MANDOPOST.ID-Bani Israel berapa kali berusaha dimusnahkan oleh bangsa bangsa lain di sekitar. Tetapi Israel sampai saat ini masih tetap ada. Bahkan Bangsa yang sudah ada sejak sekira 4 000 tahun silam ini, tetap mempertahankan bahasa dan kepercayaannya.
Sebaliknya beberapa bangsa yang berusaha memusnahkan Israel, sekarang sudah tidak ada. Seperti bangsa Asyur, Babel, dan lain sebagainya.
Berikut bangsa bangsa yang pernah berusaha memusnahkan Israel:
ISRAEL 1948 M
Setelah kurang lebih 1878 tahun terusir dari Tanah Israel (tahun 70 Masehi dihancurkan Romawi lewat Titus. Bait Allah kedua ikut dimusnahkan). Pada tahun 1948 David Ben Gurion memimpin Bani Israel untuk kembali ke tanah perjanjian dan membangun kembali tanah tersebut.
Masa Ottoman Turki 1517-1913 M
Ottoman mengalahkar Mameluk dan merebut Israel. Sultan Sulieman membangun kembali dinding Yerusalem. Beberapa penguasa lainnya mengikuti tanpa ada keinginan untuk membangun kembali atau memperbaiki Yerusalem.
Masa Mameluk 1250-1517 M
Kerajaan Yerusalem yang dikuasai Tentara Salib akhirnya bubar sesudah Ako jatuh ke tangan Mamluk dan Tentara Salib hengkang dari Tanah Suci pada tahun 1291.
Masa Perang Salib 1099-1250 M
Paus Urban II mengajak pembebasan tempat-tempat suci umat Kristen di Yerusalem.
Masa Awal Arab 640-1099 M
Pasukan Umar bin Katab menyerang kekaisaran Romawi yang sudah melemah di Yerusalem. Dinasti Umayah, Abasiyah dan Fatimiyah berdir.
Banyak gereja yang dihancurkan dan Turki menghalang-halangi peziarah Kristen untuk mengunjungi Kota Suci Yerusalem.
Masa Bizantium 324-640 M
Konstantin memindahkan ibukota Romawi ke Bizantium (Konstantinopel). Kristen menjadi agama resmi negara. Gereja berkembang sangat
cepat. Ada dua serangan yang merusak- Revolusi Samaria (529) dan serangan Persia (614).
Masa Romawi 63 SM -324 M
Pompei merebut Yerusalem, Romawi penggunakan daerah ini sebagai penyangga bersama Kekaisaran Parthian. Herodes dengan loyalitas yang kuat kepada Romawi.
Roma dipimpin oleh tangan besi. Yahudi memberontak dan Titus menghancurkan Bait Allah kedua dan membunuh penduduk Yerusalem yang tidak sempat melarikan diri.
Yahudi memberontak di bawah pimpinan Bar Kochba. Hadrian menghancurkan Yerusalem dan menamakan kota ini sebagai Alia Capitolina. Negeri ini kemudian menolak kehadiran kekaisaran. Kaum Yahudi pindah ke Galilea.
Masa Yunani 332-63 SM
Aleksander Agung dalam perjalanannya untuk menaklukkan Mesir, mampir di Israel. Tapi Yerusalem membuka gerbangnya dan menyerah pada Aleksander.
Menurut Yosephus, Aleksander diperlihatkan buku ramalan Daniel, mungkin bab 8, yang isinya adalah bahwa seorang raja Yunani yang kuat akan datang dan menaklukkan Kekaisaran Persia.
Setelah melihat isi buku tersebut, Aleksander mengampuni Yerusalem. Tidak ada pembunuhan penduduk setempat, tapi Yerusalem dan Israel tetap di bawah kekuasaan Yunani.
Periode Persia 538-332 SM
Persia tidak berusaha memusnahkan Israel. Tetapi Persia malah membela Israel. Bahkan Raja Persia Koresh Agung sempat dianggap Mesias.
Sebab saat ditahan Babel beberapa orang Yahudi diizinkan oleh Cyrus (yang telah menyerbu Babel setahun sebelumnya), untuk kembali ke
Yudea. Nehemia menjadi Gubernur untuk pembangun kembali Yerusalem. Dan Ezra membangun kembali Bait Allah.
Filistin, Asyur, dan Babel 1200-586 SM
Israel tinggal di desa-desa di bukit dan Filistin tinggal di sepanjang pantai dataran rendah di Selatan. Pemerintahan kerajaan cukup adil hinga
akhirnya tekanan dari musuh Israel membuat sistem monarki menjadi lebih menarik bagi masyarakat. Saul menjadi raja Israel yang pertama.
Daud memperluas kerajaan. Bangsa Filistin sempat akan memusnahkan Israel. Tetapi Raja Daud menghancurkan Filistin setelah mengalahkan Goliat. Anak Daud yakni Salomo memperluas imperium.
Asyur dan Babel.
Kerajaan Israel terpecah dua setelah kematian Salomo. Anak Salomo Rehabeam naik tahta. 9 suku memanggil Yerobeam dan mendirikan Israel Utara dengan ibukota Samaria. 3 suku (Yahuda, Benyamin, Lewi) mendirikan Israel Selatan atau Yudea dengan ibukota Yerusalem dipimpin anak Salomo Rehabeam.
Kemudian Asyur menyerbu Israel Utara. 9 suku hilang. Dan Babel menyerbu Yudea, menghancurkan Yerusalem dan Bait Allah. Penghuninya dibuang.
Abraham dan Musa 2800-1200 SM
Kekaisaran berkembang di Mesir (yang mengendalikan jalan raya sepanjang pantai) dan Mesopotamia (yang membuat jalan dagang di delta sungai Efrat dan Tigris yang subur).
Kota Kanaan berkembang pesat. Keturunan Abraham yakni Yakub dari Tanah Kanaan oleh Yusuf diajak pindah ke Mesir karena kelaparan.
Setelah Yusuf mati, Bani Israel (bani Yakub) dijadikan budak. Setelah 450 tahun di tanah perbudakan, Musa memimpin orang-orang keluar dari Mesir, dan kembali ke tanah Kanaan (Kejadian 12-50). (*)