Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Kutuk Israel Berjamaah, Netizen +62 Diajak Bersikap Bijak, Aktivis ProDem: Kita Juga Sering Melanggar HAM

Don Papuling • Minggu, 16 Mei 2021 | 15:19 WIB
Serangan udara yang dilakukan Israel di Gaza Utara.
Serangan udara yang dilakukan Israel di Gaza Utara.
MANADOPOST.ID - Konflik antara Israel dan kelompok teroris Hamas, di Jalur Gaza, Palestina tak hanya menimbulkan kegaduhan di Timur Tengah, namun hingga ke Indonesia. Pasalnya akibat konflik Israel dan Hamas, baik Netizen hingga Presiden Joko Widodo (Jokowi), mengutuk Israel secara berjamaah Sayangnya aksi kutuk Israel itu, justru seperti melempari kotoran ke wajah Indonesia, sebab ditengah masifnya pemerintah menyerukan pelanggaran HAM, di Indonesia justru segudang permasalahan menyangkut HAM, tak terselesaikan. Dikutip dari Jurnalpatrolinews Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule meminta masyarakat Indonesia tidak larut dalam kesedihan dan terus menerus menyampaikan sumpah serapah ke Israel. Ini lantaran di negeri sendiri juga telah terjadi tragedi kemanusiaan yang hingga sekarang tak terselesaikan. Bahkan praktik ini terus terjadi. Aktivis Iwan Sumule Mulai dari penggusuran paksa warga, perlakuan tidak adil, hingga pembungkaman aktivis demokrasi. Tragedi teranyar adalah peristiwa KM 50 Tol Cikampek yang menewaskan 6 laskar FPI. Sementara kasus yang lama adalah tragedi kemanusiaan Talangsari, Lampung tahun 1989. Di mana berdasarkan catatan Komnas HAM, tragedi Talangsari telah menelan 130 korban jiwa, 77 orang dipindahkan secara paksa, 53 orang dirampas haknya sewenang-wenang, dan 46 orang lainnya disiksa. “Tragedi Kemanusiaan Talang Sari Lampung, kurang apa ketika orang sedang shalat di masjid pun diberondong peluru,” tegas Iwan Sumule. “Jadi sebelum Israel hari ini melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan, kita juga sudah lebih dulu melakukannya,” tutupnya. Netizen Sulut Protes Langkah Pemerintah Terkait Konflik di Gaza Jokowi dalam siaran akun YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (25/4/2021). dikutip dalam kolom komentar Manado Post dengan judul ‘Presiden RI Jokowi Kutuk Kekerasan di Yerusalem, Kota Suci Agama Kristen, Islam, Yahudi’ para netizen Sulut mempertanyakan sikap pemerintah Indonesia menyikapi masalah Poso. “Yang di Poso dikutuk ngga?, jangan sibuk dengan berita luar negeri,” tulis akun Tedhy Fee di kolom komentar pemberitaan Manado Post. “Negara saja belum bisa menanggani Terorisme yang ada di Poso, mengakibat seorang terbunuh dan dipenggal kepalanya,” tambah akun Lena Lambe. “Beresin dulu urusan dalam negeri yang semrawut ini pakde, sebelum ngurusin urusan negara lain,” tulis akun Vicko Kusnan Mw. “Selesaikan dulu kasus terorisme di Poso, kasihan saudara-saudara kita disana hidup dalam ketakutan,” tulis Elfira Yunarti (tr-01/Jurnalpatrolinews) Editor : Don Papuling
#palestina #Lampung #teroris Hamas #jalur gaza #HAM #Komnas HAM #FPI #peristiwa KM 50 Tol Cikampek #Jokowi #Israel #kemanusiaan Talangsari #Presiden Joko Widodo