Bangga Jadi Tuan Rumah FSPG, GMIM Yerusalem Paal 2 Harapkan Pemuda Makin Kreatif dan Berintegritas
Desmi Babo• Jumat, 21 Oktober 2022 | 18:37 WIB
Ketua Jemaat GMIM Yerusalem Paal Dua Robby F Rumajar, STh saat dilokasi Persiapan I, Kegiatan Lomba Tarian Kreatif FSPG, (21/10).MANADOPOST.ID---Menjadi tuan rumah dalam ajang Festival Seni Pemuda GMIM (FSPG) Tahun 2022, kategori lomba Tarian Kreatif Seri A dan B, merupakan hal yang sangat membanggakan bagi Jemaat Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Yerusalem Paal Dua. Photo SPEKTAKULER: Penampilan salah satu peserta lomba Tarian Kreatif FSPG dari Jemaat GMIM Getsemani Tonseur. Dimandat untuk kali pertama sebagai tuan rumah kegiatan sinodal ini, Ketua Panitia FSPG GMIM Yerusalem Paal Dua Jacqueline Tahar mengungkapkan, kesempatan ini merupakan peluang Jemaat Yerusalem untuk menunjukkan kualitas dalam kebersamaan jemaat bagi pelayanan Tuhan. “Ini adalah iven sinode pertama di jemaat kita, sehingga hal ini melatih jemaat dalam menunjukkan potensi di GMIM Yerusalem Paal Dua,” sebut Tahar seraya mengapresiasi kinerja BPMJ, Pelsus bahkan jemaat yang turut mensupport Panitia Pelaksana. Photo Ketua Panitia Pelaksanaan FSPG Lomba Tarian Kreatif di Jemaat GMIM Yerusalem Jacqueline Tahar (kiri depan) bersama Meilany Pondaag (kanan depan) selaku Pelsus mewakili BPMJ saat memantau prosesi perlombaan Tarian Kreatif. “Sungguh tidaklah mudah menjadi panitia penyelenggara kegiatan sinode tahunan dengan keterbatasan anggota jemaat dan kelompok pelayanan (kolom) seperti jemaat kami. Tapi kami pasti bisa, karena ada kebersamaan dari jemaat yang turut memberi diri dalam pelayanan. Baik dukungan konsumsi, akomodasi dan lainnya. Selain itu, BPMJ, Pelsus dan jemaat juga sangat mendukung serta menopang sehingga kegiatan ini bisa dilaksanakan oleh panitia,” kata Tahar. Ia pun berharap iven FSPG menjadi ajang eksplorasi dari kreativitas Pemuda GMIM, sehingga terhindar dari pergaulan bebas. “Ini adalah ajang bagaimana pemuda di GMIM dipadati dengan kegiatan-kegiatan yang positif sehingga mengurangi kegiatan yang kurang bermanfaat seperti pergaulan bebas dan lainnya. Jika demikian, mereka dapat bertumbuh dan menjadi teladan, berintegritas dan takut Tuhan. Tentunya sebagai warga GMIM kegiatan ini patut disupport bagi kita semua,” pesan Tahar. Robby F Rumajar, S.Th selaku Ketua Jemaat GMIM Yerusalem Paal Dua, sangat mengapresiasi Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM yang mempercayakan Jemaat Yerusalem sebagai pelaksana kegiatan tersebut. “Saya selaku Ketua BPMJ GMIM Yerusalem Paal Dua yang menjadi pelaksana kegiatan Festival Seni Pemuda GMIM merasa sangat bersyukur dan berterima kasih khususnya kepada BPMS lebih khusus Komisi Pemuda Sinode atas kepercayaan yang sudah diberikan kepada jemaat kami. Hal ini sangat kami syukuri, karena menjadi pelaksana bukan soal kuantitas tapi kualitas dari jemaat. Semoga melalui kegiatan sinodal seperti ini, akan lebih meningkatkan wawasan dari Jemaat Yerusalem akan kegiatan seperti ini, mengingat betapa luasnya seluruh jemaat GMIM yang ada di tujuh kabupaten kota ini,” papar Ketua Jemaat. Terhadap seluruh peserta FSPG, Rumajar berharap agar talenta yang dimiliki pemuda GMIM, dapat digunakan untuk melayani Tuhan. Photo Suasana lomba di Jemaat Yerusalem Paal Dua. “Tentu kami apresiasi terhadap pemuda gereja sehingga melalui kegiatan seperti ini, pemuda bisa menyalurkan talenta mereka agar lebih profesional. Mulai dari kegiatan seperti ini, mereka dapat melatih lebih berani tampil dari gereja hingga tingkat nasional. Harapannya talenta, seperti tarian kreatif ini dapat dipakai para pemuda GMIM dalam menjalankan tugas gereja dalam bersekutu, bersaksi dan melayani,” kata pendeta. Meilany Pondaag mewakili BPMJ pun mengapresiasi kerja Panitia Pelaksana yang kompeten dan mampu melaksanakan pelayanan dalam kepanitiaan tersebut. “Persiapan panitia sangat baik dan ditunjang oleh seluruh jemaat dan Pelsus. Tentunya kebersamaan dari jemaat menjadi hal yang utama sehingga kegiatan ini dapat dimulai dan berlangsung dengan baik. Harapannya sebagai tuan rumah, kita akan terus menjalin kebersamaan dalam berjemaat, wilayah bahkan sinode,” ungkap Pondaag. Senada dengan Tahar, Meilany Pondaag juga berharap agar melalui lomba Tarian Kreatif, dapat mengajak anak muda terus berkreasi dalam pelayanan. “Berkreasi dalam memuji Tuhan melalui tarian-tarian kreatif ini dapat mencegah anak muda sehingga tidak tergiur dengan pergaulan di luar gereja dan meminimalisir kegiatan yang tidak berkenan kepada Tuhan,” kunci Pondaag. Adapun Kegiatan FSPG dalam hal ini Lomba Tarian Kreatif di Jemaat Yerusalem telah dimulai pada hari ini (21/10) dan akan berakhir esok (22/10), dengan jumlah peserta yakni sebanyak kurang lebih 52 jemaat. (des) Editor : Desmi Babo