MANADOPOST.ID— Pekerjaan pembangunan SMA Taruna Nusantara di Desa Noongan Dua, Kecamatan Langowan Barat, terpantau berjalan lancar, Senin (25/05/2026).
Saat tiba di lokasi, terlihat kantor administrasi proyek telah berdiri. Di sampingnya, akses jalan menuju area pembangunan gedung utama SMA Taruna Nusantara juga sudah terbuka.
Di kawasan proyek, sejumlah bangunan tampak mulai berdiri sebagai bagian dari progres pembangunan sekolah semi-militer tersebut.
Data yang dirangkum Manadopost.id menyebutkan, proyek ini dikerjakan oleh PT Naurah Dinamika Nusantara–PT Trikarsa Adi Guna KSO dengan nilai pagu paket mencapai Rp538,6 miliar.
Informasi lain yang dihimpun menyebutkan, posisi Project Manager proyek tersebut sebelumnya dipercayakan kepada Ir Wolter Piri, insinyur yang juga pernah menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Manado.
Namun, usai mengawal pembangunan SMA Taruna Nusantara di Langowan, Wolter mengaku kini sudah tidak lagi menangani proyek tersebut dan mendapat kepercayaan untuk mengerjakan proyek serupa di Jakarta.
“Saya sudah tidak tangani di sana. Sekarang dipercaya menangani proyek serupa di Jakarta,” ujar Piri kepada Manadopost.id.
Diketahui, pembangunan kampus SMA Taruna Nusantara di Langowan merupakan bagian dari realisasi visi Presiden Prabowo Subianto.
Kehadiran kampus di Langowan diharapkan dapat memperluas akses pendidikan unggulan, khususnya bagi wilayah Indonesia Timur. (*)
Editor : Gregorius Mokalu