Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

MUJIZAT! Kisah Bocah Leonard Selamat Setelah Tenggelam 20 Jam di Kali

Grand Regar • Selasa, 18 Mei 2021 | 12:05 WIB
Tim SAR Gabungan, saat menemukan Leonard Laimeheriwa dalam kondisi selamat. Foto: Dok. TIM SAR
Tim SAR Gabungan, saat menemukan Leonard Laimeheriwa dalam kondisi selamat. Foto: Dok. TIM SAR
MANADOPOST.ID-Mujizat Tuhan menghampiri bocah 11 tahun bernama Leonard Laimeheriwa. Dia sempat tergelincir lalu tenggelam dan hilang sehari, saat mandi di sebuah kali di daerahnya di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (16/5), tepatnya di Desa Fatukanutu. Dengan tempat kejadian perkara (TKP) di Kali Bileno. Berikut cerita penyelamatan Leonard Laimeheriwa yang ditemukan selamat oleh Tim SAR Kabupaten Kupang, Polres Kupang, hingga personel Polda NTT. Awalnya Leonard Lemeriwa dilaporkan hilang oleh keluarganya ke tim SAR pukul 17.10 WITA. Pencarian berlangsung hingga malam. Mengingat kondisi sudah gelap pencarian dihentikan sementara. Lantas dilanjutkan lagi keesokan harinya, Senin (17/5). "Kami menerima laporan masyarakat satu orang tergelincir dan tenggelam saat mandi. Selanjutnya mereka minta bantuan pencarian dan evakuasi," sebut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kupang Emy Freezer. Dari video yang beredar, evakuasi Senin kemarin berlangsung penuh haru. Keluarga tampak menangis saat Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban Leonard Laimeheriwa dalam keadaan selamat. Adapun Peralatan Tim SAR yang digunakan untuk mencari Leonard Laimeheriwa yaitu, satu unit rubber boat, satu unit palsar air (peralatan selam), satu unit rescue car, alat komunikasi dan peralatan medis, satu unit truk personel. Polres Kupang membenarkan evakuasi Leonard Laimeheriwa. Tim SAR berhasil menemukan Leonard Laimeheriwa, pelajar asal Kelurahan Babau, Kecamatan Kupang Timur, yang hilang setelah tenggelam di Kali Bileno, Kecamatan Amabi Oefeto Timur. Pelajar SD itu ditemukan dalam kondisi selamat karena tersangkut di akar pohon. "Ditemukan pukul 11.00 WITA (Senin, red). Leonard hilang sejak kemarin sore (Minggu) sekitar pukul 15.40," beber Humas Polres Kupang Aiptu Randy Hidayat. Pencarian Leonard Laimeheriwa lanjut Hidayat, dilakukan sejak sore hingga malam. Kemudian, dilanjutkan pagi hari mulai pukul 8.00. Setelah ditemukan, Leonard Laimeheriwa langsung diserahkan ke orangtuanya Jidon Laimeheriwa (41), anggota TNI. "Keluarga telah melaksanakan ibadah syukur, karena Leonard Laimeheriwa di temukan dalam keadaaan hidup," tandas Randy. Diketahui, Masuk ke pusaran air, Leonard Laimeheriwa tersangkut akar pohon. Kapolsek Kupang Timur Iptu Victor Hari Saputra, menceritakan, Leonard sempat tersedot masuk ke dalam pusaran air. "Sampai di dalam air dia nyangkut di akar pohon dan kepalanya di atas. Sehingga bisa tetap bernapas," tuturnya. Saat tersangkut, Leonard Laimeheriwa tidak tidur semalaman dan terus memegang akar pohon. Karena arus air deras. "Sampai tim gabungan berhasil menemukan Leonard Laimeheriwa," tukasnya.(gnr) Editor : Grand Regar
#nusa tenggara timur #Polda NTT #Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kupang Emy Freezer #Jidon Laimeheriwa #Kecamatan Amabi Oefeto Timur. Pelajar SD #Anggota TNI #MUJIZAT #mandi #Polres Kupang #Desa Fatukanutu #selamat #Kali Bileno #Kali #NTT #Kisah #tersangkut #Kapolsek Kupang Timur Iptu Victor Hari Saputra #Kabupaten Kupang #Leonard Laimeheriwa #bocah #Humas Polres Kupang Aiptu Randy Hidayat #Tim SAR Kupang #Tenggelam 20 Jam