SUKU DAYAK MARAH: Nicho Senggol Wanita Kalimantan Budak Seks, Tokoh Dayak: Anda Akan Tahu Akibatnya
Filip Kapantow• Kamis, 27 Januari 2022 | 21:02 WIB
Nicho SilalahiMANADOPOST.ID - Ulah Nicho Silalahi bisa berbuntut panjang. Muncul sebuah postingan yang juga menyakiti orang Kalimantan, khususnya Suku Dayak sebagai pribumi Bumi Borneo. Pada Kamis, 27 Januari 2022 siang ini, muncul tulisan di Twitter Nicho Silalahi (@Nicho_Silalahi), Kamis siang, 27 Januari 2022, yang juga isinya telak melecehkan. Dalam postingan Nicho Silalahi berbunyi: ”Saat Hutan ditebang, banjir merendam rumah warga ± sebulan, perempuannya dijual ke China untuk dijadikan budak seks, anak² pada mati tenggelam di bekas galian tambang kalian pada diam, Tapi saat ada yang mengatakan "Tempat Jin Buang Anak" kalian Demo. Sebenarnya kalian siapa?” Praktisi hukum di Pontianak, Ibukota Provinsi Kalimantan Barat, Tobias Ranggie SH pun menyorot Nicho Silalahi. Menurutnya, ini akibat orang seseorang ingin mencari panggung, di balik sikap pro dan kontra sehubungan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. “Nicho Silalahi, apakah dengan komentar Anda, ini, Anda sudah memperhitungkan keselamatan orang Batak dari Marga Silalahi di Kalimantan? Hati-hati Anda! Tolong buktikan perempuan orang Kalimantan yang jadi budak seks di China?” ancam Tobias, perwakilan Suku Dayak. Tokoh Dayak yang juga Tim Kuasa Hukum Organisasi Dayak International (Dayak Internasional Organization/DIO) ini menambahkan, kendatipun dalam postingan di akun Twitter itu tidak menyebut kata Kalimantan. Tapi jelas ada satu kesatuan dengan tudingan terhadap warga Kalimantan, karena menyebut kata-kata marah setelah ada jin buang anak. “Nicho Silalahi, ini, hanya pandai bicara. Tidak tahu bagaimana perjuangan warga asli Kalimantan dalam memperjuangkan hak atas tanah," kecamnya. "Dia juga tidak tahu tentang bagaimana resistensi warga Kalimantan terhadap praktik penggundulan hutan, hingga sekarang dilakukan kampanye ke lingkungan dunia international. Nicho Silalahi, Anda akan tahu akibatnya,” ancam Tobias. (kalbarterkini) Editor : Filip Kapantow