Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Berdampak Positif Bagi Sulut, Gubernur dan BPJN Saksikan Peresmian IJD

Gregorius Mokalu • Selasa, 23 Juni 2026 | 21:31 WIB
Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE bersama jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengikuti peresmian program Inpres Jalan Daerah (IJD) sepanjang 1.151 kilometer yang tersebar di 37 provinsi di Indonesia.

Kegiatan peresmian yang dilakukan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto tersebut diikuti secara daring dari Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, kemarin.
Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE bersama jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengikuti peresmian program Inpres Jalan Daerah (IJD) sepanjang 1.151 kilometer yang tersebar di 37 provinsi di Indonesia. Kegiatan peresmian yang dilakukan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto tersebut diikuti secara daring dari Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, kemarin.

 

MANADOPOST.ID– Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE bersama jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengikuti peresmian program Inpres Jalan Daerah (IJD) sepanjang 1.151 kilometer yang tersebar di 37 provinsi di Indonesia.

Kegiatan peresmian yang dilakukan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto tersebut diikuti secara daring dari Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, kemarin.

Turut hadir Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara Handiyana ST MSc bersama jajaran terkait.

Peresmian nasional dipusatkan di ruas jalan Kedungdung–Bringkoning, Kabupaten Sampang, Provinsi Jawa Timur.

Presiden Prabowo hadir didampingi jajaran Kementerian Pekerjaan Umum.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembangunan jalan daerah memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

“Jalan daerah memiliki arti sangat penting. Ini adalah urat nadi perekonomian rakyat. Melalui jalan inilah hasil bumi para petani, hasil peternakan, dan berbagai produk masyarakat dapat bergerak dari desa menuju pasar maupun pusat distribusi,” ujar Presiden.

Presiden mengatakan pemerintah berkomitmen memastikan tidak ada lagi daerah yang tertinggal akibat keterbatasan akses infrastruktur.

Disampaikan Presiden, pembangunan jalan bukan hanya berkaitan dengan konektivitas, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan, energi, serta kelancaran distribusi nasional.

“Jalan yang baik adalah bagian dari strategi ketahanan. Swasembada pangan tidak hanya soal benih, pupuk, dan irigasi, tetapi juga jaringan distribusi yang lancar,” tegasnya.

Program IJD merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2025 tentang percepatan peningkatan konektivitas jalan daerah.

Pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp5,41 triliun untuk memperkuat akses menuju kawasan produksi pangan, energi, sumber daya air, sekaligus memperlancar logistik.

Usai mengikuti kegiatan tersebut, Gubernur Yulius Selvanus menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam mendukung program pemerintah pusat dan mengintegrasikannya dengan pembangunan daerah.

Menurutnya, peningkatan kualitas jalan dan konektivitas menjadi salah satu faktor utama dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara.

“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci untuk menghadirkan pembangunan yang merata dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” ujar Gubernur.

Ia berharap keberadaan program IJD dapat membuka akses wilayah yang sebelumnya masih terbatas, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mempercepat distribusi berbagai komoditas unggulan Sulawesi Utara. (*)

Editor : Gregorius Mokalu
#jalan #sulawesi utara #daerah #Inpres