Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kementan RI Profesor Dedi Nursyamsi, yang mewakili Menteri Pertanian Profesor Syahrul Yasin Limpo.
Acara penyerahan penghargaan ini dilaksanakan dalam rangka penutupan Penas Petani Nelayan XVI Tahun 2023 di Lanud Tabing Kota Padang. Gubernur Olly Dondokambey dinilai telah aktif mendorong perkembangan sektor pertanian di Sulut, yang merupakan kekuatan ekonomi daerah tersebut.
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa sektor pertanian memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi Sulut, dengan 70% kontribusi berasal dari tanaman keras dan tanaman holtikultura.
Keberhasilan sektor pertanian dalam memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan telah membantu pertumbuhan ekonomi Sulut dan mempertahankan lapangan kerja masyarakat, terutama di tengah pandemi COVID-19.
BPS mencatat bahwa sejak tahun 2020, sektor pertanian telah menyerap 275.500 tenaga kerja, yang merupakan 23,75% dari total tenaga kerja Sulut sebanyak 1,16 juta orang.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Sulut juga menghadapi ancaman kerawanan pangan di berbagai belahan dunia dengan berbagai program, termasuk program "Mari Jo Bakobong" yang mengajak masyarakat untuk aktif berkebun. Diharapkan bahwa Sulut dapat menjadi daerah yang memiliki kedaulatan pangan yang terjaga.
Gubernur Olly Dondokambey telah merespon arahan pemerintah pusat dengan memadukan program-program ini dan mendorong pegawai negeri sipil (PNS) untuk berkebun.
Gubernur Olly Dondokambey menyatakan bahwa anggota Korpri Sulut tidak hanya melayani dengan tulus, tetapi juga mendukung program pembangunan dan memacu sektor ekonomi.
Ia menekankan pentingnya memanfaatkan lahan pertanian dan perkebunan dengan optimal dan melibatkan seluruh masyarakat dalam upaya ini.
"Saya berharap bahwa penghargaan ini akan meningkatkan produktivitas pertanian di Sulut dan mendorong peningkatan kesejahteraan petani serta pengembangan industri pertanian melalui peningkatan kapasitas dan aksesibilitas petani terhadap teknologi," ungkap Olly Dondokambey.
Penghargaan juga diberikan kepada petani, kelompok tani, penyuluh pertanian, pelaku usaha pertanian, PNS, dan kepala daerah yang telah aktif dalam mendukung dan menyukseskan sektor pertanian di Indonesia.
Dalam penutupan Penas Petani Nelayan XVI Tahun 2023, Profesor Dedi Nursyamsi menyatakan bahwa Kota Padang merupakan daerah yang telah sukses melaksanakan kegiatan ini, dengan persiapan yang baik dan prasarana yang memadai. Ia juga memuji kehadiran petani-petani milenial yang menjadi kekhasan Penas XVI di Padang.
Dengan prestasi ini, "Sebagai gubernur akan terus berkomitmen untuk memajukan sektor pertanian di Sulut dan menjaga kedaulatan pangan daerah tersebut," pungkasnya.(gnr)
Editor : Grand Regar