Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Sewa Cuma 450 Ribu, Rusun Paniki Dua Manado Segera Dibangun

Gregorius Mokalu • Selasa, 21 April 2026 | 20:35 WIB
SEGERA: Pembangunan didukung kesiapan lahan di kawasan Tanah Coklat. Telah melalui proses land clearing serta verifikasi sertipikat.
SEGERA: Pembangunan didukung kesiapan lahan di kawasan Tanah Coklat. Telah melalui proses land clearing serta verifikasi sertipikat.

 

MANADOPOST.ID– Sebanyak 44 unit hunian akan dibangun dalam rumah susun tiga lantai tipe Arunika 36 di Kelurahan Paniki Dua, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, dengan rencana biaya sewa sekitar Rp450 ribu per bulan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Pembangunan ini didukung kesiapan lahan di kawasan Tanah Coklat yang telah melalui proses land clearing serta verifikasi sertifikat, sekaligus didukung data calon penghuni melalui daftar tunggu BNBA.

Komitmen menghadirkan hunian layak tersebut ditinjau langsung Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait bersama Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP Sri Haryati, didampingi Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor Mailangkay, Wali Kota Manado Andrei Angouw, serta Wakil Wali Kota Richard Sualang.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (P3KP) Sulawesi I Erpika Ansela Surira menyatakan bahwa seluruh tahapan awal telah dipersiapkan secara matang guna memastikan pembangunan berjalan tepat sasaran.

“Lahan sudah siap dan calon penghuni juga telah terdata melalui BNBA. Ini menjadi langkah konkret agar pembangunan rusun benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan, khususnya MBR,” ujar Surira.

Ia menambahkan, lokasi pembangunan tergolong strategis karena berada dekat fasilitas umum serta akses transportasi, sehingga mendukung aktivitas dan mobilitas penghuni ke depan.
Rusun ini dirancang dengan konsep modern, memaksimalkan pencahayaan alami serta sirkulasi udara untuk menciptakan hunian yang sehat dan nyaman.

Selain itu, nama Rusun Bhineka Tunggal Ika turut diusulkan sebagai simbol keberagaman masyarakat Sulawesi Utara yang hidup rukun dalam perbedaan.

Pembangunan rumah susun ini diharapkan menjadi solusi nyata dalam peningkatan kualitas hunian sekaligus mengurangi kawasan permukiman tidak layak di Kota Manado.

Pemerintah Kota Manado juga diapresiasi atas dukungan penyediaan lahan dan sinergi yang terjalin dalam mendorong program tersebut.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Kasie Pelaksanaan Wilayah II Suryani Utami Thalib, Kepala Satker PKP Provinsi Sulawesi Utara Alwi Mahdali, serta PPK Rusun Rusus Satker PKP Provinsi Sulawesi Utara Lanny Mamudi.

Melalui kolaborasi yang kuat, pembangunan ini diharapkan mampu menghadirkan hunian yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat. (*)

Editor : Gregorius Mokalu
#MANADO #Paniki #Rusun