Mantos, Four Points, Manado Post Buka Puasa Bersama Anak Yatim Piatu dan Anak Loper Koran
Tanya Rompas• Senin, 17 April 2023 | 09:48 WIB
Dari kiri, GM Mantos Yono Akbar, GM Four Points Syamsuryadi, Dandim Manado Letkol Inf Himawan Teddy Laksono, Dirut Manado Post Marlon Sumarauw, Ketua MUI Sulut KH Abd Wahab Abd Gafur LC, Owner PT Gerbang Nusa Perkasa Hengky Wijaya, Direktur Operasional MaMANADOPOST.ID— Pemandangan indah bernuansa kekeluargaan dan persaudaraan tersaji di buka puasa bersama (bukber) anak yatim dan anak loper koran gagasan Manado Town Square, Four Points Hotel dan Manado Post, akhir pekan lalu. Kegiatan keagamaan bertemakan: Menjalin Silaturahmi untuk Meraih Berkah Ramadhan ini, menampilkan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulut KH Abd Wahab Abd Gafur sebagai penceramah. Photo Bukber para anak yatim piatu dan anak loper koran ini, dilaksanakan di Lantai Lima di Four Points by Sheraton Manado, Jumat (14/4). Hadir dalam kegiatan ini Owner PT Gerbang Nusa Perkasa Hengky Wijaya, Direktur Operasional Mantos Rudini Wijaya, GM Mantos Yono Akbar, GM Hotel Four Points by Sheraton Syamsuryadi, Direktur Utama Manado Post Marlon Sumaraw, Pemimpin Redaksi Manado Post Tommy Waworundeng. Sedangkan dari tamu undangan hadir sekaligus memberikan ceramah yakni Ketua MUI Sulut KH Abd Wahab Abd Gafur LC dan Komandan Kodim (Dandim)1309/Manado Letkol Inf Himawan Teddy Laksono serta undangan lainnya. Buka puasa bersama kali ini bertujuan untuk berbagi kasih bagi yang kurang beruntung di Bulan Ramadan. Berbagi kasih diberikan oleh Manado Town Square, Hotel Four Points dan pimpinan Manado Post. Photo Direktur Operasional PT Gerbang Nusa Perkasa Hengky Wijaya dalam sambutannya, menyampaikan syukur saat ini semua bisa bekerja kembali secara normal pasca covid-19. "Ibadah ini bagian dari syukur kita kepada Tuhan karena sudah bisa melewati Covid 19 dan sudah bisa bekerja. Karena itu mari kita bekerjasama untuk kemajuan daerah dan kemajuan bangsa Indonesian," ujar Om Hengky, sapan akrab salah satu tokoh masyarakat Sulut ini. Sesepuh masyarakat Tionghoa Sulut ini menambahkan, kegiatan ini bagian dari silaturahmi. "Acara buka puasa bersama ini sebagai bentuk kepedulian guna menjaga tali silaturahmi antara Manado Town Square dengan Majelis Ulama Indonesia Sulawesi Utara, dengan Manado Post dan pihak keamanan di Kota Manado," ucap Wijaya. Photo Acara buka puasa ini juga sudah sering dilaksanakan sejak Mantos berdiri. Sementara Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulut KH Abd Wahab Abd Gafur dalam ceramahnya, mengupas Istiqomah dalam Beribadah. “Kita harus Istiqomah dalam beribadah. Kukuh dalam pendirian dan konsekuen dalam tindakan,” katanya. KH Abd Wahab yang juga sebagai staf khusus Gubernur Olly Dondokambey ini dalam pesan Ramadhannya, turut mengisahkan tentang berdirinya Badan Kerjasama Antar Umat Beragama (BKSAUA) pada 1969 di masa Gubernur HV Worang. “BKSAUA adalah produk Sulut. Pertama dan satu-satunya di Indonesia. Dari BKSAUA Sulut inilah kemudian lahir FKUB di seluruh provinsi Indonesia,” katanya seraya menyebut DS Rein Markus Luntungan, KH Abraham dan Pdt WA Roeroe sebagai pencetus. Photo Saat Pemerintah RI resmi membentuk FKUB di seluruh provinsi se Indonesia, sempat terangkat wacana membubarkan BKSAUA. Hanya saja, banyak tidak setuju. Sebab cikal bakal lahirnya FKUB adalah BKSAUA setelah Kementerian Agama RI datang berstudibanding dan melihat langsung. KH Abd Wahab banyak mengulas tentang perdamaian agar diketahui generasi milenial. Sebut saja sewaktu pecah kerusuhan di Indonesia dan Sulut banjir pengungsi, Gubernur EE Mangindaan mempopularkan Torang Samua Basudara. Dan sekarang lebih komplit lagi Gubernur Olly Dondokambey dengan Torang Samua Ciptaan Tuhan. Menurutnya, agama harus jadi perekat kedamaian. Sebab semua umat beragama percaya Tuhan. Dia mengisahkan tentang Adam dan Hawa, hingga ke Nabi Ibrahim atau Abraham. Ibrahim atau Abraham memperanakkan Ishak lewat istrinya Sara, hingga lahir Nabi Isa Almasih atau Yesus Kristus. Dan Ibrahim atau Abraham memperanakkan Ismael lewat istrinya Hagar hingga lahirlah Nabi Muhammad. “Jadi sesungguhnya kita semua ini adalah satu dalam persaudaraan,” katanya. Itu sebabnya Uni Emirat Arab baru-baru ini meresmikan Abrahamic Family House, sebuah tempat berdirinya Masjid, Gereja dan Sinagog. “Ini pertama di dunia. Dan berdiri di Timur Tengah, Uni Emirat Arab,” katanya lagi. (*) Editor : Tanya Rompas