BERITA DUKA: Noni Sulawesi Utara 2004 Berpulang, Ini Sosoknya
Filip Kapantow• Sabtu, 10 Januari 2026 | 09:05 WIB
Noni Sulut 2004 Astrid Kumentas SSos. (Foto FB)
MANADOPOST.ID - Duka mendalam menyelimuti Keluarga Besar Nyong–Noni Sulawesi Utara. Salah satu putri terbaik daerah, Astrid Kumentas SSos, yang pernah menyandang gelar Noni Sulawesi Utara Tahun 2004, berpulang ke Rumah Bapa pada Jumat, 10 Januari 2026.
Kepergian Astrid menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi komunitas Nyong–Noni Sulut yang mengenangnya sebagai sosok cerdas, ramah, dan penuh dedikasi dalam membawa nama daerah di berbagai kesempatan.
Pada ajang Pemilihan Nyong–Noni Sulut 2004, Astrid terpilih sebagai Noni Sulut, berpasangan dengan Ferdinan Rau SE yang menyandang gelar Nyong Sulut pada tahun yang sama.
Semasa hidupnya, Astrid Kumentas dikenal sebagai pribadi yang rendah hati dan inspiratif, serta terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan daerah.
Sosoknya menjadi teladan bagi generasi muda Sulawesi Utara dalam semangat pengabdian dan kebersamaan.
"Keluarga besar Nyong–Noni Sulawesi Utara menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kepergian Astrid Kumentas. Doa dan penghiburan dipanjatkan bagi keluarga yang ditinggalkan, kiranya Tuhan memberikan kekuatan dan pengharapan di tengah suasana dukacita ini," ungkap Dr Hendrik Manossoh, Nyong Sulut 1994, Ketua Ikatan Nyong Noni Sulut (INNS) 2001-2005 dan Ketua Dewan Pakar INNS 2023-2026. (mpd)