MANADOPOST.ID — Sejumlah paket pekerjaan jalan hotmix di Kota Manado Tahun Anggaran 2026 tengah berproses tender.
Namun, dari total enam paket yang terdata, tiga di antaranya diketahui berstatus tender batal.
Berdasarkan data yang dirangkum, enam paket tersebut terdiri dari pekerjaan rekonstruksi dan pemeliharaan berkala jalan hotmix di beberapa titik di Kota Manado.
Tiga paket masih berada pada tahap pengumuman pascakualifikasi, sementara tiga lainnya telah dibatalkan.
Adapun paket yang masih dalam tahap pengumuman masing-masing yakni Rekonstruksi Jalan Hotmix di Kelurahan Taas (Taas Bun) dengan nilai HPS Rp2 miliar.
Kemudian Rekonstruksi Jalan Hotmix di Jalan Masuk TPSS 3R Kelurahan Pandu dengan nilai HPS Rp1,5 miliar.
Selanjutnya ada Pemeliharaan Berkala Jalan Hotmix di Jalan S Saddang dengan nilai HPS Rp1,9 miliar.
Sementara itu, tiga paket dengan lokasi yang sama juga tercatat berstatus tender batal.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Manado Johny Suwu ST menjelaskan bahwa pembatalan tender merupakan bagian dari mekanisme dalam proses pengadaan apabila terdapat hal-hal yang belum memenuhi ketentuan.
“Pembatalan tender itu hal yang biasa dalam proses pengadaan. Bisa karena evaluasi administrasi, teknis, atau hal lain yang belum sesuai, sehingga harus dilakukan penyesuaian,” ujar Suwu kepada Manadopost.id Kamis (23/04/2026).
Ia menegaskan, pemerintah tetap berkomitmen agar seluruh program pembangunan infrastruktur jalan dapat berjalan sesuai perencanaan dan aturan yang berlaku.
“Yang pasti, tujuan pemerintah memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga dan prosesnya sesuai regulasi. Paket-paket tersebut nantinya akan ditindaklanjuti kembali,” tambahnya.
Diketahui, seluruh paket pekerjaan menggunakan metode tender pascakualifikasi satu file dengan sistem harga terendah dan gugur melalui aplikasi SPSE 4.5. (*)
Editor : Gregorius Mokalu