MANADOPOST.ID-Kanwil Bea Cukai Sulawesi Bagian Utara (Sulbagtara) meningkatkan leadership di jajarannya. Dalam inovasi tersebut, menggandeng narasumber yang luar biasa.
Berbalut kegiatan bincang eksekutif Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Sulut. Hal ini untuk meningkatkan leadership para pimpinan terkait yang ada di bumi nyiur melambai.
Terundang juga peserta adalah para pejabat administrator jajaran Kementerian Keuangan yang ada di Sulut. Ada eselon III yang akan mengambil keputusan di masing-masing unit vertikal yang ada. Baik dari Kantor Bea dan Cukai, Pajak, Perbendaharaan dan Badan Diklat.
Diketahui dalam kegiatan tersebut, dilatarbelakangi diskusi untuk mempererat sinergitas dan kolaborasi para pejabat yang ada. Juga pengembangan berkelanjutan kapasitas kepemimpinan, termasuk kompetensi managerial dalam berkomunikasi, orientasi, pengelolaan, perubahan dan pengambilan keputusan.
Maka Selasa (24/10) kemarin, terlaksana di lantai 1 gedung Keuangan Negara yang ada di bumi nyiur melambai. Berlangsung seru dan menarik, baik narasumber dan peserta meluapkan apa yang menjadi pemikirannya, untuk membangun leadership dalam lingkungan kerja.
Disampaikan Kakanwil Direktorat Jendral Bea Cukai Sulawesi Bagian Utara Erwin Situmorang, bahwa tujuan kegiatan ini untuk menambah pengetahuan.
"Mumpung kita punya teman yang punya kemampuan untuk berbagai ilmu, ya kita diskusi. Maka kita kerjasama dan sangat bermanfaat ilmu yang diberikan," katanya.
"Terkait dengan leadership di jajaran kita. Jadi selama ini masih berpikir bagaimana hubungan kolaborasi antara swasta dan pemerintah. Ternyata swasta punya banyak ilmu, maka kenapa tidak kita manfaatkan. Terutama ilmu untuk leadership," tambahnya.
Pun dengan terlaksananya kegiatan kemarin, Situmorang berharap, akan membawa dampak positif kedepannya. "Ternyata ada angle yang berbeda. Selama ini kita pemerintah selalu berpikir punya ilmu sendiri, ternyata tidak juga. Sebenarnya semua ilmu sama, hanya terkait bagaimana kita memanfaatkan Ilmu tersebut. Untuk masing-masing tujuan kita," ungkapnya.
Sementara itu, President Commissioner PT Jobubu Jarum Minahasa Nico Lieke yang jadi narasumber menegaskan, bahwa Bea Cukai merupakan institusi yang luar biasa. Pun menurutnya bagimana saling tukar pikiran antara pemerintah dan swasta.
"Kita tukar pikiran dan belajar dari Bea Cukai dan pemerintah, bagaimana berpikir terstruktur dari sisi pandang pasti pemerintah. Kita bagi bagaimana berpikir terstruktur dari sisi pandang swasta. Kita lihat bisa saling mengisi. Karena pemerintah tanpa swasta akan sedikit sulit dan swasta tanpa pemerintah tidak bisa hidup," singkatnya.(rez)
Editor : Tommy Waworundeng