Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Satu Lagi Putra Sulut Sandang Bintang Satu, Brigjen TNI Yudianto Putrajaya, Mantan Dandim Manado

Chanly Mumu (UKW: 17401) • Rabu, 13 Oktober 2021 | 20:16 WIB
Brigjen TNI Yudianto Putrajaya.
Brigjen TNI Yudianto Putrajaya.
MANADOPOST.ID – Sulawesi Utra (Sulut) kembali berbangga. Salah satu putra terbaik Bumi Nyiur Melambai menyandang pangkat jenderal bintang satu TNI AD. Dia adalah Brigjen TNI Yudianto Putrajaya SE MM. Dilansir dari Dimensinews, prosesi kenaikan pangkat Danrem 102 Panju Panjung ini dikukuhkan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dalam Upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat Perwira Tinggi (Pati) TNI di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (13/10/2021). Diketahui, Yudianto kelahiran Manado 1970, keturunan Jawa. Dia merupakan lulusan Akmil 1993 kecabangan Infantri. Karir militernya dimulai dengan penugasan di satuan Kopassus selama 17 tahun. Dimulai dari Danunit, Danton, Danki, Kasi, Wadan, Komandan sekolah PARA sampai dengan Danyon 21 Group-1 Kopassus pada Tahun 2009. Setelah itu ia menjabat Pabandya Binkar Spers Kopassus. Tahun 2010 mendapat kepercayaan memimpin Kodim 1309/Manado hingga 2011. Selepas menjabat Dandim melanjutkan pengabdiaan di satuan Kostrad dengan jabatan Waaspers Kasdif-1/Kostrad, Waaspers Kas Kostrad, Aspers Kasdif-1/Kostrad sampai 2014. Setelah mengabdikan diri di satuan Kostrad dilanjutkan dengan mengemban jabatan di Kodam Jaya sebagai Aspers Kasdam Jaya. Kemudian kembali lagi menjabat di satuan Kostrad sebagai Aspers Kaskostrad pada 2015. Pada 2017 dia mendapatkan kepercayaan untuk memimpin Korem 101/Antasari di Kalimantan Selatan dan terus berkiprah menggelorakan Marwah Teritorial dengan motto “Bergerak” (Berjuang Gelorakan Rakyat). Momen yang menonjol dia menjabat Danrem 101/Antasari adalah bertepatan dengan pelaksanaan Hari Pangan Sedunia yang dilaksanakan di bumi Antasari. Tentunya ini menjadi tantangan dalam menyukseskan agenda yang berskala internasional tersebut. Namun berkat kerja keras, sinergi yang baik dengan pemerintah setempat dan dukungan dari semua komponen masyarakat HPS dapat diselesaikan dengan baik dan berhasil. Pada 2018 dia kembali mendapatkan amanah untuk mengabdikan diri di Mabesad sebagai Paban V/Bakti TNI Sterad. Akhirnya pada September 2021 mendapat promosi menjadi Danrem tipe A di Korem 102/Pjg Kalimantan Tengah. Sosok yang dikenal dekat dengan awak media ini telah melaksanakan berbagai penugasan operasi militer antara lain di Timor Timur 1996, di Irian Jaya 1998 dan di Aceh 2006. Pendidikan militernya selain Akmil, juga telah menjalani berbagai macam kursus atau pendidikan. Di antaranya Sussarcab 1994, Selapa 2002, Seskoad 2007, dan Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) di Lemhannas angkatan LXI, 2020. Jenderal bintang satu ini juga dikenal sebagai sosok tegas, disiplin tapi tetap ramah, sederhana dan mengayomi terhadap anak buahnya. Dia memiliki komitmen dan dedikasi luar biasa dalam pengabdiannya di institusi TNI AD. Memiliki passion yang kuat terhadap aktivitas pembinaan teritorial yang membuat dia dekat dan akrab dengan berbagai macam tokoh masyarakat, pejabat Kementerian/LPNK untuk selalu menjaga sinergitas TNI dengan semua komponen. Ini sesuai dengan motto yang diterapkannya saat ini yaitu: Korem 102 Panju Panjung BERKAH yang artinya Bermartabat, Elok, Religius, Kuat, Amanah dan Harmonis. Tentunya setiap keberhasilan yang diraih oleh sosok pecinta olahraga bersepeda ini tidak lepas dari peran penting dan dukungan dari sang istri tercinta Siti Sadiyah. Istrinya selalu setia menemani dan mensupport dalam menjalani tugas. Jenderal Yudianto dikarunia tiga orang putra/putri yaitu Adinda Putri Ramdhani, Dyfriq Akbar Adyahtra dan Adinda Putri Maulidya. (Dimensinews) Editor : Chanly Mumu (UKW: 17401)
#TNI AD #Yudianto Putrajaya #jenderal