MANADOPOST.ID--Pelantikan 9 Penjabat Gubernur oleh Mendagri Jenderal Pol (Purn) Tito Karnavian baru-baru ini memberi harapan baru bagi ASN dan rakyat jelang pesta demokrasi 2024.
Pasalnya, wajah-wajah dan track record para penjabat yang ditunjuk Mendagri Tito Karnavian itu, relatif jauh dari kesan adanya titipan politik untuk kepentingan Pemilu dan Pilpres 2024.
“Saya melihat Mendagri Jenderal Tito betul-betul menjaga wibawa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi. Terkesan menolak lobi politik dan mengharamkan titipan nama. Saya yakin penunjukan penjabat bupati dan wali kota jelang hajatan politik akan seperti ini juga,” kata Julius R, akademisi Unsrat.
Tak pelak, keputusan Mendagri Tito Karnavian yang nota bene banyak melakukan terobosan besar sewaktu menjabat Kapolri RI, membawa harapan baru, juga besar, dari ASN dan rakyat.
“Pelantikan Penjabat Gubernur telah sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku,” tegas Mendagri Tito dalam IG resmi Kemendagri RI serta meminta penjabat gubernur yang dilantik tetap bersikap netral.
Menurutnya, kinerja penjabat akan banyak diawasi berbagai pihak. Termasuk Kemendagri RI akan mengevaluasi kinerja para penjabat gubernur.
Seperti diketahui, sebelum-sebelumnya netralitas penjabat dan ASN boleh dikata hanya lips service dan jargon semata. Terjadi politisasi birokrasi, khususnya daerah yang dipimpin figur politik.
ASN dibuat tak berdaya dan mau tak mau harus loyal mengikuti arahan kepala daerah politik. Bila ASN bersikap netral dan profesional, malah bakalan kena demosi hingga mutasi.
Sekjen Kemendagri Suhajar Diantoro menekankan netralitas ASN dalam Pemilu dan Jaga Kepercayaan Publik.
“Netralitas ASN perlu dijaga untuk memastikan keadilan dan kesetaraan dalam pemilu terwujud dengan baik. Di era modern, ASN didefinisikan sebagai suatu korps pegawai yang khusus dilatih, diuji, dan diangkat independen oleh pemerintah. Karena itu, mereka harus memberikan pelayanan kepada masyarakat secara adil,” katanya.
Rakyat menaruh harap terjadi lompatan kemajuan di bidang pemerintahan, khususnya netralitas ASN di Pemilu. Karena pada akhirnya akan lahir pemimpin hebat di semua lini, produk pemilihan yang netral tanpa tekanan intervensi.
“Titik cerah sudah nampak terlihat. Semoga akan terwujud di 2024 dan seterusnya,” kata Ronald K, warga Sulut.(*)
Editor : Clavel Lukas