Informasi yang diperoleh, tim Tipidter melakukan pemasangan garis polisi sejak Kamis sore hingga malam hari.
Namun, ada kabar beredar bahwa tambang yang dipasangi garis polisi itu milik Berry langsung dibantah tegas yang bersangkutan. “Itu bukan tambang milik saya,” tegasnya saat dikonfirmasi Jumat (24/10).
Ia menjelaskan, dirinya tidak memiliki keterlibatan maupun tanggung jawab terhadap lokasi tambang yang kini ditindak aparat. "Lokasi tersebut dikelola orang lain," tegasnya lagi.
Selain itu, dirinya mengungkapkan bahwa baru saja melaporkan satu akun media sosial ke Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Sulut.
Laporan tersebut terkait dugaan pencemaran nama baik atas unggahan yang menuding dirinya masih aktif dalam aktivitas tambang ilegal. “Laporan itu tentang pencemaran nama baik yang dilakukan akun media sosial terhadap saya,” pungkasnya.(gnr)
Editor : Grand Regar