Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Putri Anastasya Asal Kotamobagu Tampil di APEC SMETC ke 12 di China

Tommy Waworundeng • Sabtu, 11 November 2023 | 17:09 WIB

 

Putri Anastasya asal Kotamobagu  ikut memberikan materi
Putri Anastasya asal Kotamobagu ikut memberikan materi

 

MANADOPOST.ID—Sulut bangga.  Putri Anastasya asal Kotamobagu  Provinsi Sulawesi Utara,  tampil membawakan materi di APEC SMETC ke 12 di China.


Rilis yang diterima redaksi Manado Post, Konferensi dan Pameran Teknologi Usaha Kecil dan Menengah APEC (APEC SMETC) ke-12, resmi telah dibuka dan dimulai pada Kamis (9/11) di kota pesisir Qingdao, China timur.


Konferensi tahun ini mengusung tema "Inovasi Digital Dorong Pembangunan Berkelanjutan, Kerja Sama Saling Menguntungkan Hadirkan Kemakmuran yang Lebih Besar".

Putri Anastasya paling kanan saan sesi diskusi
Putri Anastasya paling kanan saan sesi diskusi

APEC SMETC edisi tahun ini  diselenggarakan dari Kamis (9/11) hingga Sabtu (11/11). Dengan fokus pada beberapa topik. Di antaranya  transformasi digital usaha kecil dan menengah (UKM), inovasi dan pengembangan teknologi, pembangunan ramah lingkungan dan rendah karbon, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), dan realitas virtual (virtual reality/VR).


Perwakilan dari 1.600 lebih perusahaan yang berasal dari anggota ekonomi Forum Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) serta negara-negara peserta pembangunan bersama Sabuk dan Jalur Sutra, turut berpartisipasi dalam acara tersebut.
Pameran tahun ini akan makin mendorong pertukaran teknis serta kerja sama ekonomi dan perdagangan di antara perekonomian-perekonomian anggota APEC.


APEC SMETC merupakan proyek kerja sama dalam kerangka APEC dan telah digelar sebanyak 11 kali sejak 1996. Edisi terbaru tahun ini diselenggarakan bersama oleh Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China dan Pemerintah Rakyat Provinsi Shandong.


Pembukaan forum disorot oleh pidato dari Tuan Rumah, Pemimpin Biro Kelautan Qingdao, diikuti oleh pemimpin Departemen Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi. Shan Lippo, direktur Pusat Promosi Pengembangan UKM China, dan Wakil Walikota Pemerintah Rakyat Kota Qingdao juga memberikan pidato penting.


Agenda forum mencakup presentasi dari tokoh-tokoh seperti Li Huajun, Akademisi Akademi Teknik Tiongkok, yang akan berbicara tentang kemajuan perbatasan dan praktik inovasi ilmu dan teknologi teknik kelautan. Juga, Jiao Nianzhi, Akademisi Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok, akan membahas pengembangan global berkualitas tinggi di bawah inovasi bioteknologi kelautan.


Puncak acara adalah dialog meja bundar yang melibatkan Zhang Zhixiang, Presiden Kamar Dagang Kerjasama Ekonomi Indo-Cina, dan perwakilan dari berbagai sektor industri kelautan. Kegiatan ini diakhiri dengan pertukaran interaktif antara penonton dan tamu, memperkuat jejaring kerja sama di antara negara-negara APEC.


Acara ini menunjukkan komitmen Indonesia untuk mendorong investasi di sektor ekonomi biru, dengan Putri Anastasya, putri Andi Ladu Manoppo, menyatakan kesiapannya untuk mengundang investor ke Indonesia.(*)

Editor : Tommy Waworundeng
#China #sulawesi utara #Putri anastasya