Jokowi Dijerat Bipang Ambawang, Aktivis Ini Sebut Ada Upaya Pembusukan Presiden
Don Papuling• Minggu, 9 Mei 2021 | 04:44 WIB
Ilustrasi Babi PanggangMANADOPOST.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan babi panggang Ambawang (Bipang Ambawang), saat ini tengah menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Pasalnya beredarnya video kontroversial Presiden Jokowi yang mengajak masyarakat untuk membeli Bipang Ambawang mendadak viral. Ilustrasi Bipang Ambawang Meski saat ini Menteri Perdagangan, Muhammad Luthfi sudah meminta maaf, namun banyak pihak yang merasa keberatan. Bahkan ada yang menduga video viral Joko Widodo tersebut, sengaja disetting oknum tak bertanggung jawab untuk melakukan pembusukan terhadap presiden. Jokowi dalam siaran akun YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (25/4/2021). Hal ini diungkapkan Aktivis Petisi 28, Haris Rusly Moti. Dilansir dari pojoksatu, Haris mengatakan kasus 'Bipang Ambawang' adalah puncak gunung es berantaknya kabinet Presiden Jokowi "Persis saham blue chip yang meroket stabil, Bipang Ambawang saat ini tak tertandingi. Bipang Ambawang adalah puncak gunung es berantakannya kabinet @jokowi, terlalu banyak penyusup dan pembusukan, banyak juga penjilat, tapi yang paling banyak lagi adalah penggarong uang negara,” kata dia Haris Rusly Moti Tidak sampai di situ, dilansir dari akun Twitter miliknya @motizenchannel, Haris Rusly juga mengatakan, Kementerian Perdagangan dan Tim Komunikasi Istana Negara bisa saja dicurigai, diduga sedang melakukan pembusukan terhadap Presiden Jokowi. "Sepertinya ada pembusukan di lingkaran Istana, ada banyak yang sakit hati karena sudah menjilat tapi gak pernah diangkat jadi Menteri. Istana Negara sudah tak steril lagi, segera menjauh dari Istana Negara… He he he,” ucapnya. (dhe/pojoksatu/rmol) Editor : Don Papuling