Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Golkar Sulut Buka Opsi Evaluasi Pengurus Beringin Tomohon

Julius Laatung • Senin, 4 Maret 2024 | 14:29 WIB
Feryando Lamaluta
Feryando Lamaluta

MANADOPOST.ID--Performa Golkar Tomohon kurang menggigit di Pileg 2024. Alih-alih mempertahankan eksistensi 10 kursi di DPRD.

 

Di bawah besutan Ketua Golkar Tomohon Miky Wenur, partai berlambang pohon beringin ini hanya mampu menyabet 7 kursi. Mines 3 bila berkaca dari Pileg sebelumnya.

 

Hal tersebut bisa dikatakan, jadi kegagalan kali kedua sejak tongkat kepemimpinan Beringin beralih dari tangan Jimmy Eman.

 

Tak pelak, penurunan prestasi itu mendapatkan atensi dari Pengurus DPD I Partai Golkar Sulut.

 

Juru Bicara PG Sulut Ferryando Lamaluta menyatakan, pastinya ada evaluasi terhadap pengurus berkenaan dengan hasil Pemilu 2024. 

 

“Tentunya hasil Pemilu 2024 menjadi bahan evaluasi dan akan dirapatkan oleh Pengurus Golkar Sulut," ujarnya, belum lama ini.

 

“Kami juga masih menunggu laporan hasil akhir dari pihak KPU. Setelah semua selesai baru kita evaluasi," sambung Lamaluta. 

 

Sebelumnya Pengamat Politik Sulut Josef Kairupan menilai, ada yang kurang dari performa partai Golkar. Diantaranya, pemilihan calon wakil rakyat yang kurang diminati oleh konstituen, hingga belum kompaknya beringin secara keseluruhan.

 

"Yah bisa jadi karena ada ego dan ambisi masing-masing kader. Belum sepenuhnya solid partai Golkar di kontestasi lalu. Dan hal ini baiknya cepat diantisipasi mengingat, momen Pilkada jadi pertarungan berikutnya," ucap Kairupan, ketika diwawancarai Manado Post, Minggu (3/3/2024)

 

"Sisi akseptabilitas atau penerimaan figur-figur yang diusung Golkar, bisa jadi faktor pendukung lainnya. Kaderisasi yang perlu perbaikan, ada kesan terburu-buru menetapkan figur. Yang akhirnya berimbas pada kurang maksimalnya raihan suara," sambung Akademisi Unsrat ini.

 

Sementara, dilanjutkan Kairupan, partai politik lain yang cenderung tepat mengusung figur berbasis kedekatan emosional, minat dan latar belakang. 

 

"Penting disampaikan juga, bahwa pemilih bukan hanya soal kendaraan politik, tapi soal siap figur yang diusung. Historis rekam jejak, latar belakang, kedekatan emosional dan faktor lainnya. Hal-hal ini yang mungkin dilewatkan Partai Golkar," tukas Kairupan.

 

"Jadi intinya bukan partai yang dilihat, tapi figur itu sendiri. Kedekatan emosional caleg di konstituennya, trek rekor, rekam jejak dan faktor lainnya bisa saja berpengaruh," sambung Kairupan. (yol)

Editor : Julius Laatung
#Golkar #Kota Tomohon #Beringin #pileg 2024