MANADOPOST.ID— Rencana pembangunan Rumah Sakit Angkatan Darat (RSAD) Dora Sigar di Langowan terus dimatangkan.
Kabar terbaru bahwa telah dipasang papan informasi mengenai adanya pembangunam RSAD Dora Sigar yang berlokasi di Desa Toraget, Kecamatan Langowan Utara.
Beberapa waktu lalu Kodam XIII/Merdeka turun langsung meninjau lokasi pembangunan sebagai sinyal kuat proyek layanan kesehatan tersebut segera direalisasikan.
Wakil Kepala Staf Kodam (Kasdam) XIII/Merdeka Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto memimpin langsung kunjungan kerja ke lokasi pembangunan RSAD Dora Sigar di Desa Toraget, Kecamatan Langowan Utara, Kabupaten Minahasa, beberapa waktu lalu.
Dalam agenda tersebut, Kasdam didampingi Komandan Kodim 1302/Minahasa Letkol Inf Bonaventura Ageng FS bersama sejumlah pejabat utama Kodam XIII/Merdeka.
Rombongan tiba di Koramil 1302-09/Langowan sekitar pukul 09.00 WITA sebelum bergerak menuju lokasi pembangunan rumah sakit.
Setibanya di lokasi, Kasdam bersama jajaran langsung melakukan peninjauan menyeluruh terhadap kesiapan lahan dan perencanaan pembangunan.
Peninjauan itu menjadi bagian penting dalam memastikan proyek RSAD Dora Sigar dapat segera memasuki tahapan pembangunan.
Kehadiran rumah sakit tersebut dinilai strategis untuk memperkuat layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat Minahasa dan wilayah sekitarnya.
Selain memperluas akses layanan medis, pembangunan RSAD Dora Sigar juga diharapkan mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, modern, dan berkualitas.
Dalam kunjungan tersebut, Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto turut didampingi Aslog Kasdam XIII/Merdeka Kolonel Arh Sri Rusyono, Kakesdam XIII/Merdeka Kolonel Ckm dr Hariadi SpPD, serta Dandenkes Letkol Joice JA Mandagi SKM.
Turut hadir pula Danramil 1302-09/Langowan Kapten Inf Lendy Lengkey dan Rompas Yapi selaku utusan Presiden RI terpilih Prabowo Subianto.
Pembangunan RSAD Dora Sigar diharapkan menjadi salah satu penguatan infrastruktur kesehatan di Sulawesi Utara.
"Menjawab kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas pelayanan kesehatan yang representatif," nilai sejumlah pemerhati. (*)
Editor : Gregorius Mokalu