Viral Jokowi Ajak Beli Babi Panggang Untuk Dijadikan Oleh-oleh Mudik
Don Papuling• Minggu, 9 Mei 2021 | 00:12 WIB
Presiden JokowiMANADOPOST.ID - Sebuah video viral Presiden Joko Widodo (Jokowi), mengejutkan masyarakat Indonesia. Pasalnya dalam video yang beredar, Presiden Jokowi, mengajak masyarakat untuk membeli babi panggang (Bipang) Dimana dalam video promosi itu, Jokowi mengajak masyarakat untuk membeli babi panggang, yang bisa juga dibawa, sebagai oleh-oleh mudik. Diketahui Bipang adalah makanan khas Ambawang, Kalimantan Barat Presiden Jokowi Hal itu disampaikan Jokowi saat menyampaikan pidato dalam rangka peringatan Hari Bangga Buatan Indonesia yang diselenggarakan Kementerian Perdagangan. Potongan video Jokowi promosi babi panggang disebar warganet. Video itu telah diedit. Narasi pada caption video tersebut mempertanyakan mengapa Jokowi mempromosikan bipang Ambawang pada saat Lebaran. Menteri Perdagangan Muhammad Luthfi Minta Maaf Babi Panggang Potongan video Jokowi ajak beli babi panggang langsung diklarifikasi oleh anak buahnya, Menteri Perdagangan, Muhammad Luthfi. Ia mengatakan, maksud dari Presiden Jokowi adalah mengajak masyarakat Indonesia untuk mencintai dan membeli produk lokal. “Berkaitan dengan pernyataan mengenai Bipang Ambawang, kita harus melihat dalam konteks secara keseluruhan,” ucap Luthfi dalam video yang diunggah di akun Instagram miliknya, dikutip pojoksatu.id, Sabtu (8/5/2021). Muhammad Luthfi “Pernyataan Bapak Presiden ada dalam video yang mengajak masyarakat Indonesia untuk mencintai dan membeli produk lokal,” sambungnya. Menurut Luthfi, pernyataan Jokowi itu ditujukan kepada seluruh masyarakat Indonesia yang terdiri dari beragam suku agama dan budaya kuliner Nusantara dari berbagai daerah. “Jadi sekali lagi, kuliner khas daerah yang disebut Bapak Presiden dalam video tersebut adalah untuk mempromosikan kuliner Nusantara yang memang sangat beragam, tentu kuliner tersebut dikonsumsi dan disukai oleh masyarakat yang beragam pula,” jelasnya. Kendati demikian, Kementerian Perdagangan selaku penanggung jawab dari acara tersebut, memastikan bahwa tidak ada maksud apapun dari pernyataan Presiden tersebut. Luthfi menyampaikan permohonan maaf jika ada yang salah paham dengan pernyataan Jokowi terkait promosi babi panggang. “Kami meminta maaf sebesar-besarnya jika terjadi kesalahpahaman karena niat kami hanya ingin kita semua bangga dengan produk dalam negeri termasuk kuliner khas daerah, serta menghargai keberagaman bangsa kita,” tandas Luthfi. (pojoksatu) Editor : Don Papuling