Maknai Hari Bakti PUPR ke-76, BWS Sulawesi I Gelar Tanam Pohon Pada Bendungan Kuwkaw
Desmi Babo• Kamis, 2 Desember 2021 | 14:20 WIB
KOLABORASI: Kepala BWS Sulawesi I, I Komang Sudana, Ketua IPPU Sulut Djidon Watania, Project Manager PT. Nindya Karya Radityo Pratama dan Project Manager PT. Wijaya Karya Bismayoedi berkomitmen melaksanakan penghijauan dengan menanam 10.000 bibit pohon prMANADOPOST.ID--Dalam rangka Hari Bakti PUPR ke-76 tahun, Balai Wilayah Sungai [BWS] Sulawesi I, gelar kegiatan Penghijauan berlokasi di Kawasan Bendungan Kuwil-Kawangkoan (Kuwkaw) Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara, Rabu, 1 Desember 2021. Photo KOMPAK: Kepala BWS Sulawesi I, I Komang Sudana (tengah) bersama Kepala Seksi Pelaksanaan Novie Ilat, Kepala SNVT Bendungan Janeny Mamoto, PPK Bendungan Kuwil Hendrik Wauran serta Tim Kontraktor Proyek Pembangunan Bendungan Kuwkaw PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk. dan PT. Nindya Karya (Persero) pada sela-sela pembukaan kegiatan penanaman pohon di Kawasan Pariwisata Waruga Bendungan Kuwkaw. Kegiatan yang bertema 'Penghijauan pada Infrastuktur PUPR Yang Berkelanjutan' digelar di Aula Budaya Kawasan Pariwisata Waruga tepat di depan kawasan pekuburan tua yang adalah simbol kebudayaan masyarakat Sulawesi Utara (Sulut). "Sesuai dengan arahan dari Menteri PUPR bahwa pada hari Bakti PUPR ke 76, semua infrastruktur yang dibangun oleh Kementerian PUPR diadakan penanaman pohon dalam rangka penghijauan green area dan green living," sebut Kepala BWS Sulawesi I, I Komang Sudana. Penghijauan di kawasan Bendungan Kuwkaw dilakukan dengan penanaman bibit sebanyak 10.000 pohon secara bertahap. Adapun jenis pohon yang ditanam merupakan pohon produktif yang nantinya akan bernilai ekonomi seperti buah-buahan serta pohon kayu. Pohon yang akan ditanam diantaranya merupakan kerjasama BWS Sulawesi I dan BPDAS-HL Tondano untuk menyediakan 5.000 bibit pohon. Sedangkan 5.000 bibit lainnya merupakan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Pelaksana Proyek Pembangunan Bendungan Kuwkaw yakni PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk. dan PT. Nindya Karya (Persero), yang akan menyediakan masing-masing sebanyak 2.500 bibit pohon buah. Photo Kadis PUPR Minahasa Utara Bobby Najoan ikut melaksanakan tanam pohon di Bendungan Kuwkaw. “Penanaman pohon ini juga dipantau melalui Sistem Pemantauan Tanaman Bermutu atau SITAMU. Karena pohon ini bukan hanya sekedar ditanam tapi akan dipantau pertumbuhannya. Karena selain untuk menjaga kelestarian lingkungan dan air, penanaman pohon ini diharapkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat setempat,” jelas Sudana. Djidon Watania, Ketua Ikatan Purnabhakti PUPR (IPPU) yang turut hadir dalam kegiatan tersebut juga berharap agar kawasan bendungan Kuwkaw dapat dilakukan penanaman pohon produktif seperti buah sesuai yang dianjurkan oleh Kementerian PUPR. Photo Kepala BWS Sulawesi I, I Komang Sudana didampingi Ketua Panitia dan Kadis PUPR Minut saat menyiram bibit tanaman buah. "Sehingga selain area bendungan ini tampak hijau dan asri dengan pepohonan, nantinya ini akan menjadi nilai tambah dan meningkatkan ekonomi masyarakat ke depan melalui hasil dari pohon pohon ini yang akan menghasilkan buah buahan pada beberapa tahun kedepan. Serta ketika kita melintasi area pariwisata Bendungan Kuwil yang mengangkat segi budaya ini, kami harapkan pohon-pohon ini dapat menciptakan suasana yang asri dan sejuk bagi para pengunjung nantinya," jelas Watania. "Kami berharap kegiatan penghijauan ini dapat berkelanjutan dan dilaksanakan juga oleh masyarakat. Satu langkah sederhana untuk bumi yang lebih baik. Memang tidak dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh generasi saat ini, tapi manfaatnya dirasakan untuk generasi yang akan datang," pesan Project Manager PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk Bismayoedi. Hal senada juga diungkapkan Project Manager PT. Nindya Karya proyek Bendungan Kuwkaw Radityo Pratama. "Harapannya bahwa penanaman bibit pohon bernilai ekonomis yang akan berjumlah sekitar 10 ribu pohon nantinya akan dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat. Karena menanam pohon merupakan cara tepat menyelamatkan bumi dan air dari gersang dan tandus serta untuk menjaga air tetap tersedia secara terus menerus secara berkelanjutan," papar Pratama. Photo Penyiraman bibit pohon buah oleh Ketua Dharmawanita Ibu Komang didampingi tim Dharmawanita BWS Sulawesi I. Bupati Minahasa Utara Joune Ganda melalui Kepala Dinas PUPR Bobby Najoan pun menyatakan apresiasinya pada kegiatan penghijauan dalam rangka Hari Bakti PUPR tersebut. “Dari kami Kabupaten Minahasa Utara menyampaikan apresiasi atas perhatian penuh dari Kementerian PUPR dalam berkoordinasi dengan Gubernur Sulut dan Bupati Minahasa Utara. Sehingga berbagai proyek infrastruktur termasuk bendungan dengan berbagai fungsi yang dimiliki dapat dilaksanakan di daerah Nyiur Melambai. Semoga kegiatan penghijauan ini dapat berjalan dengan baik untuk kelestarian Bendungan Kuwil Kawangkoan di Minahasa Utara,” tutup Najoan. Kegiatan penghijauan di Bendungan Kuwkaw turut dihadiri tim IPPU, Ketua Dharmawanita BWS Sulawesi I, Komunitas Peduli Bendungan Kuwkaw, Pelaksana Proyek Bendungan Kuwkaw PT. WIKA dan PT. Nindya Karya serta pegawai di lingkup BWS Sulawesi I. (*) Editor : Desmi Babo