Basuki Tjahaja Purnama alias AhokMANADOPOST.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) disinyalir marah dengan Basuki Tjahja Purnama alias Ahok. Hal itu terungkap dari pernyataan Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto yang menanggapi kisruh Komisaris Utama Pertamina, Ahok, dengan juru bicara Kementerian BUMN. Mulyanto mengatakan, bahwa komisaris ikut bertanggung jawab atas kinerja perusahaan yang dipimpin. Jadi bila beberapa waktu lalu Presiden Jokowi memarahi Direktur Utama Pertamina maka disinyalir itu artinya presiden sedang memarahi Dewan Komisaris pula. “Ahok harusnya paham dengan sistem tanggung renteng dalam pengelolaan perusahaan negara ini. Bukan malah bicara seolah dirinya bukan bagian dari Pertamina. Sebagai komisaris utama Ahok harusnya banyak bekerja bukan malah banyak bicara. Dia tidak bisa lepas tangan dengan kondisi Pertamina sekarang,” tegas Mulyanto, dilansir dari wartaekonomi.co.id, Rabu (8/12/2021). Mulyanto mengingatkan saat ini Pertamina punya tugas berat untuk menekan impor BBM termasuk gas LPG, yang selama ini menyumbang signifikan bagi defisit transaksi perdagangan, khususnya sektor migas. Pertamina juga harus melaksanakan transformasi pemanfaatan energi fosil menjadi energi yang lebih bersih melalui strategi transisi energi. Jadi ketimbang bising di media atau berpolemik dengan kementerian BUMN, yang merupakan induknya, Ahok diminta lebih baik fokus mendorong pembangunan kilang GRR Tuban. (wartaekonomi) Editor : Chanly Mumu (UKW: 17401)