MANADOPOST.ID- Ada dua hal penting yang harus dipersiapkan Bangsa Yahudi untuk menanti kedatangan Mesias.
Pertama Bait Allah Salomo yang harus dibangun kembali untuk ketiga kali (Bait Allah ketiga).
Kedua, pintu masuk gerbang Kota Yerusalem menuju ke Bait Allah.
Karena Mesias akan datang dari Timur dan masuk ke Kota Yerusalem dan masuk ke dalam Bait Allah.
Menurut Talmud, Mesias akan datang sebelum tahun 6000 kalender ibrani dari masa penciptaan.
September 2023 Yahudi baru saja merayakan Rosh Hashana atau Tahun Baru Ibrani 5.784. Jadi tinggal dihitung berapa tahun lagi Mesias akan datang ke dunia.
Dalam Wahyu 21 : 12-14 tertulis, ada 12 gerbang untuk masuk ke Kota Yerusalem.
Dan temboknya besar lagi tinggi dan pintu gerbangnya dua belas buah, dan diatas pintu-pintu gerbang itu ada dua belas malaikat dan diatasnya tertulis dua belas suku Israel, Di sebelah timur terdapat tiga pintu gerbang, di sebelah utara ada tiga pintu gerbang, di sebelah selatan tiga pintu gerbang dan di sebelah barat tiga pintu gerbang. Dan tembok kota itu mempunyai dua belas batu dasar dan di atasnya tertulis kedua belas nama kedua belas rasul Anak Domba itu.
Tetapi saat ini Pintu Gerbang Timur yang disebut Gerbang Emas (Golden Gate) atau Pintu Benyamin, sudah tertutup tembok.
Pantauan Manado Post saat bersiarah ke Kota Suci Yerusalem, Gerbang Emas itu tidak hanya tertutup tembok. Tetapi juga di depan gerbangnya sudah dijadikan tempat pemakaman umum atau kuburan oleh warga Palestina.
Menurut Ramzi Lasarus, tour guide Holly Land, Yahudi menganggap mayat itu najis. Sehingga Mesias akan terhalang untuk masuk ke Yerusalem. ‘’Lalu Mesias akan masuk lewat mana,’’ kata Ramzi.
Pantauan Manado Post, Gerbang Emas yang juha disebut Serambi Salomo itu menghadap Timur. Atau menghadap Indonesia. Apakah Mesias dari Indonesia?
Sebab dalam Alkitab Matius 24:27 juga tertulis, ‘’Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikian pulalah kelak kedatangan Anak Manusia.’’
Lantas siapa yang tutup gerbang emas tersebut?
Menurut umroh.com, ada sejarah panjang di balik penutupan Gerbang Emas. Gerbang ini ditutup total pada tahun 1541 oleh Sultan Sulaiman dari Kesultanan Ottoman (Utsmani).
Sebelum benar-benar ditutup, Gerbang Emas juga pernah ditutup di tahun 810 oleh kaum muslim. Dan dibuka kembali di tahun 1102 saat Perang Salib.
Lalu gerbang kembali ditutup oleh Salahuddin Al Ayyubi. Kala itu, Salahuddin Al Ayyubi berhasil memimpin pasukan untuk memenangkan Perang Salib, sehingga ia bisa menguasai Palestina dan Kota Yerusalem.
Sultan Sulaiman kembali menutup total gerbang itu ratusan tahun kemudian. Penutupan Gerbang Emas merupakan sebuah langkah untuk mempertahankan diri.
Beliau meyakini bahwa kaum Yahudi akan memasuki kota Yerusalem dari Gerbang Emas. Karena itulah beliau memutuskan untuk menutup total Gerbang Emas.
Sebaliknya Yahudi menyebut, penutupan Gerbang Emas itu sebagai upaya untuk mencegah kedatangan Mesias.
Kendati orang Arab juga meyakini Isa Al'Masih yang akan datang membunuh dajal di hari pembalasan, juga akan datang dan masuk ke Yerusalem melalui Gerbang Emas tersebut.
Tetapi bagi orang Kristen atau pengikut ajaran Yesus Kristus, nubuat kedatangan Mesias lewat Gerbang Emas itu sudah terjadi 2000 tahun silam.
Nubuat itu tertulis di banyak Alkitab Perjanjian Lama. Salah satu Zakharia 9:9 menubuatkan "Bersorak-soraklah dengan nyaring, hai puteri Sion, bersorak-sorailah, hai puteri Yerusalem! Lihat, rajamu datang kepadamu; ia adil dan jaya. Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda."
Kemudian dalam Alkitab Perjanjian Baru digenapi dalam Matius 21:1-10.
Judul perikop: Yesus dielu-elukan di Yerusalem.
Ketika Yesus dan murid-murid-Nya telah dekat Yerusalem dan tiba di Betfage yang terletak di Bukit Zaitun, Yesus menyuruh dua orang murid-Nya dengan pesan: "Pergilah ke kampung yang di depanmu itu, dan di situ kamu akan segera menemukan seekor keledai betina tertambat dan anaknya ada dekatnya. Lepaskanlah keledai itu dan bawalah keduanya kepada-Ku.
Dan jikalau ada orang menegor kamu, katakanlah: Tuhan memerlukannya. Ia akan segera mengembalikannya." Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi: 21:5 "Katakanlah kepada puteri Sion: Lihat, Rajamu datang kepadamu, Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda."
Maka pergilah murid-murid itu dan berbuat seperti yang ditugaskan Yesus kepada mereka. Mereka membawa keledai betina itu bersama anaknya, lalu mengalasinya dengan pakaian mereka dan Yesuspun naik ke atasnya.
Orang banyak yang sangat besar jumlahnya menghamparkan pakaiannya di jalan, ada pula yang memotong ranting-ranting dari pohon-pohon dan menyebarkannya di jalan.
Dan orang banyak yang berjalan di depan Yesus dan yang mengikuti-Nya dari belakang berseru, katanya: "Hosana bagi Anak Daud, diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, hosana di tempat yang mahatinggi!
Dan ketika Ia masuk ke Yerusalem, gemparlah seluruh kota itu dan orang berkata: "Siapakah orang ini?" (*)