Sulut Catat Penambahan Kasus Covid-19 Terbanyak, Ini Penyebabnya
Tanya Rompas• Rabu, 8 Juli 2020 | 20:01 WIB
dr Steaven DandelMANADOPOST.ID- Sejak kasus pertama diumumkan 14 Maret lalu, hari ini (8/7) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mencatat penambahan kasus positif Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) terbanyak, yakni 89 kasus. Disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Pemprov Sulut dr Steaven Dandel MPH, pertambahan 89 kasus baru dalam sehari ini, disebabkan oleh fakta bahwa sepanjang tujuh hari terakhir telah keluar hasil swab dari Laboratorium PCR di luar Provinsi Sulawesi Utara. “Kebijakan pengiriman sampel swab ke Laboratorium PCR di luar Provinsi Sulawesi Utara ini diambil untuk mengatasi gap antara masifnya jumlah sampel yang dikumpulkan oleh jejaring surveilans, yang angkanya rata-rata 400-600 sampel per hari, sementara kemampuan 2 Laboratorium PCR di Sulawesi Utara yang masih terbatas memeriksa antara 200-300 sampel per hari. Dalam waktu dekat kapasitas pemeriksaan sampel swab ini akan ditingkatkan menjadi 1.000 sampel per hari,” jelas Dandel, Rabu malam. Lanjutnya, sejak pertengahan Juni sampai 7 Juli 2020, sebanyak 3.755 sampel telah dikirim ke laboratorium di luar daerah, yakni Laboratorium BTKL PP Makasar, Laboratorium BBLK Jakarta, Laboratorium LBM Eijkman Jakarta dan Laboratorium Bapelitbangkes Kemenkes RI di Jakarta. “Adapun jumlah sampel swab yang keluar adalah sebanyak 2.322 sampel. Perinciannya 1.923 hasilnya negatif dan 393 hasilnya positif. Terdapat 2 sampel yang inkonclusive dan 4 sampel invalid. Masih ada sejumlah 1.433 sampel yang masih ditunggu hasilnya. Pada hari ini sebanyak 90 nama dari 393 hasil positif diumumkan setelah terlebih dahulu diverifikasi di laboratorium pemeriksa, tapi 1 kasus ternyata sudah double register. Jadi pertambahan kasus baru di Sulawesi Utara hari ini adalah 89,” bebernya.(tan) Editor : Tanya Rompas