Kecelakaan tersebut terjadi di ruas jalan Piere Tendean dekat SMP Negeri 6 Bitung, Senin (20/11) subuh, sekitar pukul 05.00 WITA. Dari kronologi kecelakaan yang berhasil dihimpun berdasarkan uraian singkat kejadian, sepeda motor matic Honda Beat wama hitam Nopol DB 6264 MW yang dikendarai korban, bergerak dari arah Barat/Manado menuju kearah Timur/Bitung.
"Saat melintas di jalan tempat terjadinya kecelakaan tiba-tiba sepeda motor mengalami oleng kemudian terjatuh, sehingga pengendaranya mengalami luka lecet pipi sebelah kanan, luka lecet dahi sebelah kiri, luka sobek di kepala bagian belakang, telinga kanan dan kiri mengeluarkan darah, meninggal dunia, kemudian dibawa ke RS Manembo-nembo Bitung," jelas Kapolres Bitung AKBP Tommy Bambang Souissa SIK, melalui Kasi Humas IPDA Iwan Setiabudi, Selasa (21/11).
Lanjutnya, saat sepeda motor matic Honda Beat warna Hitam Nopol DB 6264 MW terjatuh, di belakangnya ada seorang lelaki yang mengendarai sepeda motor Honda CB150R wama putih DB 2249 FM yang mengaku terkejut dan menghindar ke kanan kemudian ikut terjatuh, sehingga mengalami luka lecet/luka ringan.
"Kasus kecelakaan ini masih dilakukan pendalaman. Kesimpulan sementara, telah terjadi laka lantas sepeda motor (R2) mengakibatkan satu orang (pengendara) mengalami luka dan meninggal dunia. Sebab-sebab kecelakaan masih dalam tahap penyelidikan Polres Bitung," ulasnya.
Adapun saksi dalam kasus kecelakaan ini, adalah seorang laki-laki yang merupakan karyawan swasta, dengan alamat Desa Tontalete jaga ll Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara. Identitas kendaraan korban, sepeda motor matic Honda Beat warna Hitam Nopol DB 6264 MW, STNK nomor: 17677100.8, nomor mesin: JFZ1E3575955, nomor rangka: MH1JFZ137KK576234, isi silinder: 108,20 CC. Sepeda motor ini mengalami kerusakan pada cover knalpot lecet dan tempat pijakan kaki sebelah kanan lecet.(tr-01)
Editor : Tanya Rompas