MANADOPOST.ID - PT Pertamina Subholding Downstream resmi menata kekuatan barunya dengan mengumumkan susunan lengkap jajaran Board of Directors (BoD) dan Board of Commissioners (BoC).
Subholding yang menjadi tulang punggung bisnis pengolahan, logistik, dan niaga energi nasional ini kini tampil dengan komposisi kepemimpinan yang diperkuat, mencerminkan fokus pada transformasi, efisiensi rantai pasok, serta penguatan tata kelola perusahaan.
Langkah strategis ini menegaskan komitmen PT Pertamina (Persero) melalui lini hilirnya untuk mengakselerasi transformasi digital, memastikan ketahanan pasokan BBM dan LPG, sekaligus memperkuat kinerja komersial dari kilang hingga jaringan SPBU di seluruh Indonesia.
Salah satu nama yang menyita perhatian dalam jajaran komisaris adalah Mayjen TNI (Purn) Wanti Waranei Franky Mamahit. Mantan Pangdam XIII/Merdeka yang juga dikenal sebagai tokoh masyarakat Sulawesi Utara ini dipercaya memperkuat fungsi pengawasan di tubuh subholding.
Sebagai putra daerah Sulawesi Utara (Sulut), kehadiran Franky Mamahit dinilai membawa perspektif kepemimpinan yang matang dan berpengalaman. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Panglima di Kodam XIII/Merdeka dan aktif sebagai Ketua Pepabri Sulut, sehingga memiliki rekam jejak kuat dalam kepemimpinan strategis dan pengelolaan organisasi berskala besar.
Dari sisi pengawasan, figur profesional dengan pengalaman panjang tersebut diharapkan mampu mengawal kinerja Direksi Subholding Downstream Pertamina secara optimal.
Fokusnya antara lain meningkatkan keandalan operasi kilang, memperkuat sistem distribusi nasional, serta mendorong kinerja niaga agar semakin kompetitif.
"Penguatan struktur BoD dan BoC ini menjadi bagian penting dalam menjawab tantangan dinamika global sektor energi. Dengan tata kelola yang semakin solid, Subholding Downstream Pertamina diharapkan mampu mempercepat agenda transformasi energi sekaligus menjaga efisiensi bisnis dan ketahanan pasokan energi nasional," ungkap sejumlah pengamat energi di Sulut.
Diketahui, Per Februari 2026, PT Pertamina (Persero) resmi menggabungkan PT Pertamina Patra Niaga (PPN), PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), dan segmen bisnis PT Pertamina International Shipping (PIS). (mpd)
Direksi dan Komisaris
PT Pertamina Subholding Downstream
DIREKSI
Direktur Utama: Mars Ega Legowo Putra
Wakil Direktur Utama: Taufik Aditiyawarman
Direktur Transformasi, Digitalisasi, & Sustainability: Tenny Elfrida
Direktur Penunjang Bisnis: Putut Andriatno
Direktur Sumber Daya Manusia: Dewi Kurnia Salwa
Direktur Optimasi Hilir & Distribusi: Hari Purnomo
Direktur Kelembagaan & Kepatuhan: Kadek Ambara Jaya
Direktur Armada Logistik: Arif Yunianto
Direktur Perencanaan & Pertumbuhan Bisnis: Joko Pranoto
Direktur Operasi Kilang: Didik Bahagia
Direktur Niaga: Erwin Suryadi
Direktur Pemasaran Retail: Eko Ricky Susanto
Direktur Pemasaran Korporat: Alimuddin Baso
Direktur Infrastruktur, Proyek, & Asset Integrity: Setyo Pitoyo
Direktur Manajemen Risiko: Rahman Pramono Wibowo
Direktur Keuangan: Bagus Agung Rahadiansyah
Jajaran Dewan Komisaris (BoC)
KOMISARIS
Komisaris Utama: Sabar Yudo Suroso
Wakil Komisaris Utama: Agustina Arumsari
Komisaris: Bambang Suswantono
Komisaris: Ahmad Erani Yustika
Komisaris: Wanti Waranei Franky Mamahit
Komisaris: Panel Barus
Komisaris: Tina Talisa
Komisaris: Andy Rachmianto
Komisaris: Ardhy N. Mokobombang
Komisaris Independen: Sudung Situmorang
Komisaris Independen: Siti Zahra Aghnia
Komisaris Independen: Prabunindya Revta Revolusi