Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

PSMTI Sulut Rayakan Imlek 2577 Kongzili, Waketum PSMTI Nicho Lieke Ingatkan Semangat Kebersamaan, Keselamatan dan Rezeki Bagi Sesama

Filip Kapantow • Selasa, 24 Februari 2026 | 19:13 WIB
EKSIS: Wakil Ketua PSMTI Pusat Nicho Lieke MBA, yang juga Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sulawesi Utara saat membawakan sambutan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Manado, Selasa (24/02/26
EKSIS: Wakil Ketua PSMTI Pusat Nicho Lieke MBA, yang juga Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sulawesi Utara saat membawakan sambutan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Manado, Selasa (24/02/26
 
MANADOPOST.ID – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sulawesi Utara merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili dengan penuh sukacita di Kantor PSMTI, Ruko Bahu Mall Nomor 5, Manado, Selasa (24/02/26). 
 
Perayaan berlangsung meriah dan sarat makna, dihadiri jajaran pengurus serta masyarakat.
 
Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua PSMTI Pusat Nicho Lieke MBA, yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sulawesi Utara. 
 
Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjaga kebersamaan, semangat berbagi, serta rasa syukur dalam setiap momentum kehidupan.
 
Perayaan Imlek kali ini dimeriahkan dengan penampilan Barongsai, Lion Dance, serta dekorasi lampion yang menghiasi lokasi acara. 
 
Nuansa budaya Tionghoa begitu terasa, memperlihatkan kekayaan tradisi yang mengakar kuat, baik di Cina, Jakarta, Manado, Tobelo, hingga komunitas diaspora di Amerika. Kebudayaan tersebut menjadi jembatan yang menyatukan lintas generasi dan lintas wilayah.
 
Dalam refleksi budaya yang disampaikan, disebutkan bahwa sejak 1246 sebelum Masehi, para leluhur telah mengajarkan pentingnya kegembiraan yang lahir dari dalam hati. 
 
Pesan itu menegaskan bahwa meskipun dunia terasa gelap, hati yang terang oleh sukacita dan rasa syukur akan tetap bercahaya. 
 
Bahkan diyakini, kekuatan hati yang gembira dan penuh ucapan syukur mampu mengusir segala hal negatif.
 
Makna warna merah yang dominan dalam perayaan Imlek juga menjadi simbol keselamatan dan rezeki. 
 
Sementara tradisi angpao bukan sekadar berbagi materi, melainkan doa dan harapan agar penerimanya memperoleh keselamatan, keberuntungan, dan kehidupan yang lebih baik di tahun yang baru.
 
"Melalui perayaan Imlek 2577 Kongzili ini kembali meneguhkan komitmen untuk merawat kebersamaan, mempererat persaudaraan, serta menghadirkan semangat keselamatan dan rezeki bagi semua. Momentum ini menjadi pengingat bahwa dalam kebersamaan dan hati yang penuh syukur, terang akan selalu hadir di tengah tantangan zaman," kunci Nicho.
 
Tampak hadir Ketua PSMTI Sulut Dr Johnny Lieke, Presdir PT JJM Audy Lieke, Ketua Panitia Ronny Lieke, Presdir IT Center Jemmy Asiku, Kakanwil Kemenag Sulut H Ulyas Taha. (mpd)
Editor : Filip Kapantow