AKSI: Para dokter residen menggelar aksi demo di Rektorat Unsrat, terkait UKT.MANADO-Rektor Unsrat Prof DR Ellen Kumaat didemo residen atau mahasiswa calon dokter spesialis. Mereka bermohon, Rektorat Unsrat memberi kemudahan atau keringanan Uang Kuliah Tunggal. Sebab, UKT Rp24 Juta sangat berat mengingat mereka tak punya penghasilan alias terganggu gara-gara Covid-19. “Jika Rektor Unsrat tak menerima kami, itu artinya Rektor Unsrat tak peduli pendidikan. Tak sejalan dengan moto Manusia Hidup Memanusiakan Manusia Lain,” kata salah satu orator di dekat patung DR Sam Ratulangi. Koordinator aksi demo dr Jacob Pajan menyesalkan ketidakpedulian ini. “Sudah ada Permen 25 agar perguruan tinggi memberi kemudahan. Ironisnya Unsrat mengembalikan lagi ke pusat. Pemimpin yang tak mempu menerjemahkan instruksi Presiden Jokowi,” semprotnya.(*) Editor : Angel Rumeen