Modusnya? Diawali dengan berbohongnya oknum pekerja leasing, mereka akan mengontak debitur lalu menyuruh korban agar membawa kendaraannya ke kantor.
Oknum ini akan memberikan alasan, mereka akan mengecek nomor mesin dan rangka, setelah itu akan dihitung lagi angsurannya biar lebih ringan.
“Ujung-ujungnya saat tiba di leasing, kendaraan kami dipinjam kuncinya. Lalu langsung dibawa kabur ke tempat penampungan mobil milik leasing,” ungkap korban JR, warga Minahasa kepada Manado Post.
Menurutnya, leasing tersebut ada di Kota Manado. “Di Paal Dua,” ungkapnya lagi. “Mudah-mudahan polisi mendengar keluhan kami. Bayangkan kami jauh-jauh dari kampung. Hampir tak bisa pulang karena bingung mau naik apa. Tak punya hati,” keluhnya.
“Leasing penipu. Jangan percaya kalau mereka ajak mau periksa nomor mesin dan rangka. Itu mereka bohong. Mobil kami buktinya, langsung ditahan oleh mereka,” pungkasnya.(gnr)
Editor : Grand Regar