Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

BIKIN TAKJUB! Antusiasme Belasan Ribu Anak GMIM Ikut Pawai Paskah, Tuntaskan Rute Hingga Finish, Tak Tumbang di Tengah Terik Matahari

Jendry Dahar • Sabtu, 13 April 2024 | 22:25 WIB
SUKSES: Komisi Pelayanan Anak Sinode GMIM bersama panitia pelaksana berfoto bersama usai kegiatan pawai.
SUKSES: Komisi Pelayanan Anak Sinode GMIM bersama panitia pelaksana berfoto bersama usai kegiatan pawai.

MANADOPOST.ID—Ibadah Paskah Raya dan Hari Anak Sinode GMIM Tahun 2024 di Wilayah Minawerot, ditutup dengan pawai jalan kaki. Puluhan ribu anak dan guru sekolah minggu yang ambil bagian tampak antusias. Sukacita iman terpancar, Sabtu (13/4/2024), di bawah terik matahari.

 

Di sepanjang rute, mulai dari Desa Kaima hingga Desa Kauditan, para peserta melantunkan lagu pujian bagi Tuhan. Sesekali bertegur sapa dengan masyarakat. Jajaran Komisi Pelayanan Anak Sinode GMIM di bawah pimpinan Ketua Pnt Michael Mait, ikut serta sampai garis finish.

 

Setibanya di stand penutupan, Pnt Michael Mait bersama menyambut seluruh peserta. Satu per satu disapa. Beberapa bahkan menyempatkan waktu untuk berswafoto. Sharing pelayan disempatkan. Sejumlah jemaat melakonkan atraksi penyalipan dan kematian Tuhan Yesus Kristus secara singkat.

 

Suasana akrab penuh kekeluargaan tersaji. Pnt Michael Mait mengaku takjub dengan semangat dan antusiasme para anak-anak Tuhan di GMIM. “Lihat saja, mereka semua kuat sampai garis finish. Malahan tampak yang tumbang justru guru-guru sekolah minggunya,” gurau Engku Michael.

 

Dia mensyukuri kesuksesan penyelenggaran acara sinodal tahunan tersebut. Katanya, panitia di bawah pimpinan Pnt Joune Ganda bekerja maksimal. Peserta tumpah ruah di lapangan Desa Kaima. Jumlahnya tembus 31 ribuan orang. Dari sekira 630 jemaat. Keterlibatan masyarakat dalam menyiapkan konsumsi dan akomodasi turut diapresiasinya.

 

Pada kesempatan itu, Mait pun membawa pesan kepada seluruh anak-anak GMIM untuk senantiasa bertumbuh dan berbuah bagi Kristus. Diungkapkannya, ada hampir 120 ribu anak GMIM yang perlu dibimbing. Tanggung jawab tak boleh hanya dibebankan kepada keluarga dan gereja. Pemerintah harus ikut andil. “Kami memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pelayan anak GMIM yang secara sukarela memberi diri. Pengenalan akan Kristus harus senantiasa diperkuat lewat gereja dan keluarga serta pemerintah,” ungkapnya.

 

Prosesi pawai pun ditutup dengan doa yang dipimpin Ketua BPMW GMIM di Minawerot Pdt Theogives Karundeng.

Kegiatan sendiri mengusung tema: “Pergi dan Katakan Yesus Sudah Bangkit”. Puluhan ribu anak dan guru sekolah minggu tumpah ruah di Lapangan Desa Kaima, Kecamatan Kauditan. Berbagai atraksi ditampilkan. Silih berganti, anak-anak GMIM menunjukkan potensi yang dimiliki dari atas panggung. Ibadah sendiri dipimpin Sekretaris Sinode GMIM Pdt Evert Tangel. (jen)

 

 

 

Editor : Jendry Dahar
#Michael Mait #ASM GMIM