LESTARIKAN SUMBER AIR : Tampak sampah sementara dibersihkan di area Sungai Tondano (Doc : pelaksanaan bersih sungai pada perayaan HAD periode sebelumnya).MANADOPOST.ID—Hari ini, Balai Wilayah Sungai Sulawesi I (BWSS I) menggelar aksi bersih-bersih Sungai Tondano. Kegiatan ini sejalan dengan peringatan Hari Air Dunia (HAD) ke-30 tahun. Menurut Kepala BWSS I, I Komang Sudana sesuai dengan tema nasional MANTAB, Melestarikan Air Tanah Agar Berkesinambungan, sehingga kegiatan inipun mengajak masyarakat untuk melestarikan sungai-sungai yang ada. “Kalau tidak di kelola dengan baik, akan adanya kelangkaan air di masa yang akan datang,” tegas Sudana. Ia pun menyebutkan bahwa beberapa kejadian banjir yang menimpa Kota Manado pada beberapa waktu lalu juga bisa terjadi akibat debit air serta perubahan hulu yang terjadi akibat aktivitas manusia, sehingga menyebabkan sumbatan. “Mungkin juga sungainya lancar, tapi ketika sungainya jatuh di pemukiman maka ada drainase-drainase yang tersumbat. Sehingga kegiatan bersih-bersih sungai akan mengajak masyarakat turut melestarikan dan menjaga sungai-sungai yang ada,” ucap Sudana yang juga menguraikan bahwa kegiatan tersebut bekerja sama dengan Lantamal, Pemkot Manado serta instansi terkait. Ketua Panitia HAD Mufida Bachmid juga menguraikan bahwa kegiatan bersih sungai akan dilaksanakan pada tujuh titik di Sungai Tondano. “Nantinya ada tujuh titik lokasi bersih-bersih sungai yang akan dilakukan BWS Sulawesi I bersama Lantamal dan masyarakat,” terang Bachmid. (div/des) Editor : Desmi Babo