Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Melihat Dari Dekat Kemajuan Tiongkok, 25 Siswa Sekolah Lokon Antusias Ikuti Summer Camp

Julius Laatung • Selasa, 17 Oktober 2023 | 09:41 WIB
TAMBAH ILMU: Rombongan Summer Camp to China dari Sekolah Lokon St Nikolaus saat berada di Nanchang University. Dok Losnito for MP.
TAMBAH ILMU: Rombongan Summer Camp to China dari Sekolah Lokon St Nikolaus saat berada di Nanchang University. Dok Losnito for MP.

MANADOPOST.ID--Sebanyak 25 siswa Sekolah Lokon St Nikolaus mengikuti Summer Camp di Tiongkok, tepatnya di Universitas Nanchang Provinsi Jiangxi. Kegiatan yang tahun ini masuk gelaran ke-4 sejak kali pertama bergulir di Tahun 2017 silam. Bertujuan untuk memperkenalkan dan mengenal pola belajar, budaya serta berbagai kemajuan di negeri Tiongkok, yang dikenal sebagai salah satu negara paling berpengaruh di dunia.

 

Disampaikan Kepala Rombongan Summer Camp Mr Jimmy Pontoan, pelaksanaan kegiatan dimulai sejak tanggal 9 Oktober dan nantinya berakhir pada tanggal 21 Oktober mendatang.

 

"Ini program Summer Camp ke-4 sejak tahun 2017 dan baru tahun ajaran ini dilaksanakan lagi setelah sempat terhalang pandemi Covid-19," ungkap Pontoan. 

Antusiasme dan pengalaman unik serta luar biasa pun dirasakan para peserta summer camp. 

"Kampusnya lebih dari 300 hektar dengan mahasiswa lebih dari 70 ribu, baik dari Tiongkok maupun international. Hebatnya saya bisa mendengarkan pengalaman menarik dari para mahasiswa Indonesia," ungkap siswa Carrie Lumunon.

Senada dengan Carrie, peserta lainnya Keysia Rawung tak menyangka bisa melihat kemajuan Tiongkok secara langsung. "Kampusnya seperti kota sendiri. Saya ke business street, banyak toko dan terutama makanan khas yang enak dan murah. Disediakan khusus untuk para mahasiswa dan staf di sini, " ungkap putri asal Tomohon ini. 

Kembali dijelaskan Mr Jimmy Pontoan, yang juga Direktur Pengembangan dan Kerja Sama Yayasan Pendidikan Lokon (YPL) ini.Hadirnya ajang Summer Camp, berkat kerja sama antar Sekolah Lokon St. Nikolaus, Yayasan Pendidikan Lokon dengan Confucius Institute China, Hanban Beijing, Confucius Institute Universitas Hasanuddin Makassar dan Universitas Nanchang.  

"Para siswa mendapatkan pengalaman hidup international, khususnya tentang China, budaya dan etos kerja keras masyarakatnya yang sangat kuat. Tidak heran negara ini jadi salah satu negara terkuat dalam berbagai bidang saat ini, " terangnya 

Photo
Photo

Di Universitas Nanchang, dilanjutkannya, para siswa Sekolah Lokon St. Nikolaus belajar Bahasa Mandarin, budaya China seperti makanan, kesenian opera, Cutting paper, seni dan musik, dan masih banyak lagi. Pembelajaran ini diberikan langsung oleh para guru dan instruktur kompeten dari Kampus yang terletak di Kota Nanchang dengan julukan Kota Pahlawan dan Kota Danau," terang Mr Jimmy Pontoan.

Ditambahkan Mr Jimmy Pontoan, para siswa menikmati berbagai kunjungan ke beberapa tempat wisata yang sangat ikonik dan terkenal seperti Tembok Raksasa (Great Wall of China), Tian An Men Square Forbidden City dan lain-lain.

"Selama sehari peserta summer camp juga belajar bersama dengan siswa di SMA Afiliasi Universitas Nanchang yang punya lebih dari 4.000 siswa. Para siswa mengikuti pelajaran di kelas-kelas, bermain seni dan musik. Mereka saling bertukar pengalaman," tambahnya.

Gelaran Summer Camp 2023 ini, kata Mr Jimmy Pontoan, adalah tanda penerimaan yang luar biasa dari rekan-rekan pimpinan institusi pendidikan di Tiongkok. Atas komitmen Sekolah Lokon dalam memajukan persahabatan para siswa dan pendidik antar kedua negara sebagai tujuan pertama kolaborasi ini. "Tujuan kedua adalah bekerja sama di bidang pendidikan dan budaya untuk kemajuan hidup para siswa khususnya," sebut Mr. Pontoan.

Diketahui, bahwa Sekolah Lokon St. Nikolaus menyelenggarakan kursus Mandarin intensif bagi siswa, guru atau karyawan yang ingin belajar Bahasa Mandarin. Bisa untuk peserta umum, pengajarnya adalah native speaker dan master degree dalam bidang pengajaran Mandarin bagi penutur asing.

"Kami memiliki otoritas ujian HSK yaitu ujian kompetensi bahasa Mandarin standar negara Tiongkok," tutur Pontoan yang juga memimpin Lokon Chinese Teaching Site ini.

Atas komitmen dan konsistensi Sekolah Lokon St Nikolaus terhadap pembelajaran Bahasa Mandarin.Pihak Pemerintah Tiongkok melalui Hanban Beijing, Confusius Institute dan Universitas Nanchang Mr Lu Kemin selaku Secretary of CPC Committee at International Education Language, mengapresiasi sekolah yang sangat menekankan pendidikan karakter melalui pola hidup disiplin berasrama ini. 

SAMBUT BAIK: Secretary of CPC COMMITTEE at International Education Language Mr Lu Kemin saat memberikan sambutan bagi rombongan Summer Camp.
SAMBUT BAIK: Secretary of CPC COMMITTEE at International Education Language Mr Lu Kemin saat memberikan sambutan bagi rombongan Summer Camp.

Sementara itu, Perwakilan Confucius Institute Laoshi Ms Wang Ming Ming menyampaikan, Sekolah Lokon adalah satu-satunya sekolah di Sulut yang menjadi pusat pengajaran Bahasa Mandarin di bawah Confucius Institute.

"Lokon Chinese Teaching Site menyelenggarakan pembelajaran Bahasa Mandarin bagi seluruh siswa, juga pengenalan budaya dan warisan luhur negara Tiongkok yang mendunia," kata Laoshi Wang bersama dua guru lainnya dari Universitas Nanchang sangat bangga menjadi Guru Bahasa Mandarin di sekolah sarat prestasi di kawasan Indonesia Timur ini. (yol)

Editor : Julius Laatung
#Nanchang University #Sekolah Lokon St Nikolaus #Losnito #Yayasan Pendidikan Lokon #Tiongkok