangda.

Kemudian, usai Cabor Muaythai yang berhasil membawa pulang medali, kini posisi raihan medali Sulut kembali meningkat. Dimana keberhasilan duet penembak Fransisca Siagian dan Gisella Lasut meraih medali perak, menambah koleksi kontingen Sulut menjadi total 6 medali di ajang PON ke XX di Papua 2021 hingga Selasa (5/10).

Dengan dulangan 2 emas, 2 perak dan 2 perunggu di PON Papua ini, maka telah melampaui target KONI Sulut yaitu lebih baik dari pada PON Jawa Barat (Jabar) tahun 2016 lalu yang hanya meraih 1 emas dan 9 perunggu.

Raihan ini terbilang baik mengingat kontingen Sulut yang berjumlah 129 atlet, 40 pelatih dan 42 ofisial ini hanya bermodalkan dana Rp13,5 miliar di PON Papua 2021 ini. Sedangkan di PON Jawa Barat tahun 2016 lalu tim Kawanua dengan anggaran Rp18 miliar. Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw yang juga sebagai Ketua Umum KONI Sulut optimis perolehan medali kontingen Sulut masih akan bertambah.

“Peluang ketambahan medali masih terbuka lebar sebab cabor-cabor andalan kita seperti tinju, silat, layar, terbang layang dan cabor lainnya sementara bahkan belum bertanding,” katanya.

Kandouw juga mengatakan bahwa pihaknya akan terus memotivasi atlet-atlet Sulut untuk dapat mengharumkan nama daerah di perhelatan PON Papua. “Pak gubernur dan saya, sangat berterima kasih atas upaya serta kerja keras para atlet dan tim di ajang PON ini. Begitu juga kami ucapkan terima kasih pada seluruh warga Sulut termasuk yang ada di Papua, yang terus berdoa, mendukung hingga mensupport perjuangan atlet-atlet Sulut di PON Papua,” tandasnya. (adv)

Most Read

Artikel Terbaru

/