MANADOPOST.ID--September ini, Kepala Daerah produk Pilkada 2018 berakhir masa jabatan dan bakal diisi oleh penjabat, yakni pejabat eselon II untuk bupati/wali kota.
Kemendagri sedang menggodoknya dan Dirjen Otonomi Daerah Drs Akmal Malik menegaskan, para penjabat kepala daerah fokus untuk pelayanan kepada masyarakat.
Di Sulut, sejumlah kepala daerah akan mengakhiri masa jabatan seperti Minahasa, Kotamobagu, Bolmong Utara, Sitaro, Minahasa Tenggara, dan mungkin Talaud.
Sesuai ketentuan, ada tiga pintu yang menentukan nama penjabat yakni, DPRD, Gubernur, dan Mendagri.
Sejumlah birokrat perempuan ikut menyeruak menjadi kandidat penjabat kepala daerah. Selain Kadis Pendidikan Sulut Femmy Suluh, dua nama baru muncul.
Yakni Kadis Tenaga Kerja Sulut Rachel Rotinsulu dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Sulut Syalom Korompis.
Baik Femmy, Rachel, dan Syalom, ketiganya adalah birokrat perempuan yang profesional dan qualified.
Selain mereka, ada staf ahli Kartika Devi Tanos, Sekretaris DPRD Sulut Sandra Moniaga, hingga Kadis Pemberdayaan Perempuan Wanda Musu.(*)
Editor : Clavel Lukas