Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

VIRAL, Syukur Maleo Melintas, Sambil Menangis Ini Cerita Pasutri Korban Penghadangan dan Pengancaman dengan Pisau

Grand Regar • Jumat, 7 Mei 2021 | 14:06 WIB
Korban (paling kiri) menceritakan kepada petugas terkait peristiwa kejahatan yang mereka alami. Tampak dua pelaku juga diamankan Timsus Maleo. (Foto: Dok. FB MALEO)
Korban (paling kiri) menceritakan kepada petugas terkait peristiwa kejahatan yang mereka alami. Tampak dua pelaku juga diamankan Timsus Maleo. (Foto: Dok. FB MALEO)
MANADOPOST.ID-Aksi premanisme dialami korban DW, istrinya di wilayah Tombariri. Puji Tuhan, saat kejadian Tim Khusus Maleo Polda Sulut sedang melintas di tempat kejadian perkara (TKP). Dua pelaku yang berhasil dibekuk Timsus Maleo di TKP. (Foto: Dok Maleo) Informasi didapat, dua pelaku tindak pidana penghadangan dan pengancaman dengan senjata tajam jenis badik, tertangkap tangan oleh Timsus Maleo Polda Sulut. Lokasi kejadian di Jalan Raya Manado-Tanawangko. Tepatnya di area beton panjang-pantai panjang. Di mana seorang supir truk dan keluarganya yang sedang dalam perjalanan tiba-tiba dihadang dua pelaku. Tim Satgassus Maleo yang saat itu sedang melintas di TKP untuk melaksanakan tugas lain, mendapati kedua pelaku pengancaman yang sudah dalam pengaruh alkohol, sedang menghadang kendaraan korban sambil mengeluarkan senjata tajam badik yang disisip di pinggang. Istri DW sekaligus korban tampak trauma dengan kejadian ini. (Foto: Dok. Maleo) Melihat hal tersebut, Anggota Tim Satgassus langsung mencegah serta mengamankan kedua pelaku yang akan bertindak anarkis dan menggiringnya ke Polsek Tombariri untuk proses hukum. "Sehubungan dengan kejadian tersebut Korban yang sedang bersama istri dan anak perempuannya yang masih kecil, merasa sangat ketakutan. Namun bersyukur karena pada saat kejadian Tim Satgassus Maleo melintas dan langsung bertindak sigap," bunyi postingan yang di-aprrove admin FB Maleo Polda Sulut. Pelaku digelandang Timsus Maleo ke Mapolsek Tombariri. Foto: Dok Maleo Sementara itu, korban DW dan istrinya mengaku bersyukur karena bisa lolos dari aksi kejahatan tersebut. "Bersyukur kepada Tuhan, karena Tuhan ada kirim bapak-bapak (Timsus Maleo)," ungkap DW dan istrinya. "Kalau nda, so nintau ada jadi apa tadi. Torang so minta-minta maaf," sambung istri DW, di hadapan petugas yang tampak mulai menangis karena kejadian yang tak diinginkan ini. "Puji Tuhan. Terima kasih Tuhan Yesus dan terima kasih Polri dan terlebih khusus Team Maleo Polda Sulut yang telah membantu, menolong saya dan istri serta anak saya... dalam peristiwa bahaya pengancaman benda tajam, pisau di Jalan Trans Sulawesi tepatnya di beton panjang/Tateli-Minahasa...pada tanggal 5-5-2021 sore," tulis korban DW di akun medsosnya sembari menyematkan tagar BRAVOteamMALEOPOLDASULUT.(gnr) Editor : Grand Regar
#POSTINGAN GRUP MALEO #Tanawangko #SENJATA TAJAM #Timsus Maleo #MANADO #TOMBARIRI #Facebook #POLSEK TOMBARIRI #KORBAN MENANGIS #TANGKAP TANGAN PELAKU #TINDAK PIDANA #KORBAN PENGHADANGAN #KORBAN PENGANCAMAN #PENANGKAPAN PREMAN #Polda Sulut