Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Ada Jalan Manado-Tomohon, Ini Proyek Prioritas Pemerintah Tahun 2022

Clavel Lukas • Kamis, 22 April 2021 | 08:31 WIB
Photo
Photo
MANADOPOST.ID—Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) saat ini menggenjot pembangunan daerah. Berbagai program terus disodorkan Pemprov Sulut agar bisa mendapatkan perhatian Pemerintah Pusat. Dengan lobi Gubernur Sulut Olly Dondokambey (OD), Provinsi Sulut kembali mendapatkan dukungan lewat Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Terbukti melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2022 Provinsi Sulut, sebanyak 10 program kegiatan pembangunan daerah mendapatkan bantuan pusat melalui APBN. Mulai dari pembangunan pelabuhan perikanan dan fish market bertaraf internasional Likupang, pembangunan dan penataan pasar di Kota Manado, normalisasi sungai yang bermuara di Kota Manado, pembangunan fasilitas pengolahan limbah B3 medis Manado, pembangunan jalan lingkar Pulau Karakelang serta pembangunan lain. Saat diwawancarai koran ini, Gubernur Sulut Olly Dondokambey (OD) mengatakan, Musrenbang tersebut membahas RKPD tahun 2022, untuk menyepakati permasalahan pembangunan daerah, prioritas pembangunan daerah, arah kebijakan pembangunan Kabupaten/Kota lingkup Provinsi, program, kegiatan, sub kegiatan, pagu indikatif, indikator dan target kinerja serta lokasi. "Pelaksanaan musrenbang ini juga merupakan tahap penyelarasan program dan kegiatan pembangunan daerah dengan sasaran dan prioritas pembangunan nasional," katanya. Gubernur OD menerangkan, bahwa RKPD 2022 adalah bagian dari pencapaian Visi Misi Besar RPJMD 2021-2026 menuju Sulut maju dan sejahtera sebagai pintu gerbang Indonesia ke Asia Pasifik dengan 5 misi pembangunan. "Yakni peningkatan kualitas manusia Sulut, penguatan ekonomi yang bertumpu pada industri pertanian, perikanan, pariwisata dan jasa, pembangunan infrastruktur dan perluasan konektivitas, pembangunan daerah yang berkelanjutan lingkungan dan pemerintahan yang baik dan bersih, didukung oleh sinergitas antar daerah,” ujarnya. Menurut Gubernur OD, Provinsi Sulut mengarahkan fokus pembangunan daerah pada reformasi sosial, ketahanan pangan dan peningkatan infrastruktur sebagai landasan untuk mempercepat pemulihan ekonomi sebagai tema pembangunan Sulut di tahun 2022, dengan 7 prioritas pembangunan. "Peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan, menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran, adaptasi lingkungan dan mitigasi bencana, ketersediaan dan distribusi pangan, penguatan UMKM dan industri pengolahan, peningkatan infrastruktur dasar dan sosial dan memperkuat stabilitas trantibmas dan transformasi pelayanan publik," bebernya. Karena itu, Gubernur OD Olly menjelaskan untuk mengimplementasikan pendekatan politis dalam perencanaan pembangunan daerah, maka dalam penyusunan RKPD Tahun 2022 juga telah diterima Pokok-Pokok Pikiran (POKIR) DPRD yang diwarnai dengan aspirasi masyarakat yang dimasukan melalui Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD). Menurutnya, dalam pencapaian visi misi Sulut juga didukung dengan alokasi pendanaan pusat sebagai bagian dari major project RPJMN 2020-2024, antara lain pembangunan pelabuhan perikanan dan fish market bertaraf internasional Likupang. "Pemprov Sulut mendapatkan alokasi pendanaan dari hibah Pemerintah Amerika serikat melalui program compact-II oleh Millenium Challange Corporation (MCC) yang saat ini dalam tahap penyusunan proposal, serta alokasi dari bantuan Bank Dunia yaitu program Integrated, Corporation, of Agriculture Research, Development and Empowerment (ICARE) untuk pengembangan komoditi kelapa dan jagung di Sulut dengan Lokus Kabupaten Minahasa dan Minahasa Utara," bebernya. Adapun kinerja pembangunan di tahun 2022 nanti menurut Gubernur OD, akan ditunjukan dengan beberapa indikator sebagai berikut yakni pertumbuhan ekonomi ditargetkan naik menjadi 4,5-5,5 persen, kemudian tingkat pengangguran terbuka ditargetkan turun menjadi 6,47-7,18 persen serta tingkat kemiskinan ditargetkan turun menjadi 6,9-7,5 persen dan prevalensi Stunting ditargetkan turun menjadi 16,2 persen. Selanjutnya, dalam upaya mendorong peningkatan kualitas pembangunan di daerah, menurut OD, telah dilaksanakan penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tahun 2021 oleh Pemerintah Pusat melalui Bappenas sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah yang menunjukkan prestasi terbaik dalam menyusun dokumen perencanaan daerah, pencapaian dan inovasi pembangunan daerah di Tahun 2020, dimana Sulut menjadi salah satu Provinsi sebagai nominasi terbaik di tingkat nasional. (Dewa/Angel) Proyek Prioritas Tahun 2022: 1. Pembangunan pelabuhan perikanan dan fish market bertaraf internasional Likupang. 2. Pembangunan dan penataan pasar di Kota Manado. 3. Normalisasi sungai yang bermuara di Kota Manado. 4. Pembangunan fasilitas pengolahan limbah B3 medis Manado. 5. Pembangunan jalan lingkar Pulau Karakelang. 6. Pembangunan tanggul pengaman pantai di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. 7. Pembangunan tanggul pengaman sungai Andagile Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. 8. Pemenuhan Energi Listrik di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sangihe dan Talaud. 9. Feasibility study pembangunan jalan alternatif Manado-Tomohon. 10. Pembangunan melalui kerjasama pemerintah, perguruan tinggi, dan pihak swasta yaitu Triple-Helix pembangunan ketahanan pangan (food estate) untuk industri peternakan sapi dengan Lokus Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Ruang lingkup antara lain pendirian Institute of Future Farming Systems di Manado dan pembangunan Rumah Potong Hewan. Editor : Clavel Lukas
#Pembangunan Jalan #UMKM #Proyek Prioritas #Gubernur OD