Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

BWS Sulawesi I Mulai Rehabilitasi Irigasi, Pasokan Air Petani Diharapkan Lebih Stabil

Gregorius Mokalu • Kamis, 7 Mei 2026 | 11:57 WIB
Penandatanganan kontrak pekerjaan sektor irigasi dan rawa serta pekerjaan lainnya.
Penandatanganan kontrak pekerjaan sektor irigasi dan rawa serta pekerjaan lainnya.

 

MANADOPOST.ID– Sejumlah kegiatan infrastruktur di lingkungan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi I mulai bergulir.

Di antaranya ditandai dengan penandatanganan kontrak pekerjaan sektor irigasi dan rawa yang akan segera dikerjakan di lapangan.

Adapun paket pekerjaan yang dikontrakkan meliputi Supervisi Rehabilitasi Sangkub (Paket 1) yang melibatkan kerja sama PT Mitra Karya Sanjaya (KSO), PT Estetika Panca Sanjaya (KSO), dan PT Cipta Wahana Konsultan.

Selain itu, terdapat pula pekerjaan Supervisi Rehabilitasi Bendung dan Jaringan Irigasi Daerah Irigasi (DI) Toraut yang dipercayakan kepada PT Globetek Glory Konsultan (KSO) bersama CV Atrium Arsitek Konsultan Perancang.

Proses penandatanganan kontrak tersebut disaksikan langsung oleh Kepala SNVT PJPA, Teddy Sorey.

Dalam kesempatan itu, Pelaksana Harian Kepala Seksi Pelaksanaan BWS Sulawesi I menegaskan sejumlah prinsip penting yang harus menjadi perhatian seluruh penyedia jasa.

Ia menekankan bahwa pekerjaan harus dilaksanakan dengan mengedepankan empat aspek utama, yakni tepat mutu, tepat waktu, tepat biaya, dan tepat sasaran.

Pekerjaan harus sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan, diselesaikan tepat waktu tanpa melewati batas kontrak, serta dilaksanakan sesuai anggaran tanpa adanya penambahan biaya.

Selain itu, ia juga mengingatkan agar seluruh pekerjaan yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung fungsi irigasi dan pengelolaan sumber daya air.

Di sisi lain, pengawasan terhadap proyek ini juga menjadi perhatian publik.

Ketua LSM Rakyat Anti Korupsi (RAKO) Harianto Nanga menegaskan pihaknya akan melakukan pemantauan ketat terhadap pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

“Kami akan mengawasi secara serius untuk memastikan proyek berjalan sesuai aturan dan tidak menyimpang,” ujarnya.

Dengan dimulainya tahapan kontraktual ini, diharapkan proyek-proyek infrastruktur di bawah BWS Sulawesi I dapat berjalan optimal, serta memberikan dampak positif bagi sektor pertanian dan pengelolaan sumber daya air di wilayah Sulawesi Utara. (*)

Editor : Gregorius Mokalu
#Proyek #irigasi #Balai #sulawesi utara #sungai