Hasil Reses Legislator Dapil Manado: Infrastruktur, Pendidikan hingga Layanan Dasar

Angel Rumeen • Dipublikasikan Kamis, 2 April 2026 | 14:00 WIB
Reses anggota DPRD Sulut dapil Manado.
Reses anggota DPRD Sulut dapil Manado.

 

MANADOPOST.ID—Rangkaian kegiatan reses I tahun 2026 yang dilakukan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara Dapil Manado menjadi wadah strategis untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat. Mulai dari persoalan infrastruktur, layanan kesehatan, hingga pendidikan, seluruhnya mencerminkan kebutuhan riil warga yang membutuhkan perhatian serius pemerintah.

Adapun anggota DPRD Sulut dapil Manado yakni Royke Anter, Louis Schramm, Amir Liputo, Paula Runtuwene, Irene Pinontoan, Jeane Laluyan, Royke Roring, dan Yongkie Limen.

Suasana reses Wakil Ketua DPRD Sulut Royke Anter.
Suasana reses Wakil Ketua DPRD Sulut Royke Anter.

Wakil Ketua DPRD Sulut Royke R Anter melaksanakan reses di Kelurahan Ternate Tanjung, Kecamatan Singkil. Warga mengeluhkan persoalan bantuan korban banjir, layanan BPJS, serta pengurusan sertifikat tanah.

Anter menegaskan reses merupakan kewajiban legislator untuk turun langsung ke masyarakat. “Reses dilaksanakan tiga kali dalam setahun. Ini menjadi tugas kami untuk turun langsung menjemput aspirasi dan masukan dari masyarakat,” katanya.

Ia juga menambahkan, “Kami akan mengawal aspirasi ini dan meneruskan kepada pemerintah kota, provinsi, hingga pusat sesuai kewenangannya masing-masing.”

Reses Ketua Fraksi Partai Gerindra Louis Schramm.
Reses Ketua Fraksi Partai Gerindra Louis Schramm.

 

Di Kelurahan Tumumpa Satu, Kecamatan Tuminting, anggota DPRD Sulut Louis Carl Schramm menyerap aspirasi terkait pembangunan jalan menuju pekuburan serta dukungan bagi UMKM dan koperasi.

Menurut Schramm, aspirasi tersebut sangat penting untuk kenyamanan masyarakat.

“Ternyata reses ini sangat bermanfaat. Banyak sekali aspirasi masyarakat yang disampaikan, termasuk permohonan pembuatan jalan pekuburan. Ini harus menjadi perhatian pemerintah agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat mengantar jenazah,” ujarnya.

Ia menambahkan pemerintah perlu mendorong pengembangan ekonomi warga melalui koperasi. “Pemerintah wajib memberikan dukungan bagi warga yang ingin berusaha, termasuk melalui program Koperasi Merah Putih,” jelasnya.

Reses anggota DPRD Sulut Irene Pinontoan.
Reses anggota DPRD Sulut Irene Pinontoan.

Anggota DPRD Sulut, Irene Golda Pinontoan (IGP), melaksanakan reses di sejumlah kelurahan seperti Meras, Mapanget Barat, dan Lawangirung. Warga menyampaikan kebutuhan air bersih, perbaikan drainase, fasilitas posyandu, hingga penerangan jalan dan perbaikan trotoar.

IGP menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh aspirasi tersebut.

“Semua aspirasi masyarakat akan kami sampaikan ke Pemprov Sulut atau jika terkait Kota Manado akan disampaikan kepada Wali Kota. Kami akan memperjuangkan, tetapi tentunya harus disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah,” ujarnya.

Reses Prof Paula Runtuwene bersama siswa dan guru di Manado.
Reses Prof Paula Runtuwene bersama siswa dan guru di Manado.

 Di sektor pendidikan, anggota DPRD Sulut Prof Paula Runtuwene menyerap aspirasi guru dan siswa dari sejumlah SMA dan SMK di Manado. Berbagai kebutuhan disampaikan, mulai dari sarana prasarana pendidikan hingga pengembangan potensi siswa di bidang seni, olahraga, dan teknologi.

Prof Paula menekankan pentingnya memperjuangkan aspirasi dunia pendidikan.

“Sebagai anggota DPRD Provinsi Sulut, saya ingin memastikan semua aspirasi dari dunia pendidikan, baik dari guru maupun siswa, dapat disampaikan ke Pemprov dan diperjuangkan sesuai kondisi keuangan daerah saat ini,” ungkapnya.

Reses anggota DPRD Amir Liputo
Reses anggota DPRD Amir Liputo

 Sementara itu, anggota DPRD Sulut Amir Liputo menggelar reses di Kelurahan Sospol, Kecamatan Tuminting. Warga menyampaikan berbagai persoalan seperti BPJS, air bersih untuk rumah ibadah, penerangan jalan, hingga kebutuhan pembangunan sekolah negeri di wilayah utara Manado.

Amir menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti aspirasi tersebut.

“Silakan proposalnya dimasukkan ke saya, nanti akan kami tindaklanjuti sesuai prosedur yang ada,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya sektor pendidikan.

“Untuk pembangunan sekolah negeri di wilayah utara sebenarnya sudah pernah diusulkan. Namun soal zonasi akan ditinjau kembali agar kebijakan tersebut bisa menjawab kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Reses anggota DPRD Yongkie Limen.
Reses anggota DPRD Yongkie Limen.

 

Sedangkan Yongkie Limen melaksanakan reses, Senin (30/3/2026) Pukul 17.00 wita di

Kecamatan Paal Dua, Lingkungan 7, Dendengan Dalam Lingkungan 4. Hampir sama seperti anggota dewan lainnya, masalah infrastruktur jalan, pendidikan, bantuan sosial ikut terangkat dalam aspirasi warga Paal Dua.

Reses anggota DPRD Jeane Laluyan.
Reses anggota DPRD Jeane Laluyan.

 

Politisi PDI Perjuangan Jeane Laluyan turun reses di Kecamatan Malalayang dan Jemaat GMIM Paulus. Diakui Srikandi Fraksi PDI Perjuangan, selain ia bertemu masyarakat, dirinya juga turun langsung mendengarkan aspirasi dari para lurah dan perangkat kelurahan. “Saya banyak menyampaikan program yang ada di Komisi II seperti bantuan UMKM, juga bantuan baik itu terkait pertanian, perkebunan, perikanan. “Semua yang disampaikan telah saya tampung untuk diperjuangkan dalam Pokir DPRD Sulut,” tukasnya.(adv)

Editor : Angel Rumeen
Reses DPRD Sulut