Siap Mendunia, Wiski Wangae `Cap Tikus` Resmi Dipasarkan
Tanya Rompas• Rabu, 15 Desember 2021 | 20:02 WIB
Produk minuman beralkohol dengan label WangaEMANADOPOST.ID- Wiski Wangae kini resmi dipasarkan. Launching minuman berbahan dasar cap tikus produksi PT Hakato Artha Industri (HAI) ini digelar Rabu (15/12) malam di The Lotus Resort, Mokupa, Minahasa. CEO HAI Jimmy Cubertu, Direktur Roy Massie, dan GM Petrus Adam tampak bangga di atas panggung. Ketiganya menjawab detil pertanyaan MC. “Semua ini karena kebaikan Tuhan,” kata ketiganya. Wiski Wangae hadir untuk mengangkat kesejahteraan petani cap tikus. Bahan dasar cap tikus diambil dari Desa Wanga, Minsel. “Saya pilih nama lokal. Kenapa harus kebarat-baratan,” kata CEO Jimmy. “Dinamakan Wangae karena bahan dasarnya dari Desa Wanga, penghasil cap tikus terbesar di Sulut. Kenapa ditambah e, karena Wanga sudah ada dua. E artinya Esa. Jadilah Wangae,” tambah Petrus Adam. CEO Jimmy menceritakan detil sejarah pembuatan Wiski Wangae. Sebagai penikmat wiski puluhan tahun, dia sangat berkerinduan mengolah cap tikus. Minuman tradisional khas Sulut ini, sejatinya bikin sehat, kuat dan umur panjang. Asal tidak berlebihan. Sayangnya, aroma cap tikus tidak baik. Jimmy pun terbang ke Shanghai-Tiongkok, dan membawa 12 botol sebagai sampel untuk diolah. Ternyata bisa. Bau kurang sedap cap tikus bisa diminimize. Dia pun lantas belajar pengolahan wine ala Scotlandia. Dan, berhasil. “Dari perkawinan Scotlandia dan Minahasa, lahirlah Wiski Wangae,” tukasnya disambut aplaus para undangan. Rencananya, Wiski Wangae akan dipasarkan secara lokal, nasional dan international. “Kami siap go international,” tukas Direktur Roy Massie. Untuk sekarang ini, bisa didapati di cafe, resto, hotel dan resort. “Harganya terjangkau. Hanya Rp380 ribu per botol,” tukas Massie. Menariknya, saat pengurusan izin di kementerian, PT Hakato awalnya dianggap perusahaan asing. “Padahal Hakato adalah hasil karya torang,” timpal Petrus. Acara dihadiri Wali Kota Manado Andre Angouw, Bupati Minsel Frangky Wongkar, Kepala BNP Sulut Brigjen Pol Jeffry Lasut dan sejumlah undangan. Wali Kota Andre Angouw yang didaulat membawakan sambutan memberi apresiasi. Wiski Wange dapat mengangkat kesejahteraan warga, khususnya petani. Selain itu, wisatawan yang berkunjung di Manado dan Sulawesi Utara, dapat menjadikan Wiski Wange sebagai oleh-oleh.(*) Editor : Tanya Rompas