Ganjar Pranowo Sebut Pendidikan Berbasis Spritual Penting, Dorong Peningkatan Kualitas Tenaga Pendidik GMIM
Julius Laatung• Kamis, 1 Februari 2024 | 12:48 WIB
BERI KETERANGAN: Capres Ganjar Pranowo saat diwawancarai awak media kala menyambangi Kantor BPMS GMIM, Kamis (1/2/2024). Dok Jul/MP
MANADOPOST.ID--Capres Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo berkunjung serta berdialog dengan para tokoh agama di Kantor Pusat BPMS GMIM, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara, Kamis (1/2/2024).
Dalam dialognya, Ganjar menyebut peran gereja dalam membangun serta mendidik anak-anak menjadi generasi penerus bangsa. Punya andil penting, lebih lagi dalam pembentukan moral spiritual. Namun begitu, usai mendengar sejumlah curhatan dari pendeta dan Pelsus. Jaminan tenaga pendidik di organisasi gereja terbesar di Sulut ini, masih perlu didorong lagi.
Pria ikonik berambut putih ini bilang, sudah seharusnya GMIM yang punya sarana pendidikan mulai dari TK hingga universitas. Bersinergi bersama pemerintah, biar penjaminan kesejahteraan tenaga pendidik di GMIM bisa terakselerasi.
"Bagaimana antar umat beragama di Indonesia harus baik-baik, saling hormat menghormati, menghargai, karena gereja ini ada sekolah yah, mulai dari TK sampai Universitas yah pak pendeta? Rasa-rasanya bisa diberikan bantuan oleh pemerintah. Bisa lewat sarana, urusan bayarannya mungkin bisa dari manajemennya," kata pendamping Cawapres Mahfud MD ini.
"Atau barangkali dari mereka (guru yayasan, red) bisa juga ikut P3K. Saya sangat menghormati gereja ini, karena ikut concern juga dalam pendidikan. Pendidikan berbasis agama seperti yang dikelola GMIM ini sangat baik," sambung Ganjar didampingi Ketua BPMS Pdt Hein Arina.(yol)