Pdt Hein ArinaMANADOPOST.ID - Pdt Hein Arina terpilih Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) 2022-2027 saat Sidang Majelis Sinode (SMS) ke-81 GMIM, Rabu (30/03/2022), di Grand Kawanua Convention Center, Manado. Ketua BPMS GMIM 2018-2022 ini masih sulit digoyahkan dan menang satu putaran. Dipilih 1.560 suara atau 83 persen, dari 1.876 peserta SMS GMIM. Terpilihnya Arina sesuai prediksi, sebab saat penominasian, ada 972 suara bagi doktor teologi lulusan Presbyterian University and Theological Seminary Korea Selatan ini. Nominator tertinggi merupakan modal kuat. Pdt Arina sendiri lahir sebagai anak petani. Usai meraih sarjana teologi di Univesitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT), pria kelahiran 27 Mei 1974 di Desa Temboan, Kecamatan Langowan Selatan, Kabupaten Minahasa ini menimba ilmu strata dua dan tiga di Presbyterian University and Theological Seminary. Doktor teologi ini memiliki keluarga bahagia bersama istri Pdt Vanny Suoth dan tiga anak, Kristi, Kim dan Gemmy. Karier pelayanan awal di GMIM Bait-El Kamasi Wilayah Tomohon Dua. Sempat dipercayakan menjadi Dekan Fakultas Teologi di Univesitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT), hingga Rektor UKIT. Di periode 2018-2022, Pdt Arina mendorong GMIM menjadi gereja besar. Sudah ada 1.049 jemaat dan 141 wilayah. Terkait pembangunan, Asrama UKIT, Gedung Women and Children Shelter GMIM, Gedung Pascasarjana UKIT, Kampus Baru UKIT, Mission Center GMIM jadi buah karya BPMS yang dipimpinnya. "Sudah terpilih Pdt Hein Arina Ketua BPMS 2022-2027," ujar Anggota SMS ke-81 GMIM Pnt Albert Reo. (*) Editor : Filip Kapantow