MANADOPOST.ID--Hari Persatuan (Hapsa) Pria/Kaum Bapa (P/KB) Sinode GMIM tahun 2024 akan digelar di Minahasa. Khususnya Wilayah Lembean Kombi, Lembean Kora-kora dan Joseph Kam Kora-kora.
Sejumlah lomba siap digelar dalam rangka Hapsa P/KB GMIM. Termasuk Lomba Olahraga, Moto Adventure dan Olahraga Tradisonal.(MPO)
POLA BAKU LOMBA OLAHRAGA:
KETENTUAN UMUM
- Peserta adalah warga GMIM sesuai dengan tata Gereja 2021
- Berbadan sehat
- Mematuhi Protokol Kesehatan.
- Berpakaian olahraga yang sesuai
- Peserta sudah terdaftar di jemaat sesuai sensus. Nama dan kolom sesuai SIT GMIM Minimal 6 Bulan Sebelum Hari H.
- Peserta tidak diperkenankan mengkonsumsi minuman keras.
- Peserta tidak diperkenankan membawah senjata tajam.
- Setiap peserta hanya dapat mewakili satu regu.
- Peserta dapat mengikuti lebih dari satu nomor lomba/pertandingan.
- Peserta Lomba Olahraga wajib memasukan krendensi peserta dilengkapi foto, format diketik dan ditanda tangani oleh ketua dan sekretaris Komisi P/KB Jemaat (Apabila mewakili jemaat) atau Ketua dan Sekretaris Komisi P/KB Wilayah (Apabila mewakili wilayah) serta mengetahui BPMJ/ BPMW dan di cap basah. (Format krendensi terlampir).
- Panitia menyiapkan sarana dan prasarana kegiatan lomba dengan berkoordinasi dengan POKJA Olahraga dan ditetapkan oleh Komisi P/KB Sinode.
- Sarana dan Prasarana lomba/pertandingan wajib dibuat sesuai dengan layout dengan memperhatikan jenis lomba/pertandingan. (Layout disapkan oleh Pokja).
- Konsultan dan Technical Deleged diusulkan oleh Pokja dan ditetapkan oleh Komisil Pria/Kaum Bapa Sinode GMIM.
- Penentuan Juri/Wasit diusulkan oleh Pokja dan ditetapkan oleh Komisi Pria/Kaum Bapa Sinode GMIM.
- Pendaftaran Peserta lewat rekening Komisi P/KB Sinode GMIM (Nomor Rekening: 001. 0211 7777999. Nama : Pelayanan Pria Kaum Bapa Sinode GMIM). Batas waktu paling lambat 1 (satu) minggu sebelum Hari H. Untuk daftar nama/format pendaftaran di kirim lewat WA/ email (Terlampir)
- Menggunakan format pendaftaran yang disediakan (terlampir) Pada saat pengiriman format pendaftran harus dilampirkan bukti pembayaran bank.
Gerak Jalan
1. Jenis Lomba
a. Lomba beregu antar jemaat / Wilayah
b. Setiap Jemaat/ Wilayah dapat mengutus maksimal 2 (dua) regu
2. Peserta Lomba
a. Menggunakan baju olahraga
b. Bersepatu olahraga (Walaupun beda warna dan model)
c. Tidak menggunakan celana Panji Yosua.
d. Berjumlah 13 orang, yang terdiri dari 12 anggota dan 1 pemimpin regu
e. Mewakili satu jemaat/wilayah.
f. Terdaftar di jemaat/wilayah yang diwakili
g. Masing-masing peserta akan diberi tanda sebelum melakukan start.
3. Teknis Pelaksanaan
a. Regu peserta siap di tempat start dengan formasi baris dua berbanjar
b. Pada aba-aba 5…4…3…2…1…ya…melakukan langkah start
c. Interval waktu start antar regu peserta satu dengan yang lain 1 (satu) menit dan dapat menyesuaikan dengan keadaan.
d. Selama berjalan, salah satu kaki selalu berhubungan dengan permukaan jalan (tidak ada saat melayang)
e. Pemimpin regu memberi komando sesuai dengan kebutuhan
f. Anggota regu wajib mengikuti komando dari pemimpin regu
g. Selama dalam perjalanan, regu peserta wajib menjaga :
1) Keutuhan jumlah peserta
2) Keserasian barisan
3) Kedisiplinan anggota regu
4) Kesopanan anggota regu
5) Kerapian barisan
6) Semangat anggota regu
h. Irama kecepatan langkah sesuai dengan kecepatan 6 km/jam
i. Regu peserta wajib mengikuti jalur yang sudah ditentukan
j. Melewati regu peserta yang lain dengan tertib, minimal satu meter di sebelah kanan.
k. Anggota regu sejak start sampasi finish adalah tetap.
l. Memasuki finish dengan jumlah utuh
4. Larangan
a. Penggantian anggota regu
b. Membawa penghitung waktu.
c. Ketambahan anggota pada saat berjalan dan memasuki finish
d. Sebagian atau semua anggota regu berlari
e. Memperoleh bantuan
f. Diikuti oleh suporter
g. Memiliki informasi waktu dari luar
h. Tidak mengikuti jalur yang sudah ditentukan
i. Anggota atau sebagian anggota regu terlepas jauh dari barisan regu
5. Aspek Penilaian
a. Ketepatan Waktu
b. Keutuhan
c. Keserasian, Kesopanan, Ketertiban, Kedisiplinan, Kerapihan, dan Semangat
6. Bobot Penilaian
a. Aspek Ketepatan Waktu
1) Nilai tepat waktu (300)
2) Nilai lambat waktu : kurang waktu 1 menit pengurangan nilai 2
3) Nlai cepat waktu : cepat waktu 1 menit pengurangan nilai 1
b. Aspek Keutuhan
1) Jumlah anggota regu memasuki finish utuh nilai 200
2) Jumlah anggota regu kurang 1 orang dikurangi nilai 5
c. Aspek Keserasian (rata-rata 100)
1) Nilai ketertiban, kesopanan, disiplin (100)
2) Nilai semangat, (100)
3) Nilai kerapihan, (100)
7. Petugas dan Juri
a. Pencatat berada di daerah finish
b. Pengambil waktu start/finis berada sejajar garis start-finish
c. Petugas keberangkatan
d. Juri start berada pada daerah start
e. Juri kedatangan berada pada daerah finish
f. Juri pos 1, 2, 3, 4, 5 berkedudukan di antara jarak tertentu dilengkapi dengan kamera video tersembunyi.
g. Juri keliling menilai hal-hal yang dilarang
h. Juri dari pokja dan ditambah 1 orang pemenang sebelumnya.
8. Hasil Perlombaan
a. Regu pemenang
b. Memperoleh skor nilai total tertinggi hasil penjumlahan semua aspek yang dinilai
c. Mengikuti semua ketentuan peserta
d. Tidak melakukan larangan yang mengakibatkan didiskualifikasi.
e. Rekapitulasi nilai dilaksanakan di gedung gereja dengan pleno terbuka dan dapat diikuti oleh para peserta.
f. Protes dapat dilaksanakan pada saat rekapitulasi dilengkapi dengan bukti.
Bola Voli
1. Jenis Pertandingan :
a. Beregu antar antar jemaat / wilayah
2. Peserta Pertandingan
a. Berpakaian olahraga yang sesuai dengan peratuan PBVSI
b. Bersepatu olah raga
c. Pemain adalah anggota Pria/Kaum Bapa GMIM untusan Wilayah, serta berdomisili dan terdaftar di jemaat / wilayah (apabila mewakili wilayah)
d. Tidak berstatus atlet nasional aktif.
3. Teknis Pelaksanaan
Menggunakan pedoman peraturan permainan PBVSI
4. Teknis Perwasitan
Menggunakan pedoman peraturan permainan PBVSI
5. Sistem Penilaian
a. Menggunakan sistem gugur
b. Babak penyisihan 3 game (2 set kemenangan)
c. Babak final 5 game (3 set kemenangan)
Tenis Meja
1. Jenis Pertandingan : Beregu antar Jemaat/wilayah
2. Peserta Pertandingan
a. Anggota P/KB GMIM sesuai Tata Gereja 2021
b. Berbadan sehat
c. Berpakaian olahraga yang sesuai dengan peratuan PTMSI
d. Bersepatu olah raga
e. Pemain adalah anggota Pria/Kaum Bapa GMIM untusan Wilayah, serta berdomisili dan terdaftar di jemaat dan wilayah bersangkutan
f. Tiap regu terdiri dari 1 (Satu) ganda dan 2 (dua) tunggal.
g. Tidak berstatus atlet nasional aktif.
3. Teknis Pelaksanaan
a. Menggunakan pedoman peraturan permainan PTMSI
b. Untuk Ganda, total umur Minimal 70 Tahun.
c. Apabila sudah bermain diganda, tidak bisa bermain tunggal demikian sebaliknya.
4. Teknis Perwasitan
Menggunakan pedoman peraturan permainan PTMSI
5. Sistem Pertandingan
a. Menggunakan sistem gugur
b. Babak penyisihan 3 game (2 set kemenangan)
c. Babak Final 5 game (3 set kemenangan)
Bulutangkis
1. Jenis Pertandingan :
Beregu antar jemaat/Wilayah.
2. Peserta Pertandingan
a. Berbadan sehat
b. Berpakaian olahraga yang sesuai dengan peratuan PBSI
c. Bersepatu olah raga
d. Pemain adalah anggota Pria/Kaum Bapa GMIM untusan Jemaat/Wilayah, serta berdomisili dan terdaftar di jemaat dan wilayah bersangkutan
e. Tiap regu terdiri dari 3 (tiga) ganda, (memasukan 8 orang pemain)
f. Tidak berstatus atlet nasional aktif.
g. Setiap atlit hanya dapat mewakili satu regu.
3. Teknis Pelaksanaan
a. Menggunakan pedoman peraturan permainan PBSI
b. Untuk Ganda, total umur Minimal 70 Tahun.
c. Apabila sudah bermain diganda, tidak bisa bermain tunggal demikian sebaliknya.
4. Teknis Perwasitan
Menggunakan pedoman peraturan permainan PBSI
5. Sistem Pertandingan
Menggunakan sistem gugur
Catur
1. Jenis Pertandingan :
Beregu antar jemaat/wilayah
2. Peserta Pertandingan
a. Anggota P/KB GMIM sesuai Tata Gereja 2021
b. Pemain adalah anggota Pria/Kaum Bapa GMIM untusan Wilayah, serta berdomisili dan terdaftar di jemaat dan wilayah bersangkutan
c. Memasukan kredensi yang ditandatangani oleh Ketua dan Sekretaris Komisi P/KB Jemaat dan mengetahui Ketua dan Sekretaris BPMJ setempat (untuk di wilayah)
d. Memasukan kredensi yang ditandatangani oleh Ketua dan Sekretaris Komisi P/KB Wilayah dan mengetahui Ketua dan Sekretaris BPMW setempat (untuk di sinode)
e. Tidak berstatus atlit nasional ( bergelar Master Nasional (MN) 2.F satu regu berjumlah 5 orang ( 3 main + 2 cadangan ).
f. Satu regu berjumlah 5 orang ( 3 main + 2 cadangan )
3. Teknis Pelaksanaan
Menggunakan pedoman peraturan permainan PERCASI
4. Teknis Perwasitan
Menggunakan pedoman peraturan permainan PERCASI
5. Sistem Pertandingan : Menggunakan sistem Swiss
BRIDGE
I. Jenis Pertandingan:
Beregu: 2 hari babak pendahuluan, hari ke 3 babak final. Atas Nama Jemaat atau Wilayah
II. Peserta Pertandingan
(1).Anggota P/KB GMIM yang SAH sesuai Tata Gereja 2021 yang Mewakili Jemaat dan/atau Wilayah.
(2).Terdaftar di Jemaat dan/atau Wilayah yang diwakili.
(3).Memasukan Kredensi yang ditandatangani oleh Ketua dan Sekretaris Komisi P/KB Jemaat, serta mengetahui Ketua dan Sekretaris BPMJ untuk yang Mewakili Jemaat.
(4).Memasukan Kredensi yang ditandatangani oleh Ketua dan Sekretaris Komisi P/KB Wilayah serta mengetahui Ketua dan Sekretaris BPMW untuk yang mewakil Wilayah.
(5).Satu Regu berjumlah minimal 4 orang pemain dan maksimal 6 orang.
(6).Setiap Jemaat dan/atau Wilayah boleh mengutus lebih dari Satu Regu.
III. Teknis Pertandingan:
(1).Menggunakan Pedoman Peraturan Teknik GABSI
(2).Sistem Pertandingan:
(A).Nomor Beregu:
- BABAK PENDAHULUAN:
Menggunakan sistem Swiss 5 Sesion masing-masing 10 Papan, diambil 5 (lima) Regu dengan Victory Point (VP) Tertinggi ditambah 1 (satu) Regu Tuan Rumah (Atas Nama Jemaat atau Wilayah Tuan Rumah)sebagai Wild Card.
- BABAK SEMI FINAL:
(1).Diikuti oleh 6 (Enam) Regu.
(2).Menggunakan Sistem Single Round Robin sebanyak 5 (lima) sesion, masing-masing 12 Papan.
-.BABAK FINAL:
Diambil Ranking pada Babak Semi Final:
-Rank 1 dan 2, Play-Off untuk Juara I dan II.
- Rank 3 dan 4, Play-Off untuk Juara III dan IV.
- Rank 5 dan 6, Play-Off untuk Juara V dan VI. Memainkan 12 Papan.
(B).Nomor Pasangan:
HANYA Diikuti oleh Peserta yang TIDAK LOLOS BABAK SEMI FINAL.
Sistim Pertandingan :
(1).Menggunakan Mitchel Movement sebanyak 10 (sepuluh) Ronde, masing-masing 2 Papan.
(2).Penilaian Ruber Bridge dengan Moyene Tertinggi : IMP PLUS dibagi IMP Minus.
LOMBA MOTO ADVENTURE
1. NAMA KEGIATAN
Minahasa Trail Adventure 2024
2. JENIS KEGIATAN
Adventure
3. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN
Pelaksanaan Kegiatan
Hari/Tanggal : Sabtu, 1 Juni 2024
Lokasi Lomba : Desa Rerer (Start – Finish)
Waktu : Pukul 08.30 WITA - Selesai
Pelaksana : GMIM Damai Rerer
4. PESERTA
Anggota P/KB se-Sinode GMIM, Komunitas dan Perorangan Pecinta Otomotif di Sulawesi Utara
5. BIAYA PENDAFTARAN
1. Setiap orang dikenakan biaya Rp. 200 Ribu (makan + asuransi).
2. Bagi 300 pendaftar pertama bonus kaos.
6. TEKNIS & KETENTUAN
1. Kegiatan berlangsung selama satu hari
2. Peserta menggunakan Motor Trail
3. Rute adventure sekitar 50 KM
4. Start – finish di Desa Rerer
5. Peserta tidak melakukan balapan
6. HADIAH
Piala Tetap dan uang tunai
7. PEMENANG
Pemenang ditentukan melalui undian yang dilakukan oleh IMI Sulut
8. TIM TEKNIS LOMBA
Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Utara
OLAHRAGA TRADISIONAL
Egrang
1. Jenis Lomba
Lomba perorangan antar jemaat/wilayah
2. Peserta lomba
a. Berbadan sehat
b. Berpakaian olah raga yang sesuai
c. Setiap jemaat dapat mengutus maksimal 2 (dua) orang peserta.
d. Mewakili 1 (satu) jemaat/wilayah
e. Terdaftar di jemaat/wilayah yang diwakili
3. Lapangan permainan
a. Lapangan
• Lapangan yang digunakan disarankan datar dan luas (bisa di stadion, lapangan umum, bahkan jalan bila memungkinkan)
• Ukuran lapangan adalah panjang mininum 50 meter dan lebar minimal 9 meter dibagi 6 lintasan masing-masing 1,5 meter
• Lintasan lomba diberi garis.
b. Peralatan
• Alat yang digunakan bambu yang di buat sedemikian rupa, sehingga permukaan rata. Pada ukuran 50 cm dari bawah di buat tempat pijak kaki yang rata dan boleh dilapisi dengan kain atau busa.
• Ukuran Egrang tersebut adalah tinggi bambu =2,5 meter.
• Ukuran tempat berpijak : 50 cm dari batas bawah, dan panjang 10 cm.
• Peserta boleh menyiapkan Egrang sendiri sesuai aturan
• Bendera start dan pluit start
• Bendera-bendera kecil warna merah dan biru berbentuk segi tiga dengan ukuran 27 Cm berjumlah 10 buah.
c. Teknis permainan
1) Perlombaan menggunakan sistim babak.
2) Dalam setiap babak terdiri dari beberapa seri. Setiap seri terdiri dari 6 (enam) lintasan.
3) Penentuan lintasan dilaksanakan secara undian. Untuk peserta dalam 1 (satu) jemaat/ wilayah dipisahkan dan para pemenang juara 1, 2, 3 dalam kegiatan sebelumnya diberikan lintasan terhormat (Lintasan 3) serta dipisahkan dalam setiap seri.
4) Melakukan undian pengelompok peserta
5) Peserta berdiri di belakang garis start dengan memegang Egrang
6) Aba-aba perlombaan oleh wasit/juri start adalah “BERSEDIA, SIAP, YA”.
• Pada aba-aba “BERSEDIA” : tangan memegang Egrang (kanan dan kiri),
• Aba-aba “SIAP” : satu kaki (kiri atau kanan) di atas tempat berpijak, dan
• Setelah aba-aba “YA” : lari. Bisa juga dengan suara pluit
7) Peserta lomba dinyatakan gugur apabila :
• Menginjak garis lintasan
• Kaki jatuh menyentuh tanah / lintasan
• Dengan sengaja mengganggu atlit lain
8) Babak selanjutnya diikuti oleh peserta kedatangan pertama dan kedua. Ditambah dengan 2 (dua) orang waktu terbaik dalam setiaap babak.
9) Atlet yang terganggu jalannya oleh atlet lain boleh meneruskan larinya atau mengulangnya.
10) Atlet yang mengambil lintas orang lain dinyatakan gugur.
4. Pemenang
a. Pemenang ditentukan menurut kecepatan waktu dan kedatanga lebih dahulu.
b. Waktu yang diambl adalah kaki terakhir yang menyentuh finih
5. Wasit, juri, dan pencatat waktu (timer)
a. Wasit bertugas mengawasi seluruh jalannya lomba
b. Juri memberangkatkan (starter)
c. Juri lintasan bertugas mengawasi lintasan apakah ada peserta yang menginjak garis
d. Juri kedatangan bertugas mengawasi perlombaan di garis akhir
e. Pencatat waktu (timer bertugas mencatat waktu peserta.
f. Foto Finish.
g. Perlombaan dapat dilaksanakan apabila jumlah peserta minimal 10 orang.
Terompah Panjang
1. Jenis lomba
a. Lomba beregu antar jemaat/wilayah
b. Setiap regu terdiri 5 (lima) orang, yaitu 3 (tiga) orang inti, dan 2 (dua) orang cadangan
2. Peserta lomba
a. Berbadan sehat
b. Berpakaian olah raga yang sesuai
c. Setiap jemaat/wilayah maksimal mengutus 2 (dua) Regu.
d. Mewakili 1 (satu) jemaat
e. Terdaftar di jemaat/wilayah yang diwakili
3. Lapangan
a. Panjang / jarak lintasan : 50 meter
b. Lebar lintasan : 9 meter yang dibagi menjadi 6 (Enam) lintasan. Lebar masing-masing lintas 1,5 meter
c. Antara lintasan diberi garis.
d. Ujung lintas diberi garis start dan finis dengan cat putih.
4. Peralatan
a. Bendera start dan pluit
b. Bendera-bendera kecil Bendera-bendera kecil warna merah dan biru berbentuk segi tiga dengan ukuran 27 Cm berjumlah 10 buah.c. Terompah yang dibuat dari balok/papan yang tebal , karet/ban dan paku untuk 3 (tiga) orang.
d. Ukuran terompah sebagai berikut :
• Panjang terompah untuk 3 (tiga) orang : 141 cm, dan untuk 5 (lima) orang 235 cm.
• Lebar terompah : 5 cm
• Tebal terompah : 2,5 cm
• Jarak bagian depan dengan ban pengait 20 cm
• Lebar ban pengait 7 cm
• Jarak bagian pengait pertama dengan yg kedua 40 cm
• Jarak baian pengait kedua dan ketiga 40 cm.
5. Teknis perlombaan
a. Perlombaan menggunakan sistim babak.
b. Dalam setiap babak terdiri dari beberapa seri. Setiap seri terdiri dari 6 (enam) lintasan.
c. Penentuan lintasan dilaksanakan secara undian. Untuk peserta dalam 1 (satu) jemaat/ wilayah dipisahkan dan para pemenang juara 1, 2, 3 dalam kegiatan sebelumnya diberikan lintasan terhormat (Lintasan 3) serta dipisahkan dalam setiap seri.
d. Anggota regu paling depan menggunakan nomor dada dan anggota regu paling belakang menggunakan nomor punggung.
e. Pada Babak pertama Seluruh Peserta dibagi dalam seri.
f. Diadakan undian untuk menentukan lintasan masing-masing, dan untuk menentukan urutan pemberangkatan dalam perlombaan
g. Sebelum perlombaan dimulai, peserta dari masing-masing regu berdiri di belakang garis start samping kanan terompahnya.
h. Aba-aba dalam perlombaan adalah BERSEDIA, SIAP, YA (peluit dibunyikan, atau bendera start dikibarkan)
i. Pada aba-ba BERSEDIA : peserta berdiri di tas terompah dengan jari-jari kaki masuk ke dalam setengah lingkaran karet dan berpegangan satu sama lainnya. Para peserta memakai sepatu olah raga agar kaki tidak lecet. Peserta regu berpegangan boleh pada bahu atau pinggang.
j. Aba-aba SIAP : peserta siap untuk melakukan jalan, dan aba-aba YA (bunyi pluit atau kibaran bendera start) : peserta berjalan secepat-cepatnya menempuh jarak 50 meter.
k. Regu dianggap sah apabila peserta terompah bagian belakang melewati garis finis dengan tidak ada kesalahan selama dalam perjalanan. Regu yang masih dianggap sah walaupun regur tersebut jatuh ke depan tapi kedua kaki masih kontak pada terompah meski tangan menyentuh tanah
l. Babak selanjutnya diikuti oleh peserta kedatangan pertama dan kedua. Ditambah dengan 2 (dua) regu waktu terbaik dalam setiaap babak.
m. Peserta regu dianggap gugur apabila :
• Tidak mencapai garis finish
• Menginjak lintasn peserta / regu lain
• Dengan sengaja mengganggu peserta / regu lain
• Salah satu kaki atau kedua kaki menginjak tanah, artinya salahsatu kaki atau kedua kaki tidak ada kontak terompoh
• Terompah rusak ditengah jalan.
6. Pemenang
Regu yang dinyatakan sebagai pemenang apabila regu tersebut cepat memasuki finish
7. Petugas
a. juri pemberangkatan : 1 orang
b. pengawas lintasan : 6 orang (disesuaikan jumlah lintasan)
c. juri kedatangan : 6 orang
d. pengambil waktu
e. pencatat waktu
f. Kamera finish.
8. Perlombaan dapat dilaksanakan apabila jumlah peserta minimal 10 regu.
Dagongan
1. Jenis Pertandingan
Pertandingan beregu antar jemaat/ wilayah.
2. Peserta Lomba
a. Berbadan sehat
b. Berpakaian olah raga yang sesuai
c. Satu regu terdiri 5 (lima) orang ditambah 2 (dua) Cadangan. Setiap jemaat maksimal mengutus 2 regu.
d. Mewakili 1 (satu) jemaat
e. Terdaftar di jemaat yang diwakili
3. Peraturan Permainan
a. Lapangan
Lapangan harus rata dan datar (Bukan beton/aspal). Garis tengah adalah garis yang membagi dua lapangan sama panjang sebagai batas akhir penyerang dari masing-masing regu yang mendorong. Garis serang adalah garis batas kaki pemain paling depan 2,5 meter dari garis tengah. Berikut lapangan persegi panjang dengan ukuran 2 x 18 meter, garis-garis batas 2 buah garis samping, 1 buah garis tengah, 2 buah garis serang
b. Peralatan
• Bambu, harus lurus dan kuat. Panjang 10 meter dengan garis tengah 12 s/d 16 cm.
• Bendera 2 buah. Ukuran 30 x 30 cm berwarna merah kuning berbentuk diagonal, digunakan oleh hakim garis
• Cat / lakban. Kapur digunakan untuk garis batas lapangan. Lakban yang digunakan 2 macam warna : biru / hijau untuk batas pegangan pemain terdepan. Merah untuk batas tengah bambu.
• Formulir pertandingan.
• Meja/kursi satu pasang untuk mencatat nilai dan pelaporan pergantian pemain.
• Peluit.
• Pengeras suara.
4. Pemain
Beregu putra dengan jumah pemain 5 orang dan 2 orang cadangan
5. Seragam Pemainsatu kaki atau kedua kaki tidak ada kontak terompoh
• Terompah rusak ditengah jalan.
6. Pemenang
Regu yang dinyatakan sebagai pemenang apabila regu tersebut cepat memasuki finish
7. Petugas
a. juri pemberangkatan : 1 orang
b. pengawas lintasan : 6 orang (disesuaikan jumlah lintasan)
c. juri kedatangan : 6 orang
d. pengambil waktu
e. pencatat waktu
f. Kamera finish.
8. Perlombaan dapat dilaksanakan apabila jumlah peserta minimal 10 regu.
Dagongan
1. Jenis Pertandingan
Pertandingan beregu antar jemaat/ wilayah.
2. Peserta Lomba
a. Berbadan sehat
b. Berpakaian olah raga yang sesuai
c. Satu regu terdiri 5 (lima) orang ditambah 2 (dua) Cadangan. Setiap jemaat maksimal mengutus 2 regu.
d. Mewakili 1 (satu) jemaat
e. Terdaftar di jemaat yang diwakili
3. Peraturan Permainan
a. Lapangan
Lapangan harus rata dan datar (Bukan beton/aspal). Garis tengah adalah garis yang membagi dua lapangan sama panjang sebagai batas akhir penyerang dari masing-masing regu yang mendorong. Garis serang adalah garis batas kaki pemain paling depan 2,5 meter dari garis tengah. Berikut lapangan persegi panjang dengan ukuran 2 x 18 meter, garis-garis batas 2 buah garis samping, 1 buah garis tengah, 2 buah garis serang
b. Peralatan
• Bambu, harus lurus dan kuat. Panjang 10 meter dengan garis tengah 12 s/d 16 cm.
• Bendera 2 buah. Ukuran 30 x 30 cm berwarna merah kuning berbentuk diagonal, digunakan oleh hakim garis
• Cat / lakban. Kapur digunakan untuk garis batas lapangan. Lakban yang digunakan 2 macam warna : biru / hijau untuk batas pegangan pemain terdepan. Merah untuk batas tengah bambu.
• Formulir pertandingan.
• Meja/kursi satu pasang untuk mencatat nilai dan pelaporan pergantian pemain.
• Peluit.
• Pengeras suara.
4. Pemain
Beregu putra dengan jumah pemain 5 orang dan 2 orang cadangan
5. Seragam Pemain
Kedua regu wajib memakai kostum dada/ punggung di mulai dengan angka 1 s/d 7. Salah seorang yang menjadi kapten memakai pita pada lengan sebelah kanan.
6. Berat badan maksimal 75 Kg.
7. Sebelum dimulai permaian dilaksanakan timbang badan dan pemberian tanda oleh panitia.
8. Lamanya Permainan
a. Lamanya menggunakan sistim 2 kali menang (2:0 atau 2:1).
b. Interval antara dorongan pertama dan kedua adalah 3 menit
c. Apabila terjadi draw (seri) lamanya interval 5 menit
9. Jalannya Permainan
a. Sebelum permainan dimulai, wasit memanggil kedua kapten regu untuk melakukan undian (tos)
b. Kedua hakim garis menghitung jumlah pemain
c. Wasit memberi aba-aba SIAP : seluruh pemain memegang bambu untuk sipa dalam posisi melakukan dorongan.
Aba-aba YA kedua regu saling mendorong bambu lurus ke depan lawan. Pluit dibunyikan apabila salah satu regu telah dinyatakan kalah.
d. Dalam melakukan dorongan bambu berada sejajar di dada. Salah satu tangan mengapit bambu dengan pandangan lurus ke depan lawan. Pertandingan dianggap selesai apabila salah satu regu telah memenangkan 2 (dua) kali dorongan. Apabila terjadi score 1:1, wasit melakukan undian kembali untuk menentukan siapa yang akan memilih tempat.
10. Penggantian Pemain
Penggantian pemain harus di minta oleh kapten regu, dilakukan pada saat sebelum pertandingan di mulai atau perpindahan tempat.
11. Larangan
Pemain dilarang :
a. Memakai sepatu Sepak Bola (game), sepatu golf, spike dan yang serupa
b. Memakai sarung tangan
c. Mengubah posisi dorong saat mendorong
d. Regu yang melanggar ketentuan tersebut dikenakan diskualifikasi.
12. Nilai / Score dan Pemenang
a. Regu pemenang adalah regu yang berhasil mendorong mengalahkan lawannya dengan nilai/score 2-0 atau 2-1
b. apabila satu regu berhasil mendorong/mengalahkan lawannya mendapat nilai/score 1 (satu). Apabila pada set kedua regu yang kalah pad set pertama berhasil mendorong mengalahkan lawannya juga mendapat nilai/score 1 (satu). Pada set ketiga diadakan undian untuk memilih tempat, regu yang berhasil mendorong/mengalahkan lawannya dinyatakan sebagai pemenang.
13. Wasit, Hakim Garis, dan Pencatat Nilai Pertandingan dipimpin oleh :
a. Seorang wasit, bertugas mengundi sebelum di mulai dan apabila terjadi score draw (seri) serta menentukan sah tidaknya suatu dorongan
b. Dua orang hakim garis membantu wasit dalam pengawasan garis
c. Seorang pencatat nilai (score) dan pengumpul daftar nama.d. Kamera garis tengah.
14. Pertandingan dapat dilaksanakan apabila jumlah peserta minimal 10 regu.
Lari Karung
1. Jenis Lomba
Lomba perorangan antar jemaat/wilayah
2. Peserta lomba
a. Berbadan Sehat
b. Berpakaian olah raga yang sesuai
c. Setiap jemaat dapat mengutus maksimal 2 (dua) orang peserta.
d. Mewakili 1 (satu) jemaat
e. Terdaftar di jemaat yang diwakili
3. Lapangan permainan
a. Lapangan
• Lapangan yang digunakan disarankan datar dan luas (bisa di stadion, lapangan umum, bahkan jalan bila memungkinkan)
• Ukuran lapangan adalah panjang mininum 50 meter dan lebar minimal 9 meter dibagi 6 lintasan masing-masing 1,5 meter
b. Peralatan
Karung Pelastik (Isi 60 Kg)
c. Teknis permainan
1) Peserta di bagi menjadi beberap kelompok dalam kelas masing-masing 6 (Enam) orang sesuai dengan jumlah lintasan. Perlombaan dalam seri.
2) Melakukan undian pengelompok peserta
3) Peserta berdiri di belakang garis start
4) Aba-aba perlombaan oleh wasit/juri start adalah “BERSEDIA, YA”.
• Pada aba-aba “BERSEDIA” : peserta berada dibelakang garis start.
• Setelah aba-aba “YA” : Peserta berlari secepat-cepatnya. (Ya bias juga diganti dengan suara pluit
5) Peserta lomba dinyatakan gugur apabila :
• Melakukan lompat-lompat
• Keluar dari lintasan
• Dengan sengaja mengganggu atlit lain
6) Babak selanjutnya diikuti oleh peserta kedatangan pertama dan kedua. Ditambah dengan 2 (dua) orang waktu terbaik dalam setiap babak.
7) Atlet yang terganggu jalannya oleh atlet lain boleh meneruskan larinya atau mengulangnya.
4. Pemenang
a. Pemenang ditentukan menurut kecepatan waktu dan kedatanga lebih dahulu.
b. Waktu yang diambl adalah bagian tubuh yang memasuki finish terlebih dahulu..
5. Wasit, juri, dan pencatat waktu (timer)
a. Wasit bertugas mengawasi seluruh jalannya lomba
b. Juri memberangkatkan (starter)
c. Juri lintasan bertugas mengawasi lintasan apakah ada pelari yang menginjak garisd. Juri kedatangan bertugas mengawasi perlombaan di garis akhir
e. Pencatat waktu (timer bertugas mencatat waktu pada peserta.
f. Foto Finish.
6. Perlombaan dapat dilaksanakan apabila jumlah peserta minimal 10 orang.
Lintas Alam
1. Jenis Lomba
- Lomba antar Regu
2. Peserta Lomba
- Sehat jesmani dan rohani
- Berpakaian seragam bebas pantas
- Memakai alas kaki
- Satu regu terdiri dari 5 (orang)
- Sebelum start peserta diberi tanda oleh Panita
- Peserta terdepan adalah pemimpin regu
- Peserta wajib mewajib memakai Nomor Dada dan Nomor Punggung
3. Teknis Pelaksanaan
- Nomor urut start sesuai dengan nomor urut pendaftaran
- Peserta telah siap ditempat start dengan bentuk barisan 1 (satu) berbanjar.
- Aba-aba pada waktu start, 5..,4..,3..,2..,1…ya.!!!! Pemimpin Regu memberikan aba-aba Maju… Jalan..
- Interval waktu start pertama dengan peserta kedua dan seterusnya 1 menit.
- Peserta harus melalui pos
- Setiap memasuki pos, Pemimpin regu melapor kepada petugas
- Peserta Wajib membawah pohon (yang disiapkan oleh Panitia) guna ditanam pada lahan yang sudah disiapkan.
- Peserta wajib membawah perlengkapan berupa : P3K, Tali, alat tanam pohon.
- Peserta selama perjalanan dapat menyampaikan yel-yel
- Irama kecepatan langkah sesuai dengan kecepatan 2 Km/Jam
- Peserta harus mengikuti jalur/rute yang sudah ditentukan.
- Peserta dapat melewati regu lain dengan tertib
- Jumlah tetap pada start sampai finish.
4. Larangan
- Pergantian anggota regu
- Membawah alat penghitung waktu
- Saat berjalan menambah anggota baru
- Tidak diperkenankan menerima bantuan dari / oleh siapapun
- Di ikuti / dikawal oleh simpatisan.
- Menerima informasi waktu dari luar
- Memotong rute, keluar dari jalur
- Tidak memakai nomor dada maupun nomor punggung
-. Tidak merokok dan membuang sampak sembarangan
5. Aspek Penilaian
- Ketepatan Waktu (Nilai 500)
- Keutuhan (Nilai 100)
- Keserasian (Nilai 100)
- Kesopanan (Nilai 100)
- Ketertiban (Nilai 100)
- Kedisiplinan (Nilai 100)
- Kerapian (Nilai 100)
- Semangat (Nilai 100)
- Penanaman pohon (Nilai 300)
- Membawa Perlengkapan (Nilai 100)
- Adanya yel-yel (Nilai 100)
Catt: Waktu Kurang waktu 1 menit, pengurangan nilai 2. Waktu :Cepat 1 menit,
pengurangan nilai 1.
6. Hasil Pemenang
- Regu pemenang adalah yang mendapat Skor Nilai Total tertinggi
- Rekap Nilai dilaksanakan di Gedung gereja dan peserta dapat mengikutinya.