Pokja 2 berangootakan Nick Lomban, Vonny Paat, dan Amir Liputo. Khusus Pokja ini melakukan pembahasan dengan beberapa mitra kerja SKPD. Antara lain Dinas Kehutanan, Dinas Pertanian dan Peternakan, Dispenda Provinsi Sulut, serta PT Bank SulutGo.
Bahkan, Pokja 2 langsumng turun lapangan untuk bertemu mitra kerja. Liputo saat diwawancarai mengatakan, sejumlah capaian kinerja dan target program SKPD di tahun 2023 menjadi perhatian khusus pansus.
"Dari hasil pembahasan, rata-rata semua pada tahun 2023 kita baru keluar dari dampak Covid-19 yang cukup mengganggu. Namun dari hasil evaluasi yang kami lakukan, hampir semua dinas mencapai capaian yang telah ditentukan sesuai target APBD tahun 2023," jelas Liputo.
Dia mengungkapkan dari hasil pembahasan perhitungan anggaran, terdapat beberapa catatan yang perlu dipertimbangkan lebih lanjut oleh Pokja, seperti sisa anggaran yang masih tersisa terutama terkait gaji pegawai dan tunjangan.
"Kami akan mengusahakan agar sisa anggaran lebih dapat dimanfaatkan untuk meneruskan program yang belum mencapai 100 persen," tambah Liputo.
Usai melakukan pembahasan dengan mitra kerja SKPD, Pokja Dua yang dipimpin Amir Liputo dan Vonny Paat melakukan kunjungan ke PT Bank SulutGo. Tujuan kunjungan ini adalah untuk melakukan evaluasi terhadap capaian kinerja jajaran Direksi PT Bank SulutGo serta sumbangan PT Bank SulutGo terhadap pembangunan di Provinsi Sulawesi Utara.
Liputo menyatakan kinerja PT Bank SulutGo, baik dari segi laba maupun deviden, mengalami peningkatan signifikan. "Pemberian deviden PT Bank SulutGo kepada Pemerintah Sulut sebagai pemegang saham utama mengalami kenaikan yang cukup baik setiap tahunnya," ungkap Liputo.
Liputo juga menjelaskan penilaian dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhadap keberadaan PT Bank SulutGo sebagai lembaga penyelenggara keuangan daerah mendapatkan nilai 2 atas risiko.(adv)
Editor : Tanya Rompas