Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Mengenal Jan Maringka… Sosok Adhyaksa Kawanua, yang Senantiasa Menjaga Kebhinekaan Bangsa

Clavel Lukas • Minggu, 3 Maret 2024 | 16:05 WIB

 

Jan Maringka (JM)
Jan Maringka (JM)

MANADOPOST.ID--Tak banyak anak bangsa yang konsisten mengabdi untuk kemaslahatan orang banyak. Barangkali Jan S Maringka (JSM) adalah salah satu di antara sosok yang secara terus menerus mengabdikan hidupnya kepada negeri. Tentu saja demi kesejahteraan masyarakat luas.

Lantas siapa sosok ini? Jan Maringka seorang jaksa yang berhasil mencapai puncak karier sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) pada Kejaksaan Agung RI periode 2017 hingga 2020. Bahkan setelah itu, Jan Maringka juga diberikan amanah oleh Presiden Joko Widodo mengabdi di luar instansi Kejaksaan RI sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian 2022-2023.

Selepas bertugas dari Kementan RI, Jan Maringka mengajukan permohonan berhenti sebagai Jaksa yang seharusnya bisa mencapai usia 62 tahun. 

Namun ia justru berpikir untuk mengabdi lebih dalam kepada negeri ini di kampung sendiri asal leluhurnya Sulawesi Utara. 

Di luar kariernya yang melesat kala itu, mulai sebagai jaksa di kejari Jakarta pusat, 1991 pernah dua kali menjabat kajari, di Tarakan dan Serang, ia juga pernah mendapat tugas sebagai Atase Kejaksaan di KJRI Hong Kong, dan jabatan kajati juga pernah diembannya sebanyak dua kali yaitu Kajati Maluku dan Sulawesi Selatan sebelum dipercaya sebagai jaksa agung muda di usia 53 tahun. 

Jan Maringka adalah merupakan sosok yang melebur dan sangat memikirkan kebhinekaan.

“Bersyukur merupakan kata kunci dalam hidup saya. Tak pernah sekalipun terpikir saya bisa menapaki karier sebagai jaksa hingga mencapai puncak di saat itu. Apalagi keluarga saya tidak memiliki latar belakang jaksa, ataupun birokrat di pemerintahan” tutur Jan Maringka di Jakarta, Jumat (1/3). 

Jan Maringka mengatakan, pihaknya kerap membuat berbagai kegiatan kemasyatakatan disamping penegakan hukum selama meniti karier adalah untuk menghadirkan Kejaksaan di tengah-tengah masyarakat, melalui kita, kehadiran Kejaksaan harus dirasakan dimanapun kita ditempatkan, wujudkan *Jaksa Sahabat Masyarakat.*

 Sebagai jaksa, Jan Maringka senantiasa berkomitmen menjaga kehidupan berbangsa dengan berbagai keberagamannya. Hal itu dilakukan sejak mahasiswa, melalui GMKI yang masih terus terbawa ketika sudah berprofesi sebagai jaksa.

“Kegiatan kebhinekaan itu terlihat nyata mulai dari kegiatan Ibadah Oikumene, Buka puasa termasuk menggelar dzikir akbar bersama Ketua MUI saat itu Prof Maruf Amin dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) 2018. 

Sebagai informasi, Jan Maringka merupakan Ketua Panitia HBA pada 2018. Dalam rangka itu, maka digelar acara “Doa dan Asa Kejaksaan untuk Indonesia” berupa dzikir akbar dengan tema _Membangun Sinergi Menjaga Negeri_.

Alhasil, kegiatan ini pun diganjar piagam dari Museum Rekor Indonesia (Muri) karena menjadi acara dzikir secara serentak dengan lokasi dan peserta terbanyak.

Di samping itu, kata Jan Maringka, pihaknya juga pernah menjadi Ketua Paskah Nasional di Tondano pada 2020, walau akhirnya kegiatan itu tertunda karena pandemi Covid-19. Kemudian, acara itu dilanjutkan pada 2022 yang digelar di Talaud, Sulawesi Utara.

Lalu, Jan Maringka bersama-sama dengan Gubernur Sulut Olly Dondokambey aktif dalam Forum Komunikasi Pria Kaum Bapa (PKB) PGI. menjabat sebagai Penasihat FK-PKB PGI selama 2 periode hingga saat ini.

“Dalam berbagai kesempatan pun, misalnya, kunjungan kerja ke beberapa daerah, saya selalu menyempatkan diri mengunjungi gereja-gereja yang berada di perbatasan Indonesia. Saya juga selalu memyempatkan diri untuk mengunjungi pondok-pondok pesantren,” ungkap jan Maringka dan ajak mereka untuk ikut menjaga ketahanan pangan

Soal kunjungan ke pondok pesantren juga dilakukan. Dalam rangka memperingati Maulid Nabi SAW 2023, Jan Maringka yang menjabat sebagai Irjen Kementan ketika itu mengunjungi Pondok Pesantren An-Nawawi Membalong, Provinsi Kepulauan Babel di sela-sela tugas kedinasannya.

Selain merayakan hari kelahiran sekaligus wujud syukur dan rasa cinta terhadap Nabi Muhammad SAW, kunjungan Jan Maringka itu sebagai bentuk mempererat ukhuwah islamiyah sekaligus meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT dan menciptakan generasi muda berakhlak mulia.

“Jadi, saya sendiri berpikir kita ini semua bersaudara dalam bangsa dan negara. Juga bersaudara dalam berbagai kebhinekaan kita. Itu sebabnya, saya tidak pernah canggung atau ragu mengunjungi dan mengadakan berbagai kegiatan lintas-iman, suku dan sebagainya. Karena saya menganggap semuanya adalah saudara,” tandas Jan Maringka.

Sementara itu di Jakarta, Jan Maringka aktif mempersatukan kerukunan kawanua melalui peringatan HUT emas KKK beberapa waktu lalu.

Diapun kerap mengadakan bakudapa alias pertemuan dengan warga kawanua yang berada di Jakarta, Makassar, Pontianak dan Bandung di sela sela kunjungan kerjanya.

Dia adalah sosok Kawanua sejati, pemersatu dan menjaga kebhinekaan bangsa dalam berbagai penugasannya.(*)

Editor : Clavel Lukas
#Jan Maringka #Kejaksaan #Sulut #JSM #Jaksa #sulawesi utara #Minahasa #kawanua #Jan S Maringka