Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Majukan Unima, Prof Katuuk Bangun Sinergitas Pusat-Daerah

Angel Rumeen • Sabtu, 25 Juli 2020 | 09:18 WIB
VISIONER: Prof Deitje Katuuk saat menyampaikan visi dan misi sebagai calon Rektor Unima, belum lama ini
VISIONER: Prof Deitje Katuuk saat menyampaikan visi dan misi sebagai calon Rektor Unima, belum lama ini
MINAHASA—Pemilihan Rektor Universitas Negeri Manado (Unima) 2020 semakin dekat. Para kandidat sudah membeberkan visi misinya untuk memajukan kampus tersebut. Salah satunya, Prof Dr Deitje Katuuk MPd. Yang menjadikan visi misi Presiden RI Joko Widodo menjadi kiblat dari program yang akan dia jalankan, jika nantinya terpilih. Adapun visi Presiden RI adalah ‘Terwujudnya Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian Berdasarkan Gotong Royong’. Sementara misinya adalah, peningkatan Kualitas Manusia Indonesia, Struktur Ekonomi yang Produktif, Merata dan Berdaya Saing, Pembangunan yang Merata dan Berkeadilan, Mencapai Lingkungan Hidup yang Berkelanjutan, Kemajuan Budaya yang Mencerminkan Kepribadian Bangsa, Penegakan Sistem Hukum yang Bebas Korupsi, Bermartabat dan Terpercaya, Perlindungan Bagi Segenap Bangsa dan Memberikan Rasa Aman pada Seluruh Warga, Pengelolaan Pemerintah yang Bersih, Efektif, dan Terpercaya, serta Sinergi Pemerintah Daerah dalam Kerangka Negara Kesatuan. Selain berlandaskan pada visi misi Presiden, Katuuk juga mengikuti visi misi menteri. Dia pun berjanji, akan membawa Unima menjadi kampus yang berintegritas, inovatif dan berdaya saing. “Sesuai misi Unima 2020- 2024, Unima ingin mewujudkan  penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran yang bermutu dalam bidang kependidikan dan non kependidikan,” sebut Katuuk. Tak hanya itu, Unima juga mewujudkan penyelenggaraan penelitian dan pengembangan dalam menghasilkan inovasi bagi pengembangan IPTEK dan pemecahan masalah pembangunan. Mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui transfer ilmu pengetahuan dan difusi hasil teknologi Mewujudkan tata kelola universitas yang baik, (university good governance) berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Memperkuat pilar-pilar karakter dalam meningkatkan integritas berdasarkan nilai-nilai Pancasila. “Sesuai dengan tujuan awal yang ditetapkan oleh pihak rektorat. Unima harus bisa menghasilkan lulusan yang berintegritas, profesional, kreatif, dan inovatif,” katanya. Dia berjanji, jika nantinya terpilih akan menjalankan sistem manajemen yang kredibel, akuntabel, transparan, efisien, bertanggungjawab, dan adil, sesuai dengan tujuan Unima. Adapun beberapa target capaian Unima. Antara lain, peningkatan lulusan langsung bekerja sesuai keahlian (minimal 85 persen), Peningkatan jumlah mahasiswa berwirausaha (1,6 persen ke 10 persen), Peningkatan jumlah doctor (35 persen --- > 45 persen ) dan  GB  (6 persen -- > 15 persen), Peningkatan jumlah mahasiswa dan dosen asing (mahasiswa > 50 org, dosen 3 orang per semester), peningkatan jumlah rekognisi di bidang akademik nasional dan internasional (publikasi ilmiah, sitasi, dan HKI/Patent) profesionalisme dan kompetensi. Peningkatan jumlah dosen dengan sertifikat pendidik. Penataan linieritas keahlian dan kompetensi dosen. Mobilisasi dan pertukaran dosen dengan perguruan tinggi maju di DN dan LN. World class professor (magang pada world class professor) Sementara target capaian, adalah, peningkatan jumlah dosen bersertifikat pendidik (88.85 persen ---- > 90 persen), peningkatan jumlah guru besar ( 6 persen ------ > 15persen), peningkatan jumlah dosen asing ( 3 – 5 orang ) per semester/fakultas, peningkatan jumlah visiting professor ( 0 ----- > 10 orang) per sms, peningkatan jumlah guest lecture di PT DN dan LN ( 3- 5 orang) per sms. Untuk Accelleration of Innovation, antara lain, penguatan riset dan pengembangan berbasis industri dan teknologi, meningkatkan produktivitas riset dan pengembangan, dan penguatan inovasi di bidang industri dan teknologi. Dengan target capaian, meningkatnya jumlah prototipe industri, meningkatnya prototipe research and development, meningkatnya jumlah produk inovasi, jumlah produk inovasi yang dimanfaatkan industri dan masyarakat leadership, togetherness dan welfare, pengembangan dan penguatan manajemen partisipatif melalui pembagian tugas dan kewenangan, penguatan perencanaan penganggaran secara bottom up, pengembangan sistem reward and punishment berbasis kinerja, meningkatkan jumlah mahasiswa penerima beasiswa, meningkatkan jumlah mahasiswa berwirausaha “Terkait university of research antara lain, peningkatan sumber daya penelitian (SDM, sarana dan prasarana), peningkatan kapasitas penelitian (pusat unggulan IPTEK, publikasi ilmiah, HKI, Sitasi Karya Ilmiah), peningkatan luaran penelitian (publikasi, sitasi, HKI/Patent), peningkatan revenue generating, dengan target capaian, meningkatnya pusat unggulan IPTEK, meningkatnya publikasi ilmiah terindeks scopus, wos, meningkatnya sitasi karya ilmiah, meningkatnya jumlah HKI/Patent, meningkatnya jumlah hasil penelitian yang dimanfaatkan masyarakat,” papar Pembantu Rektor Unima Bidang Akademik 2016-2020 ini. Terkait hal ini, DPRD Provinsi Sulawesi Utara, khususnya Komisi IV yang membidangi pendidikan berharap rektor yang akan terpilih nanti bisa membawa Unima ke arah lebih baik. Khususnya dalam pengembangan kualitas pendidikan di bumi Nyiur Melambai. Seperti disampaikan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sulut Careig Naichel Runtu (CNR). “Kami berharap Rektor Unima yang baru bisa menjalankan tugasnya sebagai pengayom dalam mendharmabaktikan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Sulut,” ujar CNR. Dia menuturkan, Unima memang menjadi lembaga vertikal di Sulut yang bertanggung jawab langsung ke pusat. “Namun sinergitas dengan pemerintah daerah harus dilakukan, siapapun yang terpilih nanti,” tandas kader PG Sulut ini. Senada anggota Komisi IV Melky Jakhin Pangemanan (MJP). “Harapannya proses pemilihan dapat berjalan dengan demokratis dan menghasilkan rektor yang mampu membawa kampus kebanggaan masyarakat Sulawesi Utara ini semakin maju, berprestasi, berbudaya dan mampu mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas, berintegritas dan mencintai bangsa Indonesia,” ujar Ketua PSI Sulut ini. Dia menambahkan, siapapun yang dipercayakan sebagai Rektor Unima harus bisa membangun sinergitas dengan pemerintah daerah. “Mengingat kampus adalah laboratorium untuk menghasilkan para intelektual dan teknokrat pada pemerintah. Sinergitas yang baik dengan pemerintah daerah akan mampu memberi kontribusi yang positif kepada pengembangan kualitas pendidikan dan juga untuk kemajuan daerah. Bersinergi namun tetap kritis dalam memberikan masukan maupun kritikan yang konstruktif dalam perspektif keilmuan,” urai legislator yang akrab disapa MJP ini. Personil Komisi IV Yusra Alhabsyi menegaskan sudah saatnya Unima berbenah diri untuk menjadi kampus yg mampu bersaing dan menciptakan SDM yang mampu bersaing secara nasional. Karena, calon rektor yang tepat untuk memimpin Unima adalah figur yang betul betul memahami secara internal tentang Unima. “Juga memiliki pengalaman cukup dan mengerti tata kelola kampus,” ujar Alhabsyi, legislator P/KB ini. Legislator PDI-P Fanny Legoh mengharapkan dalam proses Pemilihan Rektor (Pilrek) nanti, dimintakan agar dapat berjalan lancar tanpa ada intervensi dari pihak manapun “Dalam pemilihan nanti, kami desak agar Rektor Unima diisi Plt. Agar nantinya alur pemilihan dapat berjalan dengan netral tanpa intervensi dari beberapa pihak,” tegas Anggota DPRD Dapil Minahasa-Tomohon ini. Lanjut dia, dalam demokrasi di dunia pendidikan, harus ditunjukkan adanya proses pemilihan yang jujur serta adil. “Kami takutkan jangan nanti ada penekanan khusus dan sarat kepentingan yang digencarkan dalam proses pemilihan nanti. Untuk itu, kami harap Rektor Unima diisi Plt saja. Kan Rektor Unima (Paulina Runtuwene, red) saat ini sedang fokus maju bakal calon wali kota,” tegasnya.(*) Editor : Angel Rumeen
#Prof Katuuk #Rektor UNIMA