Kementerian PUPR Bangun Rusus Senilai 3,2 M untuk Nelayan Bolsel
Desmi Babo• Senin, 2 Agustus 2021 | 10:13 WIB
Gambaran Pembangunan rumah khusus (Rusus) di Desa Tabilaa, Kecamatan Bolaang Uki Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).MANADOPOST.ID---Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberikan bantuan 25 rumah khusus (Rusus) bagi masyarakat di Kecamatan Bolaang Uki Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Menurut Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Sulawesi I Hujurat Lohy melalui Kepala Seksi Wilayah I (Sulut) Suryati Utami Thalib, Rusus tahun ini diperuntukkan bagi nelayan di daerah perbatasan wilayah Sulawesi I. “Pembangunan Rusus ini merupakan bagian dari program pemerintah yaitu sejuta rumah untuk memenuhi kebutuhan khusus, yakni nelayan di Desa Tabilaa Kecamatan Bolaang Uki Kabupaten Bolsel. Rusus ini adalah satu-satunya program pembangunan rumah khusus yang dibangun tahun ini,” ungkap Thalib. Rusus yang dibangun dengan anggaran Rp 3,2 miliar tersebut, nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti pembangunan prasarana sarana dan utilitas seperti ketersediaan air bersih, pemasangan paving untuk jalan depan hunian, dan pembangunan drainase. “Diharapkan Rusus yang dibangun dapat memenuhi kebutuhan sosial dan ekonomi yang menunjang kehidupan penghuni dan masyarakat dengan tetap mengutamakan tujuan pemenuhan kebutuhan perumahan dan permukiman yang layak bagi para penghuninya,” jelas Thalib. Adapun jumlah Rusus yang dibangun yakni 25 unit rumah yang terdiri dari 12 tipe couple dan 1 tipe single. Masing-masing unit rumah berukuran tipe 28 meter kuadrat. Terdiri dari 2 ruang kamar tidur, 1 kamar mandi dan 1 ruang tamu. “Kami berharap agar pembangunan Rumah Khusus Perbatasan Sulawesi I ini bisa cepat selesai. Sehingga dapat dimanfaatkan sebagai tempat tinggal para nelayan di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan,” tutup Thalib Kasie Wilayah I BP2P Sulawesi I. Diketahui pelaksanaan pembangunan Rusus dilaksanakan selama 180 hari dan akan selesai pada Desember tahun ini. Editor : Desmi Babo