MANADOPOST.ID--Ketersediaan layanan jasa telekomunikasi mumpuni, berubah bak jadi kebutuhan primer di era digital masa kini. Namun begitu, tersedianya layanan telekomunikasi khususnya layanan internet optimal, sepertinya belum dirasakan sebagian masyarakat di Kota Tomohon.
Parahnya lagi, kondisi lambat loading alias lalod, dirasakan sejumlah masyarakat di kompleks pemerintahan Kota Tomohon. Inkonsistensi jaringan menghambat masyarakat mengakses informasi dan berkomunikasi.
"Aneh kok dekat kantor pemerintahan tapi kualitas layanan jaringan telekomunikasi justru lalod," ketus Simson G, warga Kelurahan Kamasi.
"Miris kondisi ini, harusnya makin dekat kantor pemerintahan support jaringan internet makin bagus, ini justru sebaliknya," katanya lagi.
"Kami juga di kelurahan Kolongan Satu tak jarang sering hilang jaringan. Ada kadang-kadang, tapi tidak full," tukas warga lainnya.
Menyiasati kondisi itu, permintaan kepada perusahaan jasa telekomunikasi untuk dipasangkan internet pasca-bayar juga ditempuh warga. Alih-alih mendapatkan layanan meski harus merogoh kocek lebih, perusahaan penyedia justru berkelit belum tersedianya lintasan jaringan penghubung.
"Pernah mau pasang Indihome, tapi katanya lintasan jaringan penuh, harus tunggu antrian. Mau pasang internet yang disediakan oleh perusahaan lain, tapi sama juga harus menunggu lagi. Pakai semua provider signal lambat," keluh warga.
Sembari berharap, kiranya kepada perusahaan jasa telekomunikasi, pun dengan SKPD terkait kiranya dapat memperhatikan kondisi ini.(yol)
Editor : Julius Laatung