Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Usai Sang Ayahanda Willy Kumentas, Anak Tercinta Astrid Kumentas Berpulang ke Rumah Bapa, Dikenal Sosok Pejuang, Meskipun Sakit Masih Sempat Aktif MC

Filip Kapantow • Sabtu, 10 Januari 2026 | 08:47 WIB
 
Astrid Kumentas SSos, Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPC PDIP Manado. (Foto FB)
Astrid Kumentas SSos, Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPC PDIP Manado. (Foto FB)
 
MANADOPOST.ID - Duka mendalam kembali menyelimuti Keluarga Besar Kumentas–Kalesaran. Setelah kepergian sang ayahanda, almarhum Ir Willy Kumentas pada tahun 2023 lalu, kini keluarga kembali kehilangan sosok yang dicintai. 
 
Astrid Kumentas SSos, Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPC PDIP Manado berpulang ke Rumah Bapa.
 
Kepergian Astrid menjadi pukulan berat, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi rekan-rekan seperjuangan di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan). 
 
Ucapan belasungkawa dan doa pun mengalir, salah satunya datang dari Anggota DPRD Kota Manado Ir Jean Sumilat, yang mengenang almarhumah sebagai sosok teman seperjuangan dan sahabat ideologis.
 
“Selamat jalan teman seperjuangan, teman ideologis,” tulis Jean dalam akun Facebook. Ia menyebutkan bahwa kepergian Astrid bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan, sebuah momen yang semakin menambah rasa kehilangan bagi keluarga besar partai.
 
“Engkau telah terlepas dari kesakitan dan kini sudah bersama dalam pelukan Bapa di surga sebagai Pemberi Hidup,” lanjutnya.
 
Jean Sumilat juga mengenang dedikasi dan totalitas Astrid dalam menjalankan tugas-tugas kepartaian. Meski dalam kondisi sakit, Astrid tetap menunjukkan komitmen yang luar biasa.
 
“Astrid tetap bekeng acara, jadi MC, dan menjalankan tanggung jawab lainnya. Biar so saki, tapi ngana tetap totalitas dalam pemberian diri,” kenangnya dengan penuh rasa hormat.
 
Doa penghiburan turut disampaikan bagi keluarga besar yang ditinggalkan. Jean berharap Tuhan Yesus Kristus senantiasa menjadi sumber kekuatan dan penghiburan yang setia bagi keluarga besar Kumentas–Kalesaran dalam menghadapi masa dukacita ini.
 
Kepergian Astrid Kumentas menjadi pengingat akan ketulusan pengabdian dan kesetiaan dalam perjuangan. Seperti tertulis dalam Wahyu 14:13, “Berbahagialah orang-orang mati yang mati dalam Tuhan, supaya mereka boleh beristirahat dari jerih lelah mereka, karena segala perbuatan mereka menyertai mereka.” Dan Mazmur 116:15 menegaskan, “Berharga di mata Tuhan kematian semua orang yang dikasihi-Nya.”
 
Selamat jalan, Astrid Kumentas. Dedikasi dan pengabdianmu akan selalu dikenang. (mpd)
Editor : Filip Kapantow