Berdasarkan hasil pengamatan aktivitas abu vulkanik Gunung Ruang dan Notam: A1003/24 NOTAMR A1000/24, Bandara Sam Ratulangi Manado ditutup sampai tengah malam, 18 April 2024, pukul 23.59 WITA.
"Demi menjaga aspek keselamatan dan keamanan penerbangan, operasional Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi Manado ditutup sementara dari pukul 08.00 WITA sampai dengan pukul 23.59 WITA," bunyi pemberitahuan di akun media sosial bandara.
Sebelumnya, penutupan sementara operasional bandara telah dua kali diperpanjang. Semula dari 08.00 - 10.00 WITA, kemudian 08.00 - 16.00 WITA, menjadi pukul 08.00 - 23.59 WITA.
Beberapa penerbangan mengalami delay akibat penutupan Bandara Internasional Sam Ratulangi dari pukul 08.00 - 10.00 WITA, yakni:
1. Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 607 rute Manado - Jakarta.
2. Citilink dengan nomor penerbangan QG 9306 rute Manado - Makassar.
3. Trans Nusa dengan nomor penerbangan 8B-272 rute Manado - Sorong.
Informasi dirangkum, pihak AirNav Manado terus memantau pergerakan Abu Vulkanik untuk memastikan dibuka kembali penerbangan di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado.
Penumpang yang pesawatnya di-delay disarankan untuk kembali ke tempat tinggal masing-masing guna mengurangi penumpukan penumpang.
Diketahui, Status Gunung Ruang di Kepulauan Sitaro, naik dari Level III Siaga menjadi Level IV Awas. Peningkatan status ini menyusul eskalasi aktivitas vulkanik Gunung Ruang yang kembali erupsi pada Rabu 17 April 2024 pukul 18.00 WITA dengan ketinggian semburan material mencapai 2.500 m dari puncak.
Kemudian Rabu (17/4) pukul 20.15 WITA kembali terjadi erupsi eksplosif dengan tinggi sekitar 3.000 meter di atas puncak. Erupsi ini disertai suara gemuruh dan gempa terasa di Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Ruang.(***)